Jurnal Mitra dan Teknologi Pendidikan Volume IV, Nomor 1, Februari 2018

MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU DALAM PENGUASAAN MATERI PEMBELAJARAN MELALUI BIMBINGAN BERKELANJUTAN DI TK NOVA KOTA JAMBI

Oleh
Habibullah
TK Nova Kota Jambi
Email : habibullah17@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelaksanaan proses bimbingan berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi profesionalisme guru di TK Nova Kota Jambi. Subjek penelitian ini adalah guru Kelas di TK Nova Kota Jambi sebanyak 6 (enam) orang. Penelitian ini dilaksanakan pada semester 1 tahun pelajaran 2017/2018, yang di mulai sejak tanggal 1 September 2017 sampai dengan 30 November 2017. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis data penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yang setiap siklus terdiri dari 4 tahapan, perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan berkelanjutan yang dilakukan oleh kepala sekolah dapat meningkatkan kompetensi professional guru dalam penguasaan materi pembelajaran di kelas. Hal ini diketahui mulai dari pra-siklus dengan hasil cukup meningkat menjadi baik pada siklus I dan menjadi Sangat Baik pada siklus II.


KOMPARASI ALGORITMA C4.5, NAIVE BAYES, DAN RANDOM FOREST UNTUK KLASIFIKASI DATA KELULUSAN MAHASISWA JAKARTA

Oleh
Ibnu Alfarobi, Taransa Agasya Tutupoly, Ade Suryanto
AMIK BSI Tangerang
Email: robi.alfa.ibnu@gmail.ac.id

ABSTRAK
Mengetahui tingkat kelulusan mahasiswa dalam institusi pendidikan sangatlah penting. Selain untuk menjaga kredibilitas institusi tersebut, juga berperan dalam menjaga rasio antara mahasiwa dengan dosen agar tetap dalam takaran yang tepat.Salah satu disiplin ilmu pengetahuan yang mempelajari metode untuk mengekstrak pengetahuan atau menemukan pola dari suatu data yang besar adalah Data Mining. Penelitian ini dilakukan dengan membagi data testing dan data training dengan perbandingan 10 : 90, 20 : 80, dan 30 : 70. Tujuan penelitian ini untuk mengkomparasikan algoritma C4.5, Naive Bayes, dan Random Forest dalam penentuan klasifikasi data kelulusan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan algoritma C4.5 mempunyai akurasi paling besar jika dibandingkan dengan algoritma lainnya dengan tingkat akurasi sebesar 85.34% pada eksperimen pertama dan 89.06% pada ekperimen ketiga. Sedangkan pengukuran dengan menggunakan ROC curve, algoritma Naive Bayes menjadi algoritma yang mempunyai tingkat akurasi teringgi dibandingkan dengan algoritma C4.5 dan Random Forest dengan nilai AUC sebesar 0.925.


PENERAPAN PENDEKATAN BELAJAR TUNTAS (MASTERY LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V-B SDN 019 BUMI AYU KOTA DUMAI

Oleh
Bainar
SD Negeri 019 Bumi Ayu
Email:banar.019@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkannya pendekatan belajar tuntas (Mastery Learning). Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan subjek siswa kelas V-B sebanyak 27 orang. Tindakan yang dilakukan dengan menerapan pendekatan belajar tuntas (Mastery Learning). Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus.
Pembelajaran dengan pendekatan belajar tuntas dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara berarti. Hal ini ditunjukkan oleh hasil evaluasi terhadap profil kelas sebelum dan sesudah penelitian dan tanggapan guru setelah serangkaian tindakan kelas selesai. Dari profil kelas yang dibuat dapat disimpulkan sebagai berikut: a) keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika sebelum penelitian hanya berjumlah 12 siswa (44%), siklus I berjumlah 14 siswa (52%), siklus II berjumlah 18 siswa (67%), siklus III berjumlah 22 siswa (81%); b) pemahaman materi ajar yang sebelum penelitian hanya berjumlah 10 siswa (37%), siklus I berjumlah 15 siswa (56%), siklus II berjumlah 17 siswa (63%), siklus III berjumlah 22 siswa (81%); c) kemandirian belajar siswa sebelum penelitian hanya berjumlah 11 siswa (41%), siklus I berjumlah 14 siswa (52%), siklus II berjumlah 16 siswa (59%), siklus III berjumlah 24 siswa (89%).


PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU PRODUKTIF MELAKSANAKAN PENILAIAN PROYEK MELALUI PEMBIMBINGAN DENGAN METODE DISKUSI DAN TUGAS MANDIRI PADA SMK BINAAN KABUPATEN LAMONGAN

Oleh
Kasrip
Pengawas SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan
Email : kasrip.budijanto@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan pembimbingan dengan metode diskusi dan tugas mandiri untuk meningkatkan kemampuan guru produktif dalam melaksanakan penilaian proyek pada SMK binaan Kabupaten Lamongan dan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan guru produktif dalam melaksanakan penilaian proyek pada SMK binaan Kabupaten Lamongan Semester Ganjil tahun pelajaran 2016/2017 setelah diberikan pembimbingan dengan metode diskusi dan tugas mandiri. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Sekolah dengan dua siklus. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil pengamatan Kepala Sekolah pada siklus I menunjukkan bahwa pelaksanaan pembimbingan melalui diskusi dan tugas mandiri pada siklus I katagori baik dengan rata-rata 87, dan pada siklus II dalam katagori sangat baik nilai rata-rata 93.Sedangkan dalam melaksanakan penilaian proyek sebelum tindakan rata-rata 64 : kategori cukup, siklus I meningkat 16 % dengan nilai rata-rata 80 : kategori baik, sedangkan pada siklus II meningkat sebesar 6% menjadi 86 : kategori baik. Hal ini berarti melalui pembimbingan dengan metode diskusi dan tugas mandiri dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kemampuan guru produktif dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian proyek pada SMK binaan di Kabupaten Lamongan.


PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU KATA PADA SISWA KELAS I-B SD NEGERI 010 JAYAMUKTI KOTA DUMAI

Oleh
Kris Sri Maunah
SD Negeri 010 Jayamukti
Email : kris.srimaunah@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan dengan menggunakan media kartu pada siswa Kelas I-B SD Negeri 010 Jayamukti Kota Dumai. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaborasi yang dilakukan sebanyak dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas I-B yang berjumlah 33 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan 1) tes membaca lisan dan tertulis memahami bacaan; 2) observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif.
Hasil penelitian menunjuukan bahwa pembelajaran membaca permulaan dengan menggunakan media kartu dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas I-B SD Negeri 010 Jayamukti Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai. Keterampilan membaca pada sebelum tindakan sebesar 65,15 dan ketuntasannya 27,3%, pada siklus I meningkat menjadi 70,76 dan ketuntasannya 54,5%, sedangkan pada siklus II meningkat lagi menjadi 82,42 dan ketuntasannya 87,88%. Pada tindakan ini keterampilan membaca siswa dengan lafal, intonasi, dan membaca memahami meningkat hingga mencapai kriteria ketuntasan yang ditetapkan yaitu dengan rata – rata kelas 75 dan ketuntasan kelas 80%. Pada siklus I digunakan kartu kata dengan ukuran 13cm × 6cm dan setiap kata dengan satu warna, pada siklus II digunakan kartu kata yang lebih besar 18cm × 6cm dan setiap kata terdapat pemenggalan kata yang dipisahkan dengan warna yang berbeda.


PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL DALAM PENGUASAAN MATERI PEMBELAJARAN PADA GURU KELAS DI SDN TULANGAN 1 KECAMATAN TULANGAN
KABUPATEN SIDOARJO

Oleh
Lilik Nurul Huda
SDN Tulangan 1 Kecamatan Tulangan
Email : lilik.nurulnh@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian tindakan sekolah ini adalah untuk meningkatkan kompetensi profesional guru kelas di SDN Tulangan 1 Kabupaten Sidoarjo dalam penguasaan materi melalui supervisi akademik dan mengetahui efektivitas upaya yang ditempuh kepala sekolah pada saat melakukan supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di SDN Tulangan 1 Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini dilakukan di SDN Tulangan 1 Kabupaten Sidoarjo dengan subjek guru Kelas sebanyak 7 (tujuh) orang. Waktu pelaksanaan penelitian ini pada semester 1 tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang setiap siklus terdapat 4 tahapan diantaranya : perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan revleksi.
Supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah dapat meningkatkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, hal tersebut dapat dibuktikan melalui hasil nilai observasi perencanaan kegiatan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran yang terlihat meningkat secara signifikan pada siklus I ke siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah dapat meningkatkan kompetensi profesional guru dalam perencanaan kegiatan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penguasaan materi pembelajaran di kelas.


PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA PSIK MEMECAHKAN MASALAH HAM DALAM MATA KULIAH PKN
STIK BINA HUSADA PALEMBANG

Oleh
Sari Misnaini
Dosen MPK STIK Bina Husada
Email: misnaini.sarii@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas dengan judul Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa PSIK Memecahkan Masalah HAM Dalam Mata Kuliah PKN STIK Bina Husada Palembang bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar mahasiswa dalam pembelajaran PKN. Subjek dalam Penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Keperwatan (PSIK) Bina Husada semester 2 tahun akademik 2016/2017. Dari hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan bulan Mei s.d. Juli 2017 dapat diketahui bahwa pembelajaran berbasis masalah mahasiswa lebih aktif dan dapat meningkatkan hasil belajar, dari tes awal 20% yang mencapai ketuntasan dan setelah menerapka model pembelajaran mengalami peningkatan 80% dinyatakan tuntas.


MENINGKATKAN KUALITAS MENGAJAR GURU MELALUI PENDAMPINGAN KONSEP PEMBELAJARAN LEARNING TOGETHER DI SMKN 1 BRONDONG LAMONGAN

Oleh
Sutarji
SMK Negeri 1 Brondong
Email : sutarji.putrosukarno@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas mengajar guru melalui pendampingan penerapan konsep pembelajaran learning together dan untuk mengetahui efektivitas upaya yang ditempuh Supervisor pendidikan pada saat melakukan pendampingan dalam menerapkan konsep pembelajaran learning together dalam meningkatkan kualitas mengajar guru di SMK Negeri 1 Brondong Kabupaten Lamongan. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran di SMK Negeri 1 Brondong Lamongan sebanyak 9 (sembilan) orang. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Brondong sedangkan waktu palaksanaan penelitian ini, yakni pada semester 1 tahun pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendampingan dalam penerapan konsep pembelajaran learning together oleh supervisor pendidikan dinilai dapat meningkatkan kualitas mengajar guru di kelas, hal tersebut dapat dilihat melalui hasil observasi dan penilaian yang dilakukan oleh peneliti meningkat secara signifikan mulai dari pra-siklus dengan hasil rata-rata cukup meningkat menjadi baik pada siklus I dan menjadi sangat baik pada siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pendampingan penerapan konsep pembelajaran learning together oleh supervisor pendidikan dapat meningkatkan kualitas mengajar guru di kelas.


MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SMP NEGERI 3 TEMBILAHAN HULU MELALUI PELATIHAN STRATEGI PEMBELAJARAN DAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Oleh
Junianto
SMP Negeri 3 Tembilahan Hulu
Email : alpasiri1970@gmail.com

ABSTRAK
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SMP Negeri 3 Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu melalui Pelatihan Strategi Pembelajaran dan Penelitian tindakan kelas. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh MGMP IPS Peserta terdiri dari 20 orang Guru SMP di Kecamatan Tembilahan Hulu. Kegiatan diberikan dalam bentuk lokakarya dan workshop (Training and Workshop (TW)). Tahapan-tahapan aktivitasnya secara umum mengikuti paradigma Information Processing Theory yang terdiri dari penyemaian informasi (encoding), pengintergrasian informasi menjadi suatu pemahaman (decoding), perekaman informasi (storing), pelatihan informasi (rehearsal) dan pembelajaran informasi (learning). Untuk mendapat hasil kegiatan yang optimal strategi TW diawali dengan pemberian informasi secara bilateral, dilanjutkan dengan pemberian tugas secara individu dan kelompok, pemantauan secara klinis terhadap pemahaman peserta dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran peserta meningkat. Hal ini dinilai dari kualitas rencana pembelajaran yang mereka buat dan kemampuan mereka untuk membuat rancangan penelitian kelas dalam usaha untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mereka.


MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MELALUI PENERAPAN METODE WORKSHOP DALAM MENYUSUN STRATEGI DAN MODEL PEMBELAJARAN DI TK BINAAN
KOTA KEDIRI TAHUN 2018

Oleh
Kasan Redjo
UPTD PAUD, SD dan DIKMAS Kota Kediri
Email : kasanredjo.kdr@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses menyusun strategi dan model pembelajaran melalui workshop, serta meningkatkan Kinerja guru dalam menyusun strategi pembelajaran melalui workshop di TK Binaan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan respon guru terhadap kegiatan yang dilakukan. Penelitian dilakukan dengan dua siklus dan masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan, yakni: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Indikator kinerja yang ditetapkan adalah: bila minimal terdapat 85 % guru tergolong sangat baik dan baik dalam aspek penilaian strategi pembelajaran, maka sudah dapat dikatakan tindakan yang diterapkan berhasil. Aspek yang diukur dalam menilai keberhasilan tindakan adalah kesiapan guru mengikuti workshop dan hasil pelaksanaan workshop.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terjadi peningkatan kesipan dan Kinerja guru dalam menyusun strategi pembelajaran dari siklus I ke siklus II. Ketercapaian indikator kinerja terdapat pada tindakan ke II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui workshop dapat meningkatkan Kinerja guru dalam menyusun strategi pembelajaran pada guru di TK Binaan.


PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA DAN MINAT PELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA (Survei pada SMA Negeri se-Kecamatan Cibinong)

Oleh
Sri Utami, Putie Maharani Basa
AMIK BSI Bogor
Email : putie.pmb@bsi.ac.id

ABSTRAK
Penelitian ini merupakan survei yang bertujuan untuk menemukan menganalisis secara empiris pengaruh perhatian orang tua dan minat belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa. Populasi terjangkau adalah siswa dari 3 SMA Negeri se-kecamatan Cibinong – Jawa Barat, sebanyak 60 responden. Penelitian dilakukan dengan metode simple random sampling, dimanapeneliti mencampurkan subyek-subyek di dalam populasi sehingga semua subyek dianggap sama. Rancanganan penelitian yang digunakan melalui teknik korelasi dengan tiga variabel yang terdiri dari dua variabel bebas, yaitu perhatian orang tua dan minat belajar serta satu variabel terikat, yaitu prestasi belajar matematika. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik tes preferensial dan tes obyektif untuk ketiga variabel. Data yang terkumpul di analisis menggunakan tehnik korelasi dan regresi linier berganda. Sebelum di analisis, dilakukan analisis statistik deskriptif dan uji persyaratan data (uji normalitas dan uji linearitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan perhatian orang tua dan minat belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika siswa, 2) Terdapat pengaruh yang signifikan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar matematika siswa, dan 3) Terdapat pengaruh yang signifikan minat belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa. Hal ini dapat diartikan bahwa prestasi belajar matematika siswa dapat di tingkatkan dengan perhatian orang tua dan minat belajar yang dimilikinya.


PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR MELALUI DISKUSI (KKG) DI GUGUS SEKOLAH VII KECAMATAN PESANTREN KEDIRI

Oleh
Sukandar
Dinas Pendidikan Kota Kediri
Email :drs.sukandar1962@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini yaitu melalui diskusi Kelompok Kerja Guru (KKG) di Gugus untuk Meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan sekolah, dimana pada prinsipnya ada empat tahap kegiatan yaitu, perencanaan tindakan (planning), pelaksanaan tindakan (action), observasi dan evaluasi proses tindakan (observation and evaluation) dan melakukan refleksi (reflecting). dilaksanakan dalam dua siklus,dimana setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan , tindakan, observasi dan refleksi. Hasil dari penelitian ini adalah melalui pendekatan diskusi kelompok kerja guru (KKG) di Gugus Sekolah VII Kecamatan Pesantren Kediri berdampak positif yaitu dapat meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *