Jurnal Ilmiah Pendidikan Eksakta Volume IV, Nomor 1, Maret 2018

PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI STRATEGI BERBASIS MASALAH
DI KELAS V SDN 016 BUKIT KAPUR KOTA DUMAI

Oleh
Samarintan Sinaga
SD Negeri 016 Bukit Kapur Kota Dumai
E-mail : samarintansinaga16@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana peningkatan pembelajaran Matematika melalui strategi berbasis masalah (SPBM) di kelas V SDN 016 Bukit Kapur. Data penelitian ini berupa informasi tentang data hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan aktivitas guru, aktivitas siswa, tes awal dan tes akhir pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD yang berjumlah 27 orang. Hasil pengamatan pada aktivitas guru mencapai keberhasilan baik dan pada siklus 2 meningkat mencapai keberhasilan sangat baik. Sedangkan aktivitas siswa pada siklus 1 mencapai keberhasilan baik dan siklus 2 mencapai keberhasilan sangat baik. Sebelum pelaksanaan pembelajaran melalui SPBM dilakukan tes dengan rata-rata nilai yang didapatkan siswa 54,63. Setelah dilakukan pembelajaran melalui SPBM nilai rata-rata siswa siklus 1 meningkat menjadi 72,78. Namun pembelajaran masih dilanjutkan ke siklus 2 karena masih ada siswa yang belum mencapai standar ketuntasan belajar. Pada siklus 2 siswa telah mencapai standar ketuntasan yang telah ditetapkan dan nilai rata-rata siswa meningkat dari siklus 1 mencapai 78,37.


PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPA MELALUI PEMANFAATAN CD INTERAKTIF MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BAGI SISWA KELAS V DI SDN 4 JEPON KABUPATEN BLORA

Oleh
Tunggal Rizki Susiawanti
SDN 4 Jepon Kabupaten Blora
Email : tunggal_rizki@yahoo.com

ABSTRAK
Guru sebagai pendidik dan pengajar mengemban tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik termasuk peserta didik di Sekolah Dasar (SD). Kompetensi guru akan lebih baik jika Guru mampu membangun semangat, optimisme dan keyakinan siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kondisi objektif siswa Kelas V di SDN 4 Jepon Kabupaten Blora, dan mendiskripsikan keberhasilan tindakan peningkatan prestasi belajar IPA melalui pemanfaatan CD interaktif multimedia pembelajaran. Dirumusan masalah bagaimanakah peningkatan prestasi belajar IPA melalui pemanfaatan CD interaktif multimedia pembelajaran bagi Siswa Kelas V Di SDN 4 Jepon Blora Semester 1 Tahun Pelajaran 2017/2018?. Kemampuan memahami hasil penelitian bagi guru saat ini masih kurang, terutama jenis penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian tindakan kelas adalah Siswa Kelas V di SDN 4 Jepon Blora sebanyak 15 siswa, 10 laki-laki, dan 5 perempuan dengan pertimbangan siswa kelas ini prestasi hasil belajar IPA rata-rata lebih rendah bila dibandingkan mata pelajaran lainnya. Kesimpulannya adalah potensi belajar siswa berkembang secara optimal, hasil belajar sesuai dengan potensi yang dimiliki, siswa mempunyai kebiasaan, perilaku dan ketrampilan belajar yang memadai.


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK
UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA
SISWA KELAS I-B SD NEGERI 007 PURNAMA KOTA DUMAI

Oleh
Cahaya Khairani
SD Negeri 007 Purnama Kota Dumai
Email : cahaya_khairani@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini bertjuan untuk meningkatkan aktivitas belajar Matematika siswa kelas I-B SD Negeri 007 Purnama melalui model pembelajaran tematik pada semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas I-B SD Negeri 007 Purnama Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang. Tindakan yang dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran tematik. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari 4 kali pertemuan.
Berdasarkan hasil yang diperoleh pada penelitian tindakan kelas ini diperoleh informasi bahwa rata – rata persentase aktivitas belajar siswa siklus I sebesar 55,94% sedangkan rata – rata persentase aktivitas belajar siswa siklus II sebesar 78,65%. Hasil belajar siswa pada siklus I mencapai rata-rata 72,17 dan siklus II dengan rata-rata 82,93. Berdasarkan keterangan diatas penerapan model pembelajaran tematik dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa karena prinsip pembelajaran ini adalah sebuah pembelajaran yang memiliki karakteristik pemberdayaan peserta didik, aktivitas, pemodelan, demonstrasi, bernyanyi, menghasilkan karya, dan terintegrasi dengan kehidupan nyata peserta didik (kontekstual). Jadi, dalam setiap pembelajaran yang berperan aktif adalah siswa.


IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM POSING
GUNA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VII
SMP NEGERI 1 MOOK MANAAR BULATN

Oleh
Kadin
SMP Negeri 1 Mook Manaar Bulatn
Email : kadin_63@yahoo.co.id

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran Metode Problem Posing terhadap hasil belajar Matematika. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Matematika setelah diterapkannya Pembelajaran Metode Problem Posing. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action search) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I 63%, siklus II 73%, dan siklus III 92%. Simpulan dari penelitian ini adalah metode Metode Problem Posing dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa SMP Negeri 1 Mook Manaar Bulatn, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Matematika.


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN
HASILBELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN 015 BULUH KASAP
KECAMATAN DUMAI TIMUR

Oleh
Sufiah
SD Negeri 015 Buluh Kasap
Email : sufiah@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas ini melalaui dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika kelas V SDN 015 Buluh Kasap Kecamatan Dumai Timur Tahun Pelajaran 2016/2017 melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret 2017. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 25 orang. Rata-rata hasil belajar siswa pada ulangan harian siklus I adalah 66,40 (cukup). Dan pada siklus II menjadi 71,84 (baik). Ketuntasan belajar siswa pada ulangan harian siklus I adalah 72 % dan meningkat pada ulangan harian siklus II menjadi 100%. Untuk rata-rata aktivitas guru pada siklus I adalah 70.9 % (baik). Dan meningkat menjadi 83,65% (amat baik )pada siklus II. Dan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SDN 015 Buluh Kasap Kecamatan Dumai Timur.


MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SDN 005 PULAU GELANG KABUPATEN INDRAGIRI HULU MELALUI PENUGASAN TERSTRUKTUR

Oleh
Misri Hartini
SDN 005 Pulau Gelang Kecamatan Kuala Cenaku
Email : misri54321@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa Kelas VI SDN 005 Pulau Gelang melalui penugasan terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif, dan diterapkan di SDN 005 Pulau Gelang Kelas VI Tahun Pelajaran 2015/2016 Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Oktober 2015. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Hasil tes tertulis siswa terus mengalami peningkatan sejak dilakukan pemberian tugas terstruktur. Pada pra siklus rata-rata nilai ulangan harian I adalah 55,62 dengan Ketuntasan Belajar Klasikal 41,67 %. Pada ulangan ke II rata-rata nilai siswa adalah 60,00. Ketuntasan belajar Klasikal ulangan II adalah 37,50 %. Ketuntasan Belajar klasikal tugas siswa adalah 25 %. Pada Siklus I rata-rata nilai ulangan siswa adalah 81,67, dengan Ketuntasan Belajar Klasikal 87,50 %. Ketuntasan Belajar Klasikal Tugas siswa adalah 75 %. Pada Siklus II rata-rata nilai ulangan siswa adalah 84,17 dengan Ketuntasan Belajar Klasikal 91,67 %. Ketuntasan Belajar Klasikal untuk Tugas siswa 91,67 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan Metode Penugasan Terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VI SDN 005 Pulau Gelang.


HUBUNGAN INTENSITAS PELAKSANAAN PROGRAM PUSAT INFORMASI DAN KONSELING REMAJA (PIK-R) DENGAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA
DI KABUPATEN TABANAN BALI

Oleh
Kadek Sri Ariyanti
STIKES Advaita Medika Tabanan Bali
Email: ariyanthi.midwife@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan peneltian ini adalah untuk menanggapi permasalahan remaja yang begitu kompleks dewasa ini, pemerintah telah mencanangkan Program PIK-R. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas pelaksanaan Program PIK-R dengan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pada siswa SMA di Kabupaten Tabanan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei cross sectional dilakukan pada 150 siswa dari tiga SMA Negeri di Kabupaten Tabanan yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler PIK-R dan siswa dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh responden. Intensitas pelaksanaan program PIK-R yang diukur meliputi kegiatan wajib dan tidak wajib. Pengetahuan kesehatan reproduksi diukur dalam aspek seksualitas, HIV/AIDS dan Napza. Analisis data dilakukan dengan Uji Chi-Square menggunakan program STATA 12.1.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pelaksanaan Program PIK-R sebagian besar dalam kategori cukup (78%) dan sebagian besar siswa (92,67%) memiliki pengetahuan yang baik tentang kesehatan reproduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Ada hubungan yang signifikan antara intensitas pelaksanaan program PIK-R dengan pengetahuan kesehatan reproduksi (p<0,001) pada siswa SMA di Kabupaten Tabanan tahun 2017.


STRATEGI TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III-B SD NEGERI 010 JAYA MUKTI KECAMATAN DUMAI TIMUR

Oleh
Rusmin Manullang
SD Negeri 010 Jayamukti
Email : Rusmin.Manullang010@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui strategi Take and Give pada siswa kelas III-B SD Negeri 010 Jaya Mukti tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian yang dilakukan merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Selama siklus berlangsung dilakukan observasi terhadap aktivitas siswa dan aktivitas guru. Indikator keberhasilan dari penelitian tindakan kelas ini yaitu, keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran minimal 85%, hasil belajar atau jumlah siswa yang mendapat nilai sesuai KKM (≥75) minimal 75%. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III-B SD Negeri 010 Jayamukti.
Setelah dilakukan penelitian dengan strategi Take and Give, diperoleh hasil penelitian berupa peningkatan hasil belaja siswa. Terbukti dari ketuntasan belajar klasikal sudah memenuhi indikator keberhasilan ≥ 85% yaitu pada siklus I ketuntasan klasikal mencapai 55,9% kemudian mengalami peningkatkan pada siklus II sebesar 35,3% sehingga pada siklus II mencapai 91,2%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi Take and Give dapat meningkatkan hasil belajar siswa.


UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS V SDN MANGLI KABUPATEN MAGELANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TIPE JIGSAW

Oleh
Orba Subijantoro
SDN Mangli Kabupaten Magelang
Email: orba755@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatan hasil pembelajaran IPA siswa V SDN Mangli Kabupaten Magelang melalui model pembelajaran tipe jigsaw dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan hasil pembelajaran IPA siswa V SDN Mangli Kabupaten Magelang melalui model pembelajaran tipe jigsaw. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 29 siswa. Lokasi penelitian yang dilakukan adalah di SDN Mangli Kabupaten Magelang yang beralamat di Desa Mangli, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Waktu palaksanaan penelitian ini, yakni pada semester 2 tahun pelajaran 2015/2016, yang di mulai sejak Februari 2016 sampai dengan April 2016.
Penerapan metode pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Mangli Kabupaten Magelang. Hal ini diketahui dari peningkatan nilai rata-rata yang diperoleh disetiap siklusnya. Pada siklus I didapatkan hasil rata-rata hasil belajar siswa adalah sebesar 71.21% yang masuk dalam kategori cukup baik, hasil tersebut meningkat dibandingkan dengan hasil pra-siklus dengan peningkatan sebesar 5.52%. Penilaian pada siklus II didapatkan hasil rata-rata penguasaan materi sebesar 82.07% yang masuk dalam kategori baik, hasil ini meningkat sebesar 10.86% dibandingkan dengan siklus I.


STRATEGI THINK-TALK-WRITE (TTW) DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V-A SD NEGERI 014 SIMPANG TETAP DARUL IHSAN

Oleh
Nurhayati
SD Negeri 014 Simpang Tetap Darul Ihsan
Email : nurhayati014@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkannya strategi Think-Talk-Write (TTW) dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas V-A SD Negeri 014 STDI tahun pelajaran 2016/2017.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas V-A SD Negeri 014 Simpang Tetap Darul Ihsan tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa sebanyak 28 orang. Tindakan yang dilakukan dengan menerapkan strategi Think-Talk-Write (TTW) dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD mata pelajaran Matematika. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus.
Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian tindakan kelas, dapat dijelaskan bahwa hasil peningkatan hasil belajar siswa dari pra siklus hasil belajar siswa masih rendah di bawah KKM yaitu rata – rata 67,1. Pada siklus I setelah diterapkan strategi Think-Talk-Write (TTW) dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD rata – rata kelas mengalami peningkatan menjadi 74,3 tetapi masih belum mencapai KKM dan ketuntasan belajar mencapai 53,57% belum mencapai 75% maka dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II rata – rata kelas mencapai nilai 84,6. Ketuntasan belajar siswa secara klasikal juga sudah tuntas dengan persentase ketuntasan 78,57% melebihi kriteria ketuntasan minimum yaitu 75%.


PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL GI (GROUP INVESTIGATION)
PELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
SMP NEGERI 1 LUMAJANG

Oleh
Abdul Ghoni
SMP Negeri 1 Lumajang
Email: abdul.ghoni.lumajang@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan Hasil Belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model GI. (b) Ingin mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa dengan diterapkan metode pembelajaran kooperatif model GI. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-F SMP Negeri 1 Lumajang semester Ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa hasil belajar siswa ketuntasan belajararnya mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (75.00%), siklus II (81.25%), siklus III (93.75%). Persentase motivasi sangat setuju dengan pembelajaran ini mencapai 80.63% diakhir siklus III. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model GI dapat meningkatkan hasil belajar dan dapat meningkatkan motivasi belajar Siswa Kelas VIII-F SMP Negeri 1 Lumajang semester Ganjil tahun pelajaran 2017/2018, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika.


UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI BAHAN KIMIA DALAM MAKANAN MELALUI METODE INQUIRY
SMPN 18 BANDUNG

Oleh
Nunung Badriah
SMP Negeri 18 Bandung
Email : nunungbadriah32@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA materi Bahan Kimia dalam Makanan di kelas VIII -10 SMPN 18 Bandung. Metode penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII – 10 SMP Negeri 18 Bandung Jawa Barat tahun pelajaran 2017-2018 yang berjumlah 38 peserta didik, terdiri dari 22 orang perempuan dan 16 orang laki-laki.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPA materi Bahan Kimia dalam Makanan pada peserta didik kelas VIII – 10 SMPN Bandung Jawa Barat tahun pelajaran 2017 – 2018 setelah menggunakan pembelajaran CTL metode Inquiry yang dilakukan sebanyak dua siklus yaitu Siklus I dan Siklus II. Pada Pra Siklus, jumlah peserta didik yang memperoleh nilai tuntas (KKM IPA = 72) hanya 10 orang. Pada Siklus I ada peninggakatan untuk jumlah peserta didik yang nilainya tuntas, jumlahnya menjadi 18 orang. Sedangkan pada Siklus ke II, jumlah peserta didik yang nilainya tuntas sangat meningkat menjadi 28 orang.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *