Jurnal Mitra dan Teknologi Pendidikan Volume IV, Nomor 2, April 2018

PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DALAM MELAKSANAKAN PROSES PEMBELAJARAN
MELALUI TEKNIK KUNJUNGAN KELAS SDN 2 GENJAHAN BLORA SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Oleh
Rinduan
Kepala SD Negeri 2 Genjahan Blora
E-mail : cansluv_oec@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan profesionalisme guru dalam melaksanakan proses pembelajaran melalui teknik kunjungan kelas SDN 2 Genjahan Blora Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018 dan untuk mengetahui sejauh mana perubahan perilaku guru dalam melaksanakan proses pembelajaran melalui teknik kunjungan kelas SDN 2 Genjahan Blora Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018. Dalam penelitian ini digunakan desain Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Hasil penelitian ini adalah sudah memperoleh keberhasilan dibuktikan dengan data peningkatan profesionalisme guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di SDN 2 Genjahan Blora Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018. Peningkatan hasil kinerja pada tiap siklus menunjukkan proses pembelajaran di kelas menjadi aktif, kreatif dan efektif. Peningkatan profesionalisme guru dalam melaksanakan proses pembelajaran pada Kunjungan Kelas SDN 2 Genjahan Blora Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018.


HUBUNGAN KETERAMPILAN MENGAJAR GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SDN 005 BUKIT KAPUR KECAMATAN BUKIT KAPUR DUMAI

Oleh
Mukhlis
Dinas Pendidikan Kota Dumai
E-mail : mukhlis@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hubungan keterampilan mengajar guru terhadap hasil belajar siswa SDN 005 Bukit Kapur Kecamatan Bukit Kapur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SDN 005 Bukit Kapur sebanyak 182 anak, sedangkan sampel yang diambil berjumlah 36 anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan angket. Instrumen penelitian yang digunakan untuk memperoleh data adalah dengan menggunakan angket (kuesioner) dalam bentuk pilihan ganda. Pengolahan data dilakukan dengan analisis korelasi product moment dan menggunakan bantuan program SPSS Statistic 20. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah Keterampilan Mengajar (X) dan Hasil Belajar (Y). Hasil penelitian dengan menggunakan analisis korelasi product moment menunjukkan bahwa rhitung = 0,479 berada pada arah yang positif, sedangkan uji signifikansi koefisien korelasi untuk N 36 dengan menggunakan rtabel taraf signifikansi 5% sebesar 0,329, terlihat rhitung lebih besar dari pada rtabel. Dengan kata lain Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi terdapat hubungan yang positif dan cukup signifikan antara hubungan keterampilan mengajar guru terhadap hasil belajar siswa SDN 005 Bukit Kapur kecamatan Bukit Kapur.


PENINGKATAN PENGEMBANGAN ASPEK BAHASA MELALUI METODE PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT LEARNING) PADA SISWA KELOMPOK B
TK TUNAS BHAKTI NGLOBO BLORA

Oleh
Tri Sunarsih
TK Tunas Bhakti Nglobo
Email : trisunarsih04@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian untuk peningkatan pengembangan aspek bahasa melalui metode pembelajaran langsung (direct learning) pada siswa Kelompok B TK Tunas Bhakti Nglobo Blora Semester Genap Tahun Pelajaran 2017/2018. Sebagai subjek penelitian ini yaitu siswa kelompok B dengan jumlah 20 orang terdiri dari 12 laki-laki dan 8 perempuan. Prosedur penelitian dengan tiga siklus, tiap siklus terdiri empat langkah yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Data diperoleh dari hasil refleksi dan hasil belajar selama ini dan wawancara, pengamatan, kuesioner, penugasan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada setiap siklusnya. Hasil belajar siklus I dari 20 orang siswa hanya 9 orang (45%) yang mencapai KKM yang ditentukan, sisanya 11 orang (55%) tidak tuntas. Pada siklus II dari 20 orang siswa menjadi 14 orang (70%) yang mencapai KKM. Siklus III dari 20 orang siswa menjadi 17 orang (85%) yang mencapai KKM. Sedangkan ketuntasan belajar sebesar 75%. Guru TK dalam proses pembelajaran/bimbingan peserta didik menjadi efektif dan efisien.


PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN MELALUI PENGEMBANGAN PTK SD NEGERI 1 NGLOBO SEMESTER 2
TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Oleh
Samijan
SD Negeri1 Nglobo Kecamatan JikenBlora
Email : samijan3785@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk peningkatan kemampuan guru dalam pengelolaan pembelajaran, dan pelaksanaan pengembangan PTK oleh guru kelas I-VI SD Negeri 1 Nglobo Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018. Peneliti adalah kepala sekolah ini. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan sekolah yang berlangsung selama 3 siklus. Subjek penelitian adalah semua guru kelas I-VI SD Negeri 1 Nglobo sejumlah 8 orang guru. Berdasarkan hasil olah data penelitian dalam peningkatan kemampuan guru dalam pengelolaan pembelajaran melalui pengembangan PTK, di siklus I ada 1 orang (12,5%) guru yang bersedia, siklus II ada 4 orang (50%) guru yang bersedia, siklus III ada 7 orang (87,5%) guru yang bersedia. Karakteristik penelitian untuk aspek keterlaksanaan langkah-langkah dalam pengembangan PTK guru kelas I-VI SD, memeroleh data di siklus I, ada 6 tindakan, 3 aspek tidak terlaksana, sedangkan di siklus II, ada 2 aspek tidak terlaksana dan di siklus III ada 6 aspek tindakan semua telah terlaksana dengan baik. Dari seluruh olah data penelitian, kesimpulan PTS bahwa peningkatkan kegiatan supervisi kelas baik secara kualitas maupun kuantitas melalui PTK telah berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam pengelolaan pembelajaran.


PENGGUNAAN METODE DISKUSI UNTUK MEMPERBAIKI PROSES PEMBELAJARAN DAN MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SDN 009 PETALA BUMI

Oleh
Samini
SDN 009 Petala Bumi
Email : saminispd77@gmail.com

ABSTRAK
Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) dengan judul penggunaan metode diskusi untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar PKN siswa kelas V SDN 009 Petala Bumi semester genap tahun pelajaran 2016/2017 dilatarbelakangi oleh nilai pembelajaran PKN siswa banyak di bawah KKM. KKM PKN adalah 75. Dari 24 siswa hanya 9 orang yang mencapai KKM. Tujuan penulisan perbaikan pembelajaran adalah untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar PKN siswa kelas V SDN Petala Bumi. Pelaksanaan penulisan perbaikan pembelajaran dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Hasil penulisan menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa SDN 009 Petala Bumi pada siklus I sebesar 58%. Pada siklus II sebesar 87%. Hasil belajar-mengajar juga meningkat. Dengan demikian penggunaan metode diskusi untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar PKN siswa kelas V SDN 009 Petala Bumi.


PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR BERBASIS PAKEM MELALUI MODEL PENDAMPINGAN DI SDN WEDOROKLURAK
KECAMATAN CANDI KABUPATEN SIDOARJO

Oleh
Nuzulul Hidayati
SD Negeri Wedoroklurak
Email: nuzululhidayati@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi kompetensi guru dalam Proses Belajar Mengajar (PBM) berbasis PAKEM belum mencapai kompetensi yang dikehendaki. Dikarenakan PBM di kelas dilakukan secara satu arah. Kurang siapnya guru dalam merencanakan pembelajaran, dimana RPP yang disusun hanya meng-copy paste. Guru belum memanfaatkan media pembelajaran sehingga pembelajaran terlihat verbal dan siswa sulit menangkap penjelasan yang diberikan guru. Belum diterapkannya secara serius hasil pelatihan PAKEM yang diikuti guru dalam PBM. Untuk meningkatkan kompetensi guru diperlukan upaya perbaikan melalui model pendampingan. Tujuannya untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru dalam PBM berbasis PAKEM melalui model pendampingan di SDN Wedoroklurak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan sekolah (PTS). Subyek penelitian yaitu guru SDN Wedoroklurak dengan jumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalisis dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pendampingan dalam PBM berbasis PAKEM terbukti kompetensi guru mengalami peningkatan. Pada pra tindakan kompetensi guru mencapai 30%, meningkat pada siklus I mencapai 70%, dan meningkat secara signifikan pada siklus II sebesar 90%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pendampingan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam PBM berbasis PAKEM di SDN Wedoroklurak.


PENINGKATAN HASIL BELAJAR BANGUN RUANG SISI DATAR MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 13 TANGERANG

Oleh
Suryani Harahap
SMP Negeri 13 Tangerang
Email : suryaniharahap13@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bangun ruang sisi datar pada siswa kelas VIII G SMP Negeri 13 Tangerang melalui pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada semester genap tahun pelajaran 2011/2012, dengan jumlah 32 siswa. Penelitian tindakan kelas ini dirancang dalam tiga siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes, pedoman wawancara dan dokumentasi. Sedangkan indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah peningkatan aktivitas belajar siswa dan peningkatan nilai rata-rata minimal 75 dengan ketuntasan belajar minimal mencapai 85%. Berdasarkan hasil penelitian terjadi peningkatan aktivitas siswa dan hasil belajar menunjukkan peningkatan dari nilai rata-rata 53 dengan ketuntasan klasikal 25 % pada siklus pertama menjadi 79 dengan ketuntasan 75 % pada siklus kedua dan pada siklus ketiga nilai rata-rata mencapai 80 dengan Ketuntasan 90%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar bangun ruang sisi datar pada siswa kelas VIII-G SMP Negeri 13 Tangerang.


PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR MELALUI PENDAMPINGAN PENGAWAS SD DI KKG GUGUS AMARTA BLORA
SEMESTER GENAP TAHUN 2017/2018

Oleh
Sulikah
SD Kecamatan Jepon Kabupaten Blora
Email : sulikah.ps@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan sekolah bertujuan untuk meningkatkan dan mengetahui peningkatan kinerja guru dalam pemanfaatan sumber belajar melalui pendampingan pengawas SD di KKG Gugus Blora Semester Genap Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian tindakan sekolah dirancang menggunakan dua siklus melalui prosedur perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (action), pengamatan (observation), (4) refleksi (reflection) setiap siklus. Hasil penelitian berdampak pada peningkatan kinerja guru kelas V SD se Gugus Amarta Blora dengan subjek penelitian 11 orang. Kesimpuan pencapaian hasil penelitian yaitu 90% guru kelas SD di KKG Gugus Amarta Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, taraf keberhasilan “sangat terampil” mengajar dengan didukung dengan aktivitas belajar, pada siswa kelas V, di SD Se-Gugus Amarta Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, dengan taraf keberhasilan “sangat aktif”. Berdampak hasil peningkatan kinerja guru sudah baik, dan perubahan perilaku peserta didik dari tidak aktif menjadi aktif dalam pembelajaran. Tindakkan pendampingan pengawas SD sudah memeroleh hasil pencapaian indikator keberhasilan dengan predikat baik.


MEMBANGUN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PROFESIONAL
(Analisis Kebijakan Pengembangan Tenaga Kependidikan)

Oleh
Karyanto
SMA 22 Surabaya
Email : karyanto22sby@gmail.com

ABSTRAK
Dewasa ini perkembangan teknologi demikian pesat. Batas antarnegara hampir tidak ada. Informasi di belahan dunia dapat dengan cepat kita akses melalui internet. Siswa-siswa sekolah pun sudah mulai menjamah teknologi yang canggih itu. Bagaimana dengan tenaga pendidik. Harus disadari bahwa ke depan tuntutan terhadap peran guru semakin besar. Guru yang ideal adalah guru yang memiliki paradigma akademik. Paradigma akademik yang dimaksud adalah memiliki visi, misi, tujuan, dan strategi untuk mencapai cita-cita pendidikan yang direncanakan. Selain itu, guru harus pula memiliki metodologi yang kuat (konsep ilmiah yang baik), arah pikiran yang jelas, pandangan dunia, dan ideologi. Mengingat demikian beratnya amanah yang harus diemban oleh guru, maka sudah selayaknya pekerjaan guru diakui sebagai pekerjaan profesional. Tidak dapat dihindari pula tuntutan seorang guru untuk selalu mengembangkan diri dalam setiap waktu harus diwujudkan, dan pemerintah harus mengakomodasinya. Paradigma mesti diubah. Perhatian dunia pendidikan perlu diperhatikan dengan serius. Penataan sistem penggajian, rekrutmen tenaga, dan pengembangan diri para guru harus terus menerus dilakukan. Suatu negara yang memperhatikan sistem pendidikan yang baik negara tersebut cenderung berkebang lebih cepat.


ANALISIS PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MANAJEMEN KELAS DI SEKOLAH DASAR NEGERI TEMANGGUNG I KECAMATAN KALIANGKRIK KABUPATEN MAGELANG

Oleh
Susila Widiantara
SDN Temanggung 1 Kabupaten Magelang
Email : widiantarasusila@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dalam Penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan dapat meningkatkan kemampuan guru SDN Temanggung 1 Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang dalam manajemen kelas. Dalam penelitian ini menggunakan dua siklus, dimana pada siklus pertama belum memperoleh hasil yang menggembirakan, maka dilakukan siklus yang kedua. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif yang tidak untuk menguji hipotesa tetapi menggambarkan apa adanya tentang suatu variable, gejala atau keadaan tentang masalah-masalah pengelolaan kelas yang ada di SDN Temanggung 1 Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang. Kemampuan guru dalam manajemen kelas di SDN Temanggung I pada awal semester genap tahun pelajaran 2016/2017 masih perlu ditingkatkan karena masih ada dua orang guru yang memperoleh nilai cukup baik dalam manajemen kelas. Kemudian kepala sekolah melakukan penilaian dan diperoleh nilai nilai rata-rata nilai adalah 76, 39 dimana 2 guru masih mendapat nilai cukup baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus pertama masih harus ditingkatkan. Kemudian peningkatan kemampuan guru dilanjutkan pada siklus kedua di bulan Mei 2017 dan hasilnya 4 orang guru memperoleh penilaian sangat baik dan nilai pelaksanaan pembelajaran juga naik menjadi 89,58.


UPAYA MENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN STRATEGI PEMASARAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PROMOSI PADA SISWA KELAS XIII PEMASARAN 1 SMKN 1 PROBOLINGGO

Oleh
Lifi Kaulin
SMK Negeri 1 Probolinggo
Email : lifikadarisman@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah: 1) Untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mata pelajaran strategi pemasaran dengan menggunakan media promosi pada siswa kelas XII pemasaran 1 SMKN 1 Probolinggo. 2) Untuk mengetahui pelaksanaan penggunaan media promosi dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mata pelajaran strategi pemasaran pada siswa kelas XII pemasaran 1 SMKN 1 Probolinggo. Penelitian ini dilaksanakan pada semester 1 tahun pelajaran 2016/2017, yang dimulai sejak Juli hingga November 2016. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan mengenai penerapan media promosi terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa pada mata pelajaran strategi pemasaran kelas XII PM-1 SMKN 1 Probolinggo dapat meningkatkan hasil belajar dan partisipasi siswa di kelas. Hal ini ditunjukkan pada hasil observasi penulis pada pra-siklus, siklus I dan siklus II. Pada pra-siklus rata-rata hasil pembelajaran klasikal siswa adalah sebesar 69.57% yang masuk dalam kategori kurang, meningkat menjadi 75.87% yang masuk kategori cukup pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 83.26% pada siklus II yang masuk kategori baik.


MENINGKATAN HASIL BELAJAR KONSEP MOL BAGI SISWA MELALUI PEMBERIAN UMPAN BALIK KUIS DALAM MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD

Oleh
Suprayitno
SMA Negeri 1 Sutojayan, Kabupaten Blitar
Email : suprayitno.kaeni@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar konsep mol melalui pemberian umpan balik kuis dalam model pembelajaran kooperatif tipe STAD, subjek penelitian siswa kelas X IPA-2 semester genap. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, tiap siklus terdiri 2 pertemuan. Siklus 1 dibahas mengenai materi konsep mol, sedang pada siklus 2 dibahas mengenai hitungan kimia menggunakan persamaan reaksi setara dan pereaksi pembatas. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket sedangkan hasil belajar melalui tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian umpan balik kuis dalam model pembelajaran kooperatif tipe STAD meningkatkan kualitas pembelajaran ditinjau dari segi aktivitas siswa, yaitu dari 64% dengan kriteria cukup di siklus 1 menjadi 81,66% di siklus 2, penilaian afektif menunjukkkan kenaikkan dari 61,11% menjadi 100 %, penilaian psikomotorik dari 88,88% siswa terampil pada siklus 1 menjadi 100 % katagori terampil dan sangat terampil, aktivitas guru dari 81,33% menjadi 82%, demikian pula hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata nilai tes 63,29 siklus 1 menjadi 70,05 pada siklus 2, sedang ketuntasan belajar secara klasikal juga naik secara signifikan dari 63,88% menjadi 91,67%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian umpan balik kuis dalam model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar konsep mol bagi siswa.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *