Jurnal Ilmiah Pendidikan Eksakta Volume IV, Nomor 2, Juni 2018

PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION (DI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN 009 PETALA BUMI INDRAGIRI HULU

Oleh
Herawati
SDN 009 Petala Bumi
Email : ajherawati51@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran yang kurang memuaskan, hal ini dikarenakan metode yang digunakan tidak bervariasi sehingga membuat anak bosan sehingga jumlah rata-rata anak pada prasiklus tidak mencapai KKM dengan jumlah rata-rata 63,18. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV melalui penerapan model pembelajaran langsung (DI) di SDN 009 Petala Bumi. Pelaksanaan dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan, siklus I dilaksanakan dari tanggal 06 April 2017 hingga 21 April 2017 . Pada pertemuan awal aktivitas siswa masih kurang berhasil setelah dilakukan refleksi pada siklus I jumlah siswa meningkat dari 61% menjadi 73%. pada siklus 2 dengan kategori baik, sedangkan ketuntasan sudah mencapai ketuntasan baik sekali yaitu dari 81% menjadi 90%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Penerapan model pembelajaran langsung (DI) ini dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SDN 009 Petala Bumi tahun ajaran 2016/2017.


EFEKTIFITAS PEMBERIAN EKSTRAK DAUN MANGROVE  (avicennia alba)
PADA MENCIT (mus musculus) UNTUK PENCEGAHAN
ULKUS PEPTIKULUM YANG DIINDUKSI ASPIRIN

Oleh
Nugroho Eko 1), Ayly Soekanto 2), Emillia Devi Dwi Rianti 3)
Bagian Farmakologi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya 1)
Bagian Anatomi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya 2)
Bagian Biomedik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya 3)
Email : nugroho.dr@gmail.com 1), aylysoekantodr@yahoo.com 2), mbak.devi@gmail.com 3)

ABSTRAK
Tumbuhan mangrove dapat bermanfaat sebagai bahan obat. Tujuan penelitian membuktikan efek penggunaan daun mangrove (Avicennia Alba) pada mencit (mus musculus) untuk mencegah ulkus peptikum yang diinduksi aspirin. Penelitian eksperimental laboratorik dan observational dengan 5 kelompok, kelompok kontrol negative 0,2 ml CMC Na 0,5%, kelompok kontrol positif 0,1 ml aspirin dosis oral 1,7 mg/20g BB, kelompok perlakuan satu 0,2 ml ekstrak Avicennia alba dosis 100 mg/kgBB dalam CMC Na 0,5, kelompok perlakuan dua 0,2 ml ekstrak Avicennia alba dosis 200 mg/kg BB dalam CMC Na 0,5%, dan kelompok perlakuan tiga 0,2 ml ekstrak Avicennia alba dosis 400 mg/kgBB dalam CMC Na 0,5%. Setiap kelompok perlakuan diberi dosis peroral selama 7 hari berturut-turut. Dengan uji anova, dan hasil menunjukan adanya efek daun mangrove (Avicennia Alba) terhadap pencegahan ulkus peptikum yang diinduksi aspirin pada mencit (Mus Musculus) dengan didapatkan adanya gambaran pengurangan erosi pada mukosa lambung mengalami penyembuhan pada epitel mukosa di lambung.


UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN KINERJA GURU DI SD NEGERI 018 SEI ARANG MELALUI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH

Oleh
Mujiati
SD Negeri 018 Sei Arang
Email : mujiyati1971@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) Dengan adanya penelitian ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SD dan meningkatkan hasil Belajar pembelajaran IPA, (2) Dengan meningkatkan kinerja guru diharapkan dapat meningkatkan prestasi Belajar pembelajaran IPA
Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah. Setting penelitian ini berlokasi di SD Negeri 018 Sei Arang dari bulan Januari sampai dengan Maret 2017 dengan subyek penelitian adalah 6 orang guru kelas. Data yang dikumpulkan adalah data kinerja guru dan tes hasil belajar.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa: Peningkatan kinerja guru setelah dilakukan supervisi oleh kepala sekolah dan berpengaruh pada peningkatan hasil belajar IPA siswa. Pelaksanaan supervisi meningkatkan pemahaman guru dalam penyusunan rencana pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA meningkat setelah dilakukan supervisi terhadap guru.


MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII C SMPN 1 SEBERIDA
MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL)
PADA MATERI HIMPUNAN

Oleh
Masdafni
SMP Negeri 1 Seberida
Email : dafnialdi70@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: Mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi pokok Himpunan setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa SMP Negeri 1 Seberida Semester 1 tahun pelajaran 2016/2017.
Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian tindakan kelas, dapat dijelaskan bahwa hasil peningkatan hasil belajar siswa dari prasiklus hasil belajar siswa masih rendah dilihat dari ketuntasan belajar 39,28% siswa yang mencapai nilai diatas KKM. Pada siklus I rata-rata siswa yang nilainya diatas KKM mengalami peningkatan menjadi 65,30 namun masih pada kriteria sedang dan ketuntasan belajar masih 67,86% untuk KD. Pengetahuan dan 71,42% pada KD. Keterampilan. Dimana hasil tersebut belum mencapai ketuntasan klasikal (≥85% siswa tuntas), maka dilanjutkan ke siklus. 2.
Pada siklus. 2 ketuntasan belajar siswa sudah mencapai 85,71% untuk KD. Pengetahuan dan 89,28% untuk KD. Keterampilan, hal ini menunjukkan bahwa untuk KD pengetahuan maupun KD keterampilan sudah mencapai ketuntasan klasikal. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika khususnya pada materi pokok Himpunan siswa SMP Negeri 1 Seberida Semester 1 tahun pelajaran 2016/2017.


PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS PERILAKU BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SDN 2 LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO

Oleh
Dewi Harun
SDN 2 Limboto Kecamatan Limboto Gorontalo
Email : dewiharun74@gmail.com

ABSTRAK
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana mengembangkan model pembelajaran kooperatif berbasis perilaku belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran kooperatif berbasis perilaku belajar siswa pada materi cahaya di kelas V, dengan menggunakan rancangan Tiagarajan dan Sammel yang telah dimodifikasi. Penelitian ini berhasil menyimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran kooperatif berbasis perilaku belajar siswa dengan modifikasi desain model pengembangan rancangan pembelajaran 4-D, menghasilkan model pengembangan kooperatif berbasis perilaku siswa yang baik/valid, hal ini dapat ditunjukan oleh hasil validasi ahli pada RPP, Aktivitas guru dan Siswa dalam pembelajaran menggunakan model pengembangan kooperatif berbasis perilaku belajar siswa yang di kategorikan efektif, serta tes hasil belajar yang menunjukan valid dengan kategori reliable.


PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN
MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS VIII C
SMP NEGERI 1 SEBERIDA

Oleh
Linda Marini
SMP Negeri 1 Seberida
Email : lindamarini33@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Biologi siswa kelas VIII.C. SMP Negeri 1 Seberida dengan menerapkan model Cooperative Learning tipe STAD. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Maret 2012. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I, didapatkan nilai rata-rata hasil post test siswa sebesar 73,5, rata-rata nilai aktivitas belajar siswa sebesar 49,95% dan untuk rata-rata nilai motivasi belajar sebesar 63,65%. Hasil refleksi yang dilakukan pada siklus I (pertama) motivasi belajar siswa belum mencapai indikator keberhasilan sebagaimana indikator yang ditetapkan, yaitu 75%. Sehingga penelitian dilanjutkan pada siklus II.
Pada siklus II, nilai rata-rata hasil post test meningkat menjadi 86,6. Begitu juga dengan lainnya, nilai rata-rata aktivitas belajar siswa meningkat menjadi 83,85% dan nilai rata-rata motivasi belajar meningkat menjadi 89,55%. Hal ini menunjukkan penerapan model Cooperative Learning tipe STAD dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran Biologi kelas VIII C SMP Negeri 1 Seberida.


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 025 SEKIP HILIR

Oleh
Djusmiwati Said
SD Negeri 025 Sekip Hilir
Email : Djusmiwatisaid7788@gmail.com

ABSTRAK
Rendahnya hasil belajar siswa menjadi dasar dari penelitian ini. Dalam proses pembelajaran banyak sekali model pembelajaran yang dapat diterapkan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Guru harus dapat mengkombinasikan atau menerapkan model pembelajaran yang tepat. Kooperatif tipe STAD dan pada pertemuan berikutnya siswa sudah mulai menyenangi pembelajaran IPA, kerena dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat belajar.Setelah dilakukan evaluasi pada UH-1 dan UH-2 hasil belajar siswa menunjukkan peningkatanyaitupada prasiklus hanya 9 siswa yang mencapai KKM ( 75 ) atau 34 % saja. Padasiklus 1 naik menjadi 17siswa atau 65 % dan pada siklus 2 juga meningkatmenjadi 22 siswa atau 84 %.Sehingga bisa disimpulkan dengan penerapan model pembelajaran Kooperatiftipe STAD dapat memperbaiki proses pembelajarandan meningkatkan hasil belajar siswa.Diharapkan kepada guru dapat menerapkan model pembelajaran Koopratif tipe STAD dalam proses pembelajaran IPA.


UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE STAD KELAS IV DI SDN 025 SEKIP HILIR TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Oleh
Sulastri
SDN 025 Sekip Hilir
Email : sulastrisulas1975@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran sebelum dilakukannya penelitian maka guru menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD secara efektif di SDN 025 Sekip Hilir belum dilaksanakan sistem Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD secara optimal untuk pembelajaran matematika dan mata pelajaran lainnya. Tujuannya untuk meningkatkan hasil belajar siswa SDN 025 Sekip Hilir. Dalam penelitian ini siswa kelas IV SDN 025 Sekip Hilir yang berjumlah 26 siswa. Penelitian ini di laksanakan dalam 2 siklus. Dalam setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan dan satu kali ulangan harian. Penelitian tindakan kelas menggunakan langkah-langkah : perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil pengamatan terhadap aktivitas Guru dan siswa menunjukkan terjadi peningkatan dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari siklus 1 yang tuntas sebanyak 20 siswa dari 26 siswa. Sedangkan pada siklus 2 yang tuntas meningkat menjadi 22 siswa dari 26 siswa. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa SDN 025 Sekip Hilir.


PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA
MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DI KELAS IV
SDN 015 BULUH KASAP DUMAI

Oleh
Abdul Jamik
SD Negeri 015 Buluh Kasap
E-mail : abduljamik@gmail.com

ABSTRAK
Berdasarkan hasil pengamatan peneliti, pembelajaran IPA masih didominasi oleh penggunaan model pembelajaran konvensional yaitu ceramah dan kegiatannya lebih berpusat pada guru. Aktivitas siswa dapat dikatakan hanya mendengar penjelasan guru dan mencatat hal-hal yang dianggap penting sehingga hasil belajar siswa rendah. Salah satu nilai yang rendah adalah nilai mata pelajaran IPA kelas IV, dengan nilai rata-rata siswa 5,00.
Model pembelajaran mempunyai berperan yang sangat besar terhadap keberhasilan dan kegairahan belajar. Kualitas dan keberhasilan pembelajaran juga sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan ketepatan guru dalam memilih dan menggunakan model pembelajaran.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sumber data adalah proses penerapan pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran IPA di kelas IV. Subjek peneliti adalah guru, peneliti dan siswa kelas IV berjumlah 30 orang.
Meningkatnya hasil belajar siswa dapat dilihat dari rata-rata nilai siswa dari skor dasar 5,1 meningkat pada siklus I menjadi 6,0. pembelajaran belium dianggap tuntas jika hasil yang diperoleh dibawah 75% dan untuk itu penelitian ini dilanjutkan pada siklus II. Ternyata Pelaksanaan tindakan pada siklus II mengalami peningkatan yakni 7,5. Hal ini merupakan bukti pelaksanaan penelitian yang telah dilakukan di SDN 015 Buluh Kasap.


PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENDEKATAN SAINS, TEKNOLOGI
DAN MASYARAKAT (STM) DI KELAS V SDN 001 BUKIT KAPUR DUMAI

Oleh
Nurhayati
SD Negeri 001 Bukit Kapur
E-mail : nurhayati@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendidikan IPA selama ini bersifat teoritis tanpa siswa tahu bagaimana pengaplikasian pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari dan pendidikan IPA kurang memacu siswa untuk peduli terhadap lingkungan sehingga siswa tidak dapat memecahkan masalah di lingkungan yang berhubungan dengan sains dan teknologi. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan bagaimana peningkatan pembelajaran IPA melalui pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM).
Data penelitian diperoleh dari hasil penilaian rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), hasil lembaran pengamatan pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan STM dari aspek guru, siswa dan evaluasi. Sumber data adalah proses penerapan pendekatan STM dalam pembelajaran IPA di kelas V. Subjek peneliti adalah guru, peneliti dan siswa kelas V berjumlah 28 orang.
Hasil penelitian menimbulkan sikap kepedulian siswa terhadap lingkungan, memotivasi siswa untuk belajar. Hal ini dibuktikan meningkatnya hasil belajar siswa yaitu siklus I ketuntasan siswa 61% dengan nilai rata-rata 74 dan siklus II ketuntasan siswa 89% dengan nilai rata-rata 84. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada pihak berikut, (1) bagi guru hendaknya menggunakan pendekatan STM dalam pembelajaran IPA karena dapat menimbulkan sikap peduli siswa terhadap lingkungan dan meningkatkan hasil belajar siswa, (2) bagi pembaca hendaknya dapat menambah pengetahuan kepada pembaca.


PENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TENTANG MAKANANKU SEHAT DAN BERGIZI MELALUI STRATEGI MEMBACA BERSAMA DENGAN BIG BOOK BAGI PESERTA DIDIK
KELAS IV B MIN KARANGJATI KALIJAMBE SRAGEN

Oleh
Rohmawati
MIN Karangjati Sragen
Email : rohma78@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan keaktifan peserta didik dan meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas IV B MIN Karangjati, Kalijambe, Sragen. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini dapat dideskripsikan sebagai berikut. Pada akhir tindakan siklus 1 hasil belajar tematik meningkat dari kondisi awal. Nilai tertinggi IPA naik 25%, Bahas Indonesia naik 12,5%. Kemudian pada akhir tindakan siklus 2 hasil belajar tematik sedikit meningkat dari tindakan siklus 1. Nilai tertinggi IPA tetap 100, Bahasa Indonesia meningkat 11%, sedangkan nilai tertinggi matematika mengalami penurunan dari 100 menjadi 90. Hal ini disebabkan materi matematika pada siklus 2 lebih sulit dibanding siklus 1.
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa dengan strategi membaca bersama melalui big book dapat meningkatkan perhatian dan hasil belajar peserta didik proses pembelajaran.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *