Jurnal Mitra Pendidikan Volume IV, Nomor 3, Juli 2017

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII-4 SMPN 5 PENAJAM PASER UTARA

Oleh
Fitrawati
SMPN 5 Penajam Paser Utara
Email : fitrah.fitrawati@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran guru yang masih berpusat pada guru dan rendahnya capaian pemahaman konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui pendekatan kontekstual pada peserta didik kelas VIII-4 SMPN 5 Penajam Paser Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Setiap siklus terdapat 4 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, Pengerjaan Lembar Kegiatan Peserta Didik, tes, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep lingkaran. Hal ini ditunjukkan melalui indikator pemahaman konsep yang meliputi 1)Menyatakan ulang suatu konsep pra siklus (62,30%) dan di akhir siklus 2 (87,14%) 2)Mengklasifikasikan obyek-obyek menurut sifat-sifat tertentu prasiklus (73,84%) dan di akhir siklus 2 (87,86%), 3)Menyatakan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika prasiklus (83,84%) dan di akhir siklus 2 (87,49%), 4)Mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup suatu konsep prasiklus (80%) dan di akhir siklus (87,14%) 5)Menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur atau operasi tertentu prasiklus (60%) dan di akhir siklus 2 (87,86%). Dari pemahaman konsep tersebut terdapat 50% yang nilainya di atas KKM (80) pada prasiklus dan 84% pada akhir siklus 2. Sehingga dapat disimpulkan penerapan melalui pendekatan kontekstual dapat meningkatkan pemahaman konsep lingkaran.


PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IB SD NEGERI 004 BANGSAL ACEH

Oleh
Susiati
SD Negeri 004 Bangsal Aceh
Email : susiatisusi24@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian dilakukan sebagai upaya menjawab permasalahan yang terjadi di kelas IB SD Negeri 004 Bangsal Aceh Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai. Pelaksanaan pembelajaran tematik dengan memadukan beberapa mata pelajaran menjadi satu dalam bentuk tema. Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk mengatasi kesulitan belajar pada siswa kelas IB SD Negeri 004 Bangsal Aceh Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai.
Penelitian merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Dengan menggunakan 4 tahap PTK yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penulis berhasil meningkatkan hasil belajar siswa kelas IB SD Negeri 004 Bangsal Aceh Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai secara signifikan.
Dari hasil yang diperoleh melalui penelitian, penulis berkesimpulan bahwa pembelajaran tematik mampu mengatasi kesulitan belajar siswa kelas IB SD Negeri 004 Bangsal Aceh Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai. Terbukti pada siklus I nilai rata-rata siswa adalah 72,24 sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 82,93. Dengan demikian, hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian ini terbukti kebenarannya.


KEEFEKTIFAN PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MENERAPKAN MANAJEMEN DI MADRASAH

Oleh
Akhid Afnan
Madrasah Ibtidaiyah Negeri Seduri
Email : akhid.afnan@yahoo.co.id

ABSTRAK
Tujuan yang ingin dicapai dalam tulisan ini adalah mendeskripsikan keefektifan peran kepala madrasah dalam menerapkan fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian di madrasah.
Hasil yang dicapai dalam tulisan ini adalah: Penerapan fungsi perencanaan kepala madrasah dilakukan dalam pembuatan program kerja madrasah, pembagian tugas guru mata pelajaran, pemantapan penentuan program melalui rapat dewan guru, pelibatan semua warga madrasah dan komite dalam perencanaan program madrasah. Penerapan fungsi pengorganisasian kepala madrasah dilakukan dalam upaya proses penyelenggaraan pendidikan yang dilakukan secara bersama-sama dan diatur oleh kepala madrasah melalui surat keputusan. Penerapan fungsi penggerakan kepala madrasah dilakukan dalam memberikan dorongan, motivasi, dan dukungan kepada guru-guru. Guru diberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai pelatihan, MGMP, seminar baik tingkat kabupaten maupun tingkat propinsi. Penerapan fungsi pengendalian kepala madrasah dilakukan dalam pengevaluasian pelaksanaan kegiatan pendidikan. Pengevaluasian dilakukan pada aspek PBM, sarana dan prasarana, administrasi serta keuangan madrasah yang dapat mendukung kegiatan proses belajar mengajar (PBM).


UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN
PRODUKTIF ATPH KELAS XII DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DI SMK NEGERI 2 TANAH GROGOT

Oleh
Agus Trikoriantono
SMK Negeri 2 Tanah Grogot
Email : agustrikorianto@ymail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui peningkatan aktivitas Peserta Didik melalui model pembelajaran Langsung pada Kelas XII Program Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura SMK Negeri 2 Tanah Grogot dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Peserta pada Kelas XII Program Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura SMK Negeri 2 Tanah Grogot.
Penelitian ini disusun dalam Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus, masing-masing siklus dua pertemuan, parameter pengamatan adalah akitifitas peserta didik dan penilaian hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :
Model Pembelajaran langsung dapat meningkatkan aktifitas belajar Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan Produktif ATPH Peserta Didik kelas XII Program Keahlian Produktif ATPH SMKN 2 Tanah Grogot. Pada Siklus I rata-rata aktivitas Peserta Didik 40,4 %, sedangkan pada siklus II rata-rata aktivitas Peserta Didik sebesar 57,7 %, berarti terjadi peningkatan 17,3%.
Model Pembelajaran langsung dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan Produktif ATPH Peserta Didik kelas XII Program Keahlian Produktif ATPH SMKN 2 Tanah Grogot telah terjadi terjadi peningkatan hasil belajar dari jumlah siswa 30 yang mencapai skor KKM di siklus 1 yaitu dari 16 siswa menjadi 26 siswa di siklus 2 atau dari 53,33 % menjadi 86,67 %, sehingga terdapat 4 siswa yang belum tuntas.


PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKn SISWA KELAS IB SD NEGERI 001 LUBUK GAUNG

Oleh
Rohana
SD Negeri 001 Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai
Email : rohana_432@yahoo.com

ABSTRAK
Prestasi belajat siswa kelas IB SD Negeri 001 Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai yang rendah mendorong peneliti melakukan penelitian ini.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IB SD Negeri 001 Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 orang siswa. Media yang digunakan dalam penelitian ini media audio visual.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan belajar dan prestasi belajar siswa meningkat dengan menggunakan media audio visual. Persentase kondisi awal seluruh awal yaitu 21,87%, persentase keaktifan siklus I yaitu 40% dengan nilai 39,86; dan pada siklus II yaitu 100% dengan nilai 50,21. Peningkatan prestasi belajar Data awal rata-rata nilai ulangan siswa yaitu 68,57 dan persentase siswa yang mencapai KKM hanya sebanyak 38,1%. Rata-rata nilai siswa pada siklus I yaitu 73 dengan persentase siswa yang mencapai KKM adalah 55%. Sedangkan pada siklus II, rata – rata nilai siswa adalah 84 dan persentase siswa yang mencapai KKM adalah 90%.


PENINGKATAN KUALITAS KEMAMPUAN GURU DALAM MENGAJAR MELALUI TEKNIK PENDAMPINGAN KEGIATAN COACHING BLORA

Oleh
Mardi
Pengawas TK Dinas Pendidikan Kabupaten Blora
Email: mardikspdmm@gmail.com

ABSTRAK
Guru yang profesional adalah mereka yang memiliki kemampuan profesional dengan berbagai kapasitasnya sebagai pendidik. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan kualitas kemampuan guru dalam mengajar melalui teknik pendampingan kegiatan coaching di KKGTK Gugus UPT TK/SD Kecamatan Jiken Kabupaten Blora. Dirumusan masalah bagaimanakah peningkatan kualitas kemampuan guru dalam mengajar melalui teknik pendampingan kegiatan coahing di KKGTK Gugus UPT TK/SD Kecamatan Jiken Kabupaten Blora semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017. Pengawasan bertanggung jawab tentang efektifitas dari program yang direncanakan. Guru harus melaksanakan pembelajaran secara efektif dan efisien, melakukan evaluasi, memberikan motivasi, metode dan media pembelajaran sesuai konteks materi, siswa, tujuan yang ingin dicapai, iklim sekolah tempat mengajar. Penelitian Tindakan Sekolah dengan 3 siklus kegiatan. Setiap siklus terdiri : (1) Perencanaan Tindakan, (2) Pelaksanaan Tindakan, (3) Pengamatan/ Evaluasi Tindakan, (4) Refleksi. Persentase guru memperoleh skor penilaian baik sejumlah 13 orang atau 87 persen dari 15 guru TK, tindakan pengawas telah mencapai indikator kinerja, 85% guru terampil memilih dan melaksanakan metode, strategi teknik pembelajaran efektif dan inovatif. Hasil penelitian memeroleh simpulan bahwa ada peningkatan kualitas kemampuan guru dalam mengajar melalui teknik pendampingan kegiatan coaching di KKGTK ditunjukkan dengan kualtas kemampuan guru TK di Kecamatan Jiken sudah meningkat pada semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017.


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING
UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA
SISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 2 TEMBILAHAN

Oleh
Yasni
SMA Negeri 2 Tembilahan
Email : yasni_veri@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika melalui penerapan model pembelajaran problem posing. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA.1 SMA Negeri 2 Tembilahan pada semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017. Data pada penelitian ini bersumber dari keaktifan siswa, kerja kelompok dan hasil belajar siswa pada setiap siklusnya sedangkan teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan format instrumen aktivitas siswa, kerja kelompok dan penilaian hasil belajar masing-masing. Prosedur dalam penelitian ini adalah merupakan siklus kegiatan yang terdiri dari dua siklus, di mana setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.
Hasil penelitian diperoleh bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat. Peningkatan itu tampak pada aktivitas siswa dari siklus I ke siklus II untuk kategori nilai A dari 23,3% menjadi 60,3%, penurunan nilai B dari 35,6% menjadi 27,4% dan nilai C dari 40,4% menjadi 12,3%. Untuk hasil kerja kelompok terjadi peningkatan kategori nilai A dari 25,6% pada siklus I menjadi 71,1% pada siklus II, penurunan nilai B dari 25,6% menjadi 18,9% dan penurunan nilai C dari 48,9% pada siklus I dan 10,0% pada siklus II. Sedangkan hasil belajar siswa terjadi peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II yaitu dari 50,00% menjadi 88,5% pada kategori tuntas, dan terjadi penurunan pada siswa tidak tuntas dari 50,00% menjadi 11,5%.
Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar fisika kelas XI IPA 1 dengan penerapan model pembelajaran problem posing.


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENDEKATAN STRUKTURAL THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IVA SD NEGERI 005

Oleh
Rabiati
SD Negeri 005 Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai
Email : rabiati_09@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IVA SD Negeri 005 Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai dengan menerapkan pembelajaran kooperatif pendekatan struktural Think Pair Share pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas IVA SD Negeri 005 Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa sebanyak 21 orang. Tindakan yang dilakukan dengan menerapkan pembelajaran kooperatif pendekatan struktural Think Pair Share. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus.
Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian tindakan kelas, dapat dijelaskan bahwa: peningkatan hasil belajar siswa dari sebelum tindakan masih rendah karena dibawah KKM yaitu rata – rata kelas mencapai nilai 63,57. Pada siklus I setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif pendekatan struktural Think Pair Share rata – rata kelas mengalami peningkatan menjadi 74,29 masih belum mencapai KKM tetapi mengalami peningkatan dengan ketuntasan belajar 52,38%, karena belum mencapai 70% maka dilanjutkan siklus II. Pada siklus II rata – rata kelas mencapai 85,24. Ketuntasan belajar siswa sudah mencapai 90,48%. Dapat disimpulkan bahwa hipotesis tindakan dapat diterima, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif pendekatan struktural Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IVA SD Negeri 005 Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai pada materi pecahan semester genap tahun pelajaran 2015/2016.


PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAJAR GURU MELALUI
TEKNIK SUPERVISI AKADEMIK PADA SMK BINAAN
DI KABUPATEN LAMONGAN

Oleh
Kusnowo
Pengawas Dikmenumjur Dinas pendidikan Kabupaten Lamongan
Email : sadak.kusnowo@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengajar guru melalui supervisi akademik. metode analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif . Hasil penelitian, pada siklus pertama kepala sekolah belum memahami pendekatan penggunaan teknik supervisi . Siklus kedua, kepala sekolah sudah memahami dan menerapkannya dengan baik pada saat mensupervisi guru. Siklus ketiga, menunjukkan ketrampilan kepala sekolah dalam mensupervisi guru dengan pengembangan instrumen supervisi akademik yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi sekolah. Kemampuan mengajar guru di 12 sekolah sasaran menunjukkan rata-rata peningkatan dari siklus pertama (3,17), siklus kedua (3,65), siklus ketiga (4,28). Ini artinya kemampuan mengajar guru telah terjadi kenaikan dari satu siklus ke siklus lainnya.


PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAJAR DENGAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI SUPERVISI INDIVIDUAL PENDEKATAN KOLABORATIF BAGI GURU
KELAS 4, 5 DAN 6

Oleh
Sulikah
Binaan Dabin IV
Email : sulikah.ps@gmail.com

ABSTRAK
Rumusan masalah pada Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini adalah berapa besar peningkatan kemampuan mengajar dengan pembelajaran kontekstual melalui supervise individual pendekatan kolaboratif bagi guru kelas 4,5,dan 6 sekolah binaan se dabin IV kecamatan Jepon. PTS ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil siklus 1 nilai rata-rata pelaksanaan pembelajaran adalah 65,33 dan hasl siklus II nilai rata-rata pelaksanaan pembelajaran adalah 90,50.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *