Jurnal Mitra Guru Volume IV, Nomor 3, Juni 2018

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII G SMPN 1 SEBERIDA
MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TTW (THINK TALK WRITE) MATERI POKOK MENYIMPULKAN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI DARI BUKU PENGETAHUAN
YANG DIBACA

Oleh
Kemisah
SMP Negeri 1 Seberida
Email : ibukemisah@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran TTW (Think Talk Write) pada siswa SMP Negeri 1 Seberida Semester 1 tahun pelajaran 2016/2017. Terutama pada materi pokok Menyimpulkan Teks Laporan Hasil Observasi dari buku pengetahuan yang dibaca.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas VII G SMP Negeri 1 Seberida tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian tindakan kelas, dapat dijelaskan pada siklus I rata-rata siswa yang nilainya diatas KKM sebesar 71,43% untuk KD. Pengetahuan dan pada KD. Keterampilan sebesar 75%. Namun belum mencapai ketuntasan klasikal ( 85% siswa tuntas), maka dilanjutkan ke siklus II.
Pada siklus II ketuntasan belajar siswa sudah mencapai 92,86% untuk KD. Pengetahuan dan 96,42% dari siswa tuntas untuk KD. Keterampilan. Hal ini menunjukkan bahwa untuk KD. Pengetahuan maupun KD. Keterampilan sudah mencapai ketuntasan klasikal. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TTW (Think Talk Write) dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia khususnya pada materi pokok Menyimpulkan Teks Laporan Hasil Observasi dari Buku Pengetahuan yang Dibaca Siswa SMP Negeri 1 Seberida Semester. 1 tahun pelajaran 2016/2017.

Full Tex


PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATERI KEBIJAKAN PENGGUNAAN JARINGAN BAGI SISWA KELAS XII TKJ
SMK NEGERI 1 SLAWI

Oleh
Dwi Handoko
SMK Negeri 1 Slawi
Email : dwi.koko212@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini berangkat dari permasalahan yang sering ditemui dalam proses pembelajaran materi Kebijakan Penggunaan Jaringan yang terjadi di SMK Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal kelas XII TKJ 1.
Penelitian ini dilaksanakan pada semester gasal tahun pelajaran 2017/2018. Sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas XII TKJ 1 SMK Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal yang berjumlah 32 orang dan dibagi menjadi kelompok yaitu kelompok tutor (8 siswa) dan kelompok teman (24 siswa).
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan melaksanakan dua kali siklus dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode tutor sebaya dapat meningkatkan aktivitas belajar materi Kebijakan Penggunaan Jaringan bagi siswa kelas XII TKJ 1 SMK Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal semester gasal tahun pelajaran 2017/2018 meningkat dari kondisi awal prosentase jumlah siswa yang tuntas (telah memenuhi KKM) sebesar 56,25 % meningkat pada Siklus I yang tuntas belajar 68,75 % dan pada kondisi akhir siklus II menjadi 96,88 % .

Full Text


UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORASI PADA SISWA-SISWI KELAS IV SD NEGERI 010 SEMELINANG DARAT

Oleh
Meldahayati
SD Negeri 010 Semelinang Darat
Email : melda_hayati010@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas peserta didik dan ada tidaknya pengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan diterapkannya Model Pembelajaran Kolaborasi pada siswa-siswi Kelas IV SD Negeri 010 Semelinang Darat Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2016 sampai dengan Januari 2017.
Berdasarkan pengamatan pada hasil penelitian, saat pra siklus, nilai rata-rata ketuntasan hasil belajar sebesar 49,40 atau 33% yang masih dalam kategori sangat kurang tercapai. Karena penelitian dikatakan berhasil jika nilai rata-rata sebesar 60 dan ketuntasan sebesar 85%. Maka dilakukan sebuah tindakan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran kolaborasi.
Pada siklus I, nilai rata-rata hasil tes meningkat menjadi 55,95 atau 61%. Walaupun telah mengalami peningkatan, namun nilai tersebut belum mencapai ketuntasan. Maka tindakan dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II, terjadi peningkatan yang cukup signifikan menjadi 72,02 untuk nilai rata-rata hasil tes siswa atau ketuntasan hasil belajar sebesar 85,7%. Hal ini menunjukkan bahwa indikator keberhasil sudah tercapai. Sehingga penerapan model pembelajaran kolaborasi dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia bagi siswa kelas IV SD Negeri 010 Semelinang Darat Tahun Pelajaran 2016/2017.

Full Text


MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA DENGAN BERNYANYI MELALUI MEDIA LAGU ANAK-ANAK KELAS II AUTIS SLB EMPAT LIMA BABAT

Oleh
Vetra El Rahma
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
Wilayah Kabupaten Lamongan
Email : vetra_80@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Indonesia anak Autis dengan menggunakan teknik bernyanyi melalui media lagu anak-anak. Manfaat Penelitian ini dapat meningkatkan kemampuan penguasaan kosakata bahasa Indonesia siswa Autis, membuat guru lebih kreatif dan inovatif sehingga dapat meningkatkan mutu pembelajaran.
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan 3 siklus, siklus I anak belum menunjukkan kontak mata terhadap materi yang diajarkan guru, Pada siklus II anak mulai menunjukkan gejala ketertarikan dengan menggeleng gelengkan badannya melalui media lagu anak-anak, dan pada siklus III anak Autis mulai tertarik dengan antusias menirukan ucapan pembimbing tentang kosakata bahsa Indonesia tentang Anggota Tubuh.
Dari tindakan perbaikan yang dilakukan diperoleh hasil yang cukup memuaskan. Siklus I diperoleh hasil 30%, masih di bawah KKM sebesar 70%, sementara itu pada siklus ke II diperoleh hasil 50% dan masih di bawah KKM lagi, Akhirnya pada siklus ke III diperoleh hasil yang sinifikan yaitu 73,3%, sudah di atas KKM, sehingga dapat dikatakan penelitian ini berhasil walaupun hasilnya belum memuaskan.
Dapat disimpilkan bahwa kemampuan siswa Autis dalam penguasaan kosakata bahasa Indonesia dapat ditingkatkan melalui kegiatan bernyanyi melalui media lagu anak-anak.

Full Text


PENGGUNAAN ALAT PERAGA DAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 025 SEKIP HILIR TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Oleh
Mutmainah
SDN 025 Sekip Hilir
Email : mutmainahyes1966@gmail.com

ABSTRAK
Metode yang digunakan oleh setiap guru beraneka ragam, salah satunya adalah metode demonstrasi terhadap pelajaran atau materi yang di pelajari untuk menambah dan meningkatkan prestasi belajar siswa.. Masing – masing siklus terdiri atas 4 (empat) tahapan yaitu: (1) Rencana Perbaikan, (2) Pelaksanaan Perbaikan, (3) Pengumpulan Data, (4) Refleksi. Hasil penelitian pada sebelum siklus menunjukkan siswa masih belum menguasai materi terutama dalam menentukan bangun ruang sederhana, dalam pengerjaannya memperoleh nilai ketuntasan 60% sedangkan pada siklus I pencapaian hasil ketuntasan indikator I mencapai 56 % dan indikator 2 72 %, pada siklus II mencapai ketuntasan indikator 1 84% dan indikator II 82% ini membuktikan bahwa setelah menggunakan metode demonstrasi siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Dari hasil penelitian tersebut tampak jelas bahwa dengan menggunakan metode demonstrasi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam belajar Matematika Siswa SDN 025Sekip Hilir Kecamatan Rengat, terutama dalam menentukan sifat-sifat bangun ruang balok dan kubus.

Full Text


EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII A SMPN 1 SEBERIDA

Oleh
Jeni Marbiah
SMP Negeri 1 Seberida
Email : dafnialdi70@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII A SMPN 1 Seberida.
Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian tindakan kelas, dapat dijelaskan bahwa hasil peningkatan hasil belajar siswa dari prasiklus/tes awal hasil belajar siswa masih rendah dilihat dari ketuntasan belajar 46,43% siswa yang mencapai nilai diatas KKM yang ditetapkan sekolah. Pada siklus I setelah diterapkan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) rata-rata siswa mengalami peningkatan menjadi 71,43% namun belum mencapai ketuntasan klasikal ( 85% siswa tuntas), maka dilanjutkan ke siklus II.
Pada siklus II ketuntasan belajar siswa sudah mencapai 92,86% untuk KD. Keterampilan, hal ini menunjukkan bahwa untuk KD keterampilan sudah mencapai ketuntasan klasikal maka penelitian tidak perlu dilanjutkan ke siklus berikutnya. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia khususnya pada materi pokok Menyimpulkan Teks Deskripsi Yang dibaca siswa SMP Negeri 1 Seberida Semester 1 tahun pelajaran 2016/2017.

Full Text


PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING
TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DI KELAS IV SDN 015 GURUN PANJANG DUMAI

Oleh
Suwito
SD Negeri 015 Gurun Panjang
Email : suwito@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk perencanaan, penggunaan dan hasil belajar siswa dengan menggunakan Model Cooperative Learning tipe NHT pada pembelajaran IPS dengan materi aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan SDA dan potensi lain di daerahnya.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (class action research). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, meliputi 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Data penelitian ini berupa informasi tentang data hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan, hasil observasi aktivitas guru dan siswa, tes awal dan tes akhir pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 015 Gurun Panjang terteliti yang berjumlah 30 orang.
Hasil penelitian siklus I tes awal sebelum pembelajaran rata-rata nilai siswa 5,94 dan pada tes akhir ketuntasan belajar siswa mencapai 56,7 %, sedangkan tes akhir siklus II nilai ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 80 %. Berdasarkan hasil pengamatan terlihat peningkatan pemahaman siswa setelah proses pembelajaran berlangsung yang tergambar dari hasil tes siswa. Dapat disimpulkan pembelajaran dengan menggunakan Model Cooperative Learning Tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan SDA dan potensi lain di daerahnya.

Full Text


PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 001 PEMATANG KECAMATAN BATANG PERANAP KABUPATEN INDRAGIRI HULU

Oleh
Hermiati
SD Negeri 001 Pematang
Email : herimati_her@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi melalui pendekatan kontekstual pada siswa kelas V di SD Negeri 001 Pematang Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Indragiri Hulu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2014 dengan jumlah subjek penelitian sejumlah 25 siswa.
Pada siklus I, hasil penilitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. Jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 20 siswa atau 80% dan yang tidak tuntas menurun menjadi 5 siswa atau 20% dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 69,28. Pada siklus ini sudah bisa dikatakan berhasil, karena ketuntasan >65%. Namun masih ada beberapa aspek yang memiliki nilai rendah. Sehingga perbaikan dilanjutkan ke siklus selanjutnya.
Pada siklus II, hasil penelitian mengalami peningkatan dengan jumlah siswa tuntas sebanyak 23 siswa atau 92% dan 2 siswa tidak tuntas atau 8% dengan nilai rata-rata 75,2. Perbaikan pembelajaran menulis puisi bebas melalui pendekatan kontekstual tersebut telah mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu nilai nilai rata-rata menulis puisi bebas siswa ≥ 65dan seluruh siswa mendapatkan nilai ≥ 65. Sehingga penerapan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas V SD Negeri 001 Pematang.

Full Text


MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENCERITAKAN PENGALAMAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI MELALUI MEDIA GAMBAR PADA KELAS IV
SDN 004 BATURIJAL HULU KECAMATAN PERANAP

Oleh
Rosmawati
SD Negeri 004 Baturijal Hulu
Email : rosmawati004@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan belajar siswa tentang mendeskripsikan perkembangan teknologi transportasi dengan media gambar di kelas IV SDN 004 Baturijal Hulu. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 004 Baturijal Hulu pada bulan Maret 2015 dengan jumlah siswa 20 orang. Pelaksanaan perbaikan dilaksanakan selama 2 siklus.
Berdasarkan pengamatan pada hasil penelitian dengan penerapan penggunaan media gambar dalam menceritakan pengalaman menggunakan teknologi transportasi, dalam siklus I didapatkan 13 siswa atau 65% yang belum tuntas atau belum mencapai KKM yang ditentukan dan hanya 7 siswa atau 35% yang tuntas atau sudah mencapai KKM. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mendeskripsikan teknologi transportasi masih rendah. Sehingga perbaikan dilanjutkan pada siklus II.
Pada siklus II, hasil penelitian yang didapat mengalami peningkatan yang signifikan. Jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 19 siswa atau 95% dan hanya 1 siswa yang belum tuntas atau 5%. Hal ini menunjukkan bahwa melalui media gambar dapat meningkatkan kemampuan siswa mendeskripsikan teknologi teransportasi.

Full Text

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *