Jurnal Ilmiah Pendidikan Humaniora Volume III, Nomor 4, Juli 2017

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN 006 BUKIT KAPUR DUMAI

Oleh
Yulfikmi
SD Negeri 006 Bukit Kapur
Email : yul_fik@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 006 Bukit Kapur dengan menerapkan model pembelajaran Cooperative Tipe Script. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 006 Bukit Kapur yang berjumlah 27 orang yang dijadikan sumber data. Instrument pengumpulan data pada penelitian ini ini adalah lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa serta hasil belajar. Rata-rata hasil belajar siswa sebelumnya yaitu 65,6 dari 27 orang siswa yang tuntas hanya 10 dengan ketuntasan klasikal 37% sedangkan siswa yang tidak tuntas 17 orang dengan ketuntasan klasikal 63%. Pada penelitian ini disajikan persentase aktivitas guru dan siswa serta hasil ulangan harian siklus I dan siklus II. Persentase aktivitas guru pada siklus I dan II adalah 47,9% meningkat menjadi 79,2%. Persentase aktivitas siswa pada siklus I dan II adalah 43,8% meningkat menjadi 79,2% Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 74,1 dari 27 siswa, yang tuntas 23 orang dengan persentase 88,9% dan yang tidak tuntas 4 orang dengan persentase 14,8%. Rata-rata hasil belajar siswa siklus II adalah 74,6 dari 27 orang yang tuntas 24 orang dengan persentase 88,9%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian ini yaitu jika diterapkan model pembelajaran Cooperative Tipe Script maka dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V 006 Bukit Kapur diterima.


STRATEGI PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PENGISIAN FORMAT RESERVASI SISWA KELAS X TAHUN PELAJARAN 2016/2017

oleh
Jevery Paat
SMK Negeri 2 Tahuna
Email : jeverypaat@gmail.com

ABSTRAK
Rendahnya presentasi belajar siswa seperti: sulit berkonsenterasi, sulit memahami mata diklat yang diajarkan, kurang dalam mengikuti kegiatan belajar, sehingga berdampak dalam pemahaman siswa terhadap pengisian format reservasi. Dipilihnya tutor sebaya sebagai strategi pembelajaran dalam penelitian tindakan kelas ini, sangat membantu penulis dalam mengembangkan proses pembelajaran melalui siklus daur berulang dengan melakukan beberapa tindakan diawali dengan kondisi awal pembelajaran, tahapan siklus I, tahapan siklus II. Berdasarkan analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini, maka dapat diuraikan hasil capaian peningkatan belajar siswa kelas X Akomodasi Perhotelan pada materi format reservasi dan cara mengisinya, dengan presentasi capaian indikator kegiatan belajar sebagai berikut: 1. Siswa Kompeten (kondisi awal=25%, siklus I=62.50%, siklus II=81.25%) 2. Sulit memahami mata pelajaran yang diajarkan (kondisi awal=25%, siklus I=0%, siklus II=0%) 3. Kurang dalam mengikuti kegiatan belajar (kondisi awal=50%, siklus I=37.50%, siklus II=18.75%). Dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar dari 16 siswa kelas X Akomodasi Perhotelan sebagai berikut: 1. Kondisi Awal [37.62]; siklus I [51.75]; siklus II [70.20], hasil tersebut diperoleh dari kegiatan teori (pre tes dan post test) dan dari hasil kegiatan praktikkum. Kesimpulan dari Penelitian tersebut, dalam indikator kegiatan belajar bahwa terjadi peningkatan siswa kompeten dari kondisi awal ke siklus I presentasi (naik 40.5%) dan siklus I ke siklus II presentasi (naik 18.75%), sehingga secara langsung menurunkan indikator sulit memahami mata diklat sampai pada 0%, serta indikator kurang dalam mengikuti kegiatan belajar sampai pada 18.75%. Sementara kenaikan nilai rata-rata hasil belajar adalah kondisi awal ke siklus I (14.13) dan siklus I ke siklus II (18.45). Sehingga pada akhirnya pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa dalam pengisian format reservasi bagi siswa kelas X Akomodasi Perhotelan pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017, melalui strategi pembelajaran tutor sebaya. Dengan rekomendasi bahwa dari 16 siswa peserta didik kelas X Akomodasi Perhotelan 13 siswa berhasil memperoleh predikat kompeten dengan presentasi (81.25%) dan 3 siswa belum kompeten dengan presentasi (18.75%).


UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TIPE TSTS (TWO STAY TWO STRAY)

Oleh
Yunita Fazarwati
SMA Negeri 2 Paringin
Email : fazarwatiyunita@yahoo.co.id

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar Sosiologi melalui model pembelajaran tipe TSTS (Two Stay Two Stray) siswa kelas X-3 SMA Negeri 2 Paringin Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa di kelas X-3 SMA Negeri 2 Paringin Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan jumlah 23 orang siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan model pembelajaran tipe TSTS di kelas X-3, minat dan prestasi belajar Sosiologi siswa mengalami peningkatan. Peningkatan minat belajar siswa ditunjukkan dengan adanya peningkatan persentase minat belajar siswa baik hasil observasi maupun hasil angket.Dari hasil observasi minat belajar siswa pra siklus, dengan persentase 54,04 %, menjadi 62,61 % pada siklus I dan meningkat kembali pada siklus II sebesar 80,65 %. Dari hasil angket minat belajar siswa pra siklus, dengan persentase 53,94 % pada siklus I menjadi 70,7% dan meningkat menjadi 79,01 % pada siklus II. Prestasi belajar Sosiologi siswa juga meningkat, dilihat dari nilai rata-rata 68,69 pada pra tindakan, menjadi 73,91 pada akhir siklus I dan meningkat lagi pada akhir siklus II menjadi 78,08. Sedangkan persentase siswa yang memenuhi KKM juga meningkat yaitu pada pra siklus sebesar 52,17% menjadi 73,91% pada siklus I dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 91,30 %.


MENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN GEOGRAFI MELALUI METODE PENGAJARAN BERBASIS TUGAS/PROYEK

Oleh
Dahlia
SMA Muhammadiyah Tanah Grogot
Email : dahlia_123@gmail.com

ABSTRAK
Untuk bisa mempelajari sesuatu dengan baik, kita perlu mendengar, melihat, mengajukan pertanyaan tentangnya, dan membahasnya dengan orang lain. Bukan Cuma itu, siswa perlu “mengerjakannya”, yakni menggambarkan sesuatu dengan cara mereka sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktekkan keterampilan dan mengerjakan tugas yang menuntut pengetahuan yang telah mereka dapatkan.Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Mengetahui peningkatan prestasi belajar Mata pelajaran Geografi setelah diterapkannya pengajaran berbasis tugas proyek, (b) Mengetahui pengaruh motivasi belajar Mata pelajaran Geografi setelah diterapkannya metode pengajaran berbasis tugas proyek.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah Meningkat Meningkatan prestasi belajar Mata pelajaran Geografi melalui Metode pengajaran berbasis tugas/proyek pada siswa Kelas X SMA Muhammadiyah Tanah Grogot Tahun Pelajaran 2015/2016 Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai III
Hasil penelitian didapatkan bahwa metode pengajaran tugas/proyek dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Meningkat Meningkatan prestasi belajar Mata pelajaran Geografi melalui Metode pengajaran berbasis tugas/proyek pada siswa Kelas X SMA Muhammadiyah Tanah Grogot Tahun Pelajaran 2015/2016 serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran ilmu mata pelajaran Geografi.


PEMILIHAN TEMPAT WISATA HIBURAN PANTAI WEMASA DI DESA LITAMALI KECAMATAN KOBALIMA KABUPATEN MALAKA

Oleh
Frans Max Eduard Klaran Bau
STKIP Sinar Pancasila Betun
Email : baufrans@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini untuk mendeskripsikan motivasi berwisata, apa yang dinikmati, berapa besar biaya serta sarana transportasi angkutan yang tersedia.. Lokasi penelitian ini di tempat wisata hiburan pantai Wemasa Desa Litamali Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka. Kabupaten Malaka merupakan Kabupaten baru yang menghubungkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Negara Democtaric Timor Leste. Karena letaknya yang strategis dan memilih ragam tempat hiburan, sehingga banyak orang mengunjunginya. Metode yang dipakai dalam peneitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasi penelitian adalah : a). Motivasi fisik, untuk menyegarkan kembali badan dan jiwa, sehingga diperlukan rekreasi dan bersenang-senang. b). Motivasi Individu, untuk mencari keluarga dan teman baru. Di Pantai Wemasa pengunjung menikmati panorama indah, ombak dan pasir putih sepanjang pantai, Masin Lulik, dan dermaga mini yang sedang dibangun. Biaya yang transportasi rata-rata Rp.20.000 dan Rp. 250.000 untuk setiap orang dan satu kepala keluarga.Sarana transportasi angkutan yang tersedia berupa:Angkutan pedesaan, Motor ojekdan Mobil sewaan.


PENERAPAN MODEL PENGAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS III-A SD NEGERI 004 BUKIT DATUK DUMAI

Oleh
Rosmawati
Guru SD Negeri 004 Bukit Datuk
Email : Rosmawati04@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa kelas III-A SD Negeri 004 Bukit Datuk Dumai dengan menerapkan model direct instruction. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik tes berupa tes hasil belajar dan teknik nontes untuk observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan pada semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 dengan subjek penelitian melibatkan seluruh siswa kelas III-A SDN 004 Bukit Datuk yang berjumlah 32 orang. Sebelum penelitian tindakan kelas dilakukan, siswa yang berhasil mencapai nilai di atas KKM hanya 10 orang (31,25%) dari 32 siswa dengan nilai rata-rata 67,31. Setelah dilaksanakan penelitian, terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Pada siklus I, jumlah siswa yang berhasil mencapai KKM sebanyak 16 orang dengan ketuntasan klasikal 50% dan pencapaian nilai rata-rata sebesar 72,44. Pada siklus II, siswa yang berhasil memperoleh nilai di atas KKM sebanyak 28 orang dengan ketuntasan klasikal mencapai 87,50% dan pencapaian nilai rata-rata sebesar 81,19. Dengan demikian, dapat disimpulkan model pengajaran langsung (direct instruction) dapat meningkatkan hasil belajar PAI siswa kelas III-A SD Negeri 004 Bukit Datuk Dumai.


PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKn MATERI TUGAS DAN FUNGSI PEMERINTAHAN PUSAT DAN DAERAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (Problem Based Learning)

Oleh
Rusemi
SDN Klurak Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo
Email : bu.rusemi@yahoo.co.id

ABSTRAK
Pembelajaran Berbasis Masalah untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir, pemecahan masalah, dan intelektual. Dengan keterlibatan siswa penuh dalam proses belajar akan direalisasikan keterampilan – keterampilan, keterampilan sosial dan keterampilan fisik yang akan berguna untuk kehidupan nyata. Berdasarkan pada Uraian di atas, peneliti mencoba merumuskan permasalahannya, yaitu: 1) Bagaimana penerapan Problem Based Learning pada materi PKn Bahan Tugas dan Fungsi Pemerintah Pusat dan Daerah siswa kelas 6 SDN Klurak? 2) Bagaimana peningkatan hasil pembelajaran Kewarganegaraan Fungsi dan Tugas Pemerintah Pusat dan Daerah melalui model Pembelajaran Berbasis Masalah pada siswa kelas 6 SDN Klurak? Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu Sebuah penelitian tindakan kelas dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas praktik mengajar di kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SDN Klurak Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Dengan total 30 siswa dengan kemampuan yang heterogen. Dari 30 siswa ada beberapa siswa yang memiliki kemampuan di bawah rata-rata. Sehingga siswa ini perlu mendapat perhatian khusus dari guru. Tempat penelitian ini di SDN Klurak Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo dan pelaksanaan pengambilan data dilakukan pada bulan November s.d Desember 2014. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada materi PKn terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini didukung oleh peningkatan hasil belajar siswa melalui tes pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I diperoleh rata-rata 71,12 dan pada siklus kedua terjadi peningkatan nilai rata-rata yaitu 80,38.


PENERAPAN PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SISWA KELAS VIC

Oleh
Sarifah
SD Negeri 016 Bukit Timah
Email : sarifah15@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam upaya meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) dan tingkat keberhasilan belajar siswa kelas VIC SD Negeri 016 Bukit Timah Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yaitu penelitian tindakan yang dilakukan dengan tujuan memperbaiki dan meningkatkan mutu praktik pembelajaran secara berkesinambungan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajar Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat meningkat, yaitu pada pra siklus persentase aktivitas siswa sebesar 58,6%; pada siklus I aktivitas siswa mengalami peningkatan menjadi 73,86%; sedangkan pada siklus II persentase aktivitas siswa meningkat lagi menjadi 89,49%. Sehingga dapat dikatakan bahwa banyak siswa yang melakukan aktivitas dalam proses pembelajaran dengan kriteria baik sekali. Penerapan pembelajaran CTL dapat meningkatkan prestasi belajar PAI siswa kelas VIC SD Negeri 016 Bukit Timah Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai. Peningkatan prestasi belajar siswa meningkat, yang semula nilai rata – rata pra siklus adalah 73,32 meningkat menjadi 77,88 pada siklus I, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 88,18.


PENINGKATAN HASIL BELAJAR AQIDAH AKHLAK TENTANG ASMAUL HUSNA MELALUI FLASH CARD BAGI SISWA KELAS VI C SEMESTER II MIN SAREN KALIJAMBE SRAGEN

Oleh
Muh. Rosyid Ridho
MIN Saren, Kalijambe, Sragen
Email : rosyidridho.muhammad@yahoo.co.id

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Aqidah Akhlak tentang Asmaul Husna bagi siswa kelas VIC semester II MIN Saren Kalijambe Sragen tahun 2016/2017 melalui strategi flash card, (2) meningkatkan hasil belajar Aqidah Akhlak tentang Asmaul Husna bagi siswa kelas VIC semester II MIN Saren Kalijambe Sragen tahun 2016/2017 melalui strategi flash card.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas VIC MIN Saren, Kalijambe, Sragen. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan angket melalui 2 siklus pembelajaran. Data dianalisis dan direfleksikan sesuai hasil siklus pembelajaran. Kemudian disimpulkan dengan teknik deduktif.
Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini dapat deskripsikan sebagai berikut. Pada akhir tindakan siklus 1 hasil belajar Aqidah Akhlak sedikit meningkat. Nilai terendah meningkat 25 % dari 40 menjadi 50, nilai tertinggi naik 12,5 % dari 80 menjadi 90, , dan nilai rata-rata naik 11,9 % dari 59 menjadi 66. Peningkatan ini dapat disebabkan karena semakin meningkatnya keingintahuan siswa terhadap materi pelajaran setelah menggunakan strategi flash card. Kemudian pada akhir tindakan siklus 2 hasil belajar Aqidah Akhlak meningkat. Nilai terendah meningkat 20 % dari 50 menjadi 60, nilai tertinggi naik 10,1 % dari 90 menjadi 100, , dan nilai rata-rata naik 19,7 % dari 66 menjadi 79. Peningkatan ini dapat disebabkan karena semakin meningkatnya keingintahuan siswa terhadap materi pelajaran setelah menggunakan strategi flash card.
Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa: (1) strategi flash card dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran Aqidah Akhlak tentang Asmaul Husna bagi siswa kelas VIC semester II MIN Saren Kalijambe Sragen tahun 2016/2017, (2) strategi flash card dapat meningkatkan hasil belajar Aqidah Akhlak tentang Asmaul Husna bagi siswa kelas VIC semester II MIN Saren Kalijambe Sragen tahun 2016/2017. Dengan demikian keaktifan dan hasil belajar siswa kelas VIC MI Saren, Kalijambe meningkat.


PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING DALAM PEMBELAJARAN IPS DI KELAS VI SD NEGERI 015 BULUH KASAP

Oleh
Ronauli Rumahorbo
SD Negeri 015 Buluh Kasap Dumai Timur
Email : ronauli_rum@yahoo.co.id

ABSTRAK
Berdasarkan pengamatan peneliti dan setelah melakukan pembelajaran di kelas VI SDN 015 Buluh Kasap Kecamatan Dumai Timur, pembelajaran IPS belum menggunakan pendekatan-pendekatan dalam pembelajaran, termasuk pendekatan problem solving. Hal ini menyebabkan siswa tidak dapat menyelesaikan masalah yang dihadapinya, disamping itu minat dan hasil belajar siswa menurun. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar. Subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VI SDN 015 Buluh Kasap Kecamatan Dumai Timur. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan tes, observasi, wawancara dan catatan lapangan.
Hasil penelitian dari setiap siklus yang telah dilaksanakan terlihat adanya peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata tes awal yaitu 5,5 selanjutnya nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 6,4 dan pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 8,1. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan juga terlihat adanya peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan pada penelitian tindakan ini pendekatan problem solving dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *