Jurnal Online Mitra Manajemen Volume I, Nomor 1, September 2017

Share to

Artikel JMM Online dapat dilihat dan diunduh di website OJS Jurna Online Mitra Manajemen.

ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP PRODUK TABUNGAN BRITAMA
(Studi Kasus di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), di Denpasar Bali)

Nova Kartikasari
sarinova24@gmail.com

Perbankan pada dewasa ini harus bersaing dengan ketat untuk memperoleh tanggapan positip terhadap produk perbankan secara umum, termasuk produk tabungan. Atribut yang melekat pada produk tabungan merupakan daya tarik kepada konsumen untuk ikut dalam program produk tabungan tersebut. Hal yang sama dilakukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) dengan mengeluarkan produk tabungan Britama sebagai bentuk baru dari tabungan Tabanasbri. Sikap konsumen diyakini sebagai indikator terhadap perilaku yang akan dating. oleh karena hal itu, bank harus mempelajari sikap konsumen terhadap produk tabungan. Selain itu, semakin positif sikap konsumen terhadap produk tabungan bank maka semakin besar kemungkinan konsumen bersangkutan ikut serta dalam program tabungan bank.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 orang responden konsumen tabungan perbankan. Responden terdiri dari 50 orang responden tabungan Britama dan 50 orang responden tabungan non-Britama (tabungan bank lainnya). Metode pengambilan sampel digunakan metode purposif (purposive). Kriteria pengambilan sampelnya adalah usia responden 40 tahun atau kurang. Indeks sikap diukur dengan model sikap terhadap perilaku Fishbein (Ab).
Hasil penelitian dapat disimpulkan : (1) Konsumen tabungan Britama memiliki sikap positif terhadap tabungan Britama, indeks sikap (Ab) 109,46 sementara konsumen non-Britama (tabungan bank lainnya) memiliki sikap positif terhadap produk tabungan bank, indeks sikap (Ab) 200,82, (2) Ada perbedaan sikap terhadap produk tabungan bank antara konsumen tabungan Britama dan non-Britama (tabungan bank lainnya) (Z = -4,58 ‹ -Z 0,025 = -1,96), (3) Ada pengaruh positif yang lemah sikap konsumen tabungan Britama terhadap keputusan menjadi nasabah tabungan. Persamaan regresinya Y = 9,241 + 0,027X.


ANALISIS TERHADAP SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN PERUSAHAAN MANUFAKTU
(Studi Kasus di PT. Arfi Indah Surabaya)

Siswanto Effendi
effendisiswanto123@gmail.com

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu PT. Ardi Indah dengan memberikan solusi alternatif bagi permasalahan yang dihadapinya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yaitu studi pustaka, observasi langsung, dan melakukan wawancara atau diskusi dengan pejabat terkait dalam perusahaan. Solusi awal untuk permasalahan ini adalah dengan memberikan alternatif pembenahan data dan konsolidasi data dengan usulan pembuatan sistem pengkodean yang baru dengan mengklasifikasikan persediaan menjadi barang yang perlu di-stok dan tidak perlu di-stok. Dengan alternatif pengklasifikasian barang yang baru ini diharapkan dapat membenahi data persediaan yang sudah ada dan mengurangi persediaan yang terlalu berlebihan. Analisis dilanjutkan dengan memberikan solusi terhadap terlalu lambannya sistem pengadaan. Dengan membenahi sistem pembelian dan prosedur perencanaan dan pengendalian material diharapkan sistem pengadaan barang dapat menjadi lebih cepat namun tetap terkendali dengan baik.
Pembenahan data dan pembenahan prosedur dengan tujuan efisiensi dan efektifitas ini dapat terlaksana dengan lebih baik dan terkendali dengan baik pula dengan sistem yang terintegrasi. Dengan alasan tersebut penulis mengusulkan untuk membuat sistem yang terkomputerisasi. PT. Ardi Indah sudah mengembangkan sistem Local Area Network (LAN), hanya saja belum diimplementasikan seluruhnya dan belum terintegrasi di tiga site pabrik yang saling berjauhan. Dengan memanfaatkan sistem satelit maka tiga bagian pabrik yang memiliki LAN tersebut dapat diintegrasikan. Penelitian ini memang belum bisa memberikan solusi tentang standar persediaan yang layak namun solusi alternatif yang ditawarkan dapat dipertimbangkan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi se-optimal mungkin.


ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PRODUK TERHADAP ADOPSI
KONSUMEN PADA PRODUK BARU

Kusuma Wardhani
kusumawar88@yahoo.co.id

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah fact finding research yaitu melalui survai pada 100 responden yang diambil dari populasi penduduk DIY yang berada pada tingkat sejahtera, peduli pada kesehatan dan kebersihan serta minimal telah mencapai tahap percobaan (trialibility) terhadap produk antiseptik pembersih tangan tanpa air. Data penelitian diperoleh melalui informasi yang diterima langsung berdasarkan jawaban responden pada 22 butir pertanyaan, yang sebelumnya sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode regresi dan korelasi berganda 5 prediktor digunakan untuk mengetahui pengaruh dan hubungan karakteristik produk terhadap adopsi konsumen. Sedangkan untuk mengetahui sampai sejauh mana pengadopsian konsumen pada produk antiseptik pembersih tangan tanpa air digunakan metode pengukuran skala rentang kendali.
Variabel karakteristik produk hanya sanggup menerangkan atau hanya mempengaruhi variabel adopsi konsumen sebesar 69,8% sedangkan 30,2% merupakan variabel lain yang dapat mempengaruhi adopsi konsumen. Nilai t hitung dari kelima variabel independen yaitu karakteristik produk memiliki harga yang lebih besar dari harga t tabel. Hal ini menunjukkan bahwa secara individual variabel independen yaitu karakteristik produk yang terdiri dari relative advantage, compatibility, complexity, divisibility/trialibility dan communicability adalah faktor penting dalam memprediksikan adopsi konsumen serta memiliki pengaruh yang signifikan terhadap adopsi konsumen pada produk antiseptik pembersih tangan tanpa air. Pengaruh terbesar ada pada variabel communicability yang memiliki nilai t hitung sebesar 6,686 selanjutnya disusul relative advantage oleh variabel (3,215), compatibility (2,473), divisibility/trialibility (2,186) dan pengaruh terkecil ada pada variabel complexity yang memiliki nilai t hitung sebesar 2,092.


ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN KARTU PRA BAYAR IM3 SMART

Deva Widya
dev8widya@gmail.com

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan antara kualitas yang dirasakan dan harapan pelanggan terhadap nilai yang dirasakan, untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan antara kualitas yang dirasakan, harapan pelanggan dan nilai yang dirasakan terhadap kepuasan konsumen, dan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan antara harapan pelanggan terhadap kualitas yang dirasakan. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan kombinasi dua metode, yaitu : Metode Purposive Sampling, dan metode Convenience Sampling. Adapun sempel dalam penelitian ini adalah 150 orang konsumen pengguna handphone dengan SIM Card Pra bayar IM3 Smart di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh antara kualitas yang dirasakan dan harapan pelanggan terhadap nilai yang dirasakan. Hal ini juga dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi (R2) yang ada. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R2) adalah 0,674, mempunyai arti bahwa kualitas yang dirasakan dan harapan pelanggan memberikan pengaruh sebesar 67,40% terhadap nilai yang dirasakan, sedangkan sisanya 32,60% dipengaruhi oleh variabel /faktor lain diluar model. Kesimpulan yang kedua didapatkan hasil bahwa ada pengaruh antara kualitas yang dirasakan, harapan pelanggan dan nilai yang dirasakan terhadap kepuasan pelanggan. Pengaruh antara variabel bebas dan variabel bebas semuanya signifikan Hal ini juga dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi (R2) yang ada. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R2) adalah 0,620, mempunyai arti bahwa kualitas yang dirasakan, harapan pelanggan dan nilai yang dirasakan memberikan pengaruh sebesar 62,20% terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan sisanya 37,80% dipengaruhi oleh variabel /faktor lain diluar model. Kesimpulan yang ketiga didapatkan hasil bahwa ada pengaruh antara harapan pelanggan terhadap pengukuran kualitas yang dirasakan. Pengaruh antara variabel bebas dan variabel bebas semuanya signifikan Hal ini juga dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi (R2) yang ada. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R2) adalah 0,790, mempunyai arti bahwa harapan pelanggan memberikan pengaruh sebesar 79% terhadap pengukuran kualitas yang dirasakan, sedangkan sisanya 21% dipengaruhi oleh variabel /faktor lain diluar model.


ANALISIS PENGARUH PERLUASAN MEREK TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN
(Studi Perbandingan Merek Harga Mahal dan Merek Harga Murah)

Ria Widiarti
widiria_a@yahoo.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel perluasan merek terhadap loyalitas konsumen melalui pendekatan attitudinal dan behavioral. Analisis masing-masing dilakukan pada produk merek Lee Cooper yang mewakili merek harga mahal dan produk merek Tira yang mewakili merek harga murah. Tujuan kedua adalah menganalisis apakah terdapat perbedaan pengaruh perluasan merek terhadap loyalitas pelanggan pada merek harga mahal dan merek harga murah Desain penelitian adalah survey dengan metode pengambilan sampel nonprobabilita. Analisis regresi berganda dilakukan untuk melihat pengaruh variabel perluasan terhadap loyalitas konsumen. Sedangkan analisis anova satu jalan dilakukan untuk melihat perbedaan loyalitas diantara kedua merek tersebut.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa loyalitas konsumen merek harga murah yaitu merek Tira menunjukkan nilai yang lebih tinggi untuk semua tahap loyalitas, baik kognitif, afektif, konatif, maupun tindakan bila dibandingkan dengan loyalitas konsumen merek Lee Cooper. Hal ini diperjelas dengan hasil analisis terhadap nilai rata-rata variabel perluasan merek, dimana konsumen merek Tira mempunyai persepsi lebih baik terhadap variabel perluasan merek Tira. Walaupun Tira merupakan merek dengan harga murah, konsumen merek Tira melihat bahwa merek ini mempunyai banyak nilai lebih untuk segmen pasar menengah ke bawah atau segmen berpenghasilan kecil.


ANALISIS MANAJEMEN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PADA INDUSTRI JAMU
(Studi Kasus di PT. Air Mancur Karanganyar, Jawa Tengah)

Rachmawati Budi Indriastuti
indriarachmawati001@gmail.com

Sebagai salah satu obat tradisional di Indonesia, PT. Air Mancur menyadari bahwa manajemen pengendalian kualitas sangat penting. Masalah yang dihadapi oleh PT. Air Mancur adalah implementasi dari Manajemen pengendalian mutu yang baik. Analisis Waktu Hancur (WH), Kadar Air (KA) dan Keseragaman Bobot (KB) data variabel, menunjukkan bahwa PT. Air Mancur berhasil melakukan upaya terbaik Mengelola kontrol kualitas hal ini dapat terlihat dari hasil variabel kualitas yang telah ada. Memperoleh standar kualitas, diputuskan oleh Departemen Kesehatan. Tapi pada umumnya, kalau kita lihat dari konsep Statistical Quality Control, implementasi di PT. Air Mancur berada di luar batas kendali. Analisis menunjukkan sedikit penyimpangan (bahan baku, Mesin dan sumber daya manusia) dan harus dipelihara dengan perlakuan khusus. Terdiri dari perawatan teknis dan perawatan manajemen.


KAITAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN
DALAM PERSPEKTIF TEORITIS

Hanan Titis Hidayat
hanatis2807@gmail.com

Kualitas pelayanan merupakan sebuah dimensi untuk menilai suatu pelayanan tersebut berkualitas atau tidak. Oleh sebab itu, penilaiannya sangat subjektif dan relatif. Banyak kajian tentang kualitas pelayanan dimana variabel ini digunakan sebagai variabel bebas. Dihubungkannya kualitas pelayanan dengan kepuasan, loyalitas maupun kerangka konsep lainnya menyebabkan ramai diperbincangkan. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pelanggan. Metode penelitian yang digunakan studi kepustakaan dengan pendekatan penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya keterkaitan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pelanggan dinilai dari perspektif teoritis dan hasil penelitian empiris yang menguatkan.


ANALISA FAKTOR INTERNAL PERUSAHAAN UNTUK MENEMUKAN KEUNGGULAN BERSAING
(Studi Kasus Pada PT. Pupuk Kaltim Tbk)

Diana Mayasari
maydiana68@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk membantu perusahaan untuk menemukan keunggulan kompetitif yang dimilikinya dengan melakukan analisa terhadap lingkungan internalnya. Diharapkan dengan dilakukannya analisa tersebut maka dapat memberikan kontribusi bagi manajemen di PT. Pupuk Kaltim untuk merumuskan strategi yang tepat. Metode penelitian yang digunakan termasuk prosedur analisis pengumpulan data dan memahami hasilnya. Langkah-langkah yang dilakukan untuk penelitian ini adalah: Pengumpulan data. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Observasi dilakukan dengan melakukan studi mengenai proses aktivitas value chain diperusahaan. Dan wawancara dilakukan dengan mewawancarai para kepala biro dan departemen di PT. Pupuk Kaltim mengenai kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan. Data sekunder terdiri dari dokumentasi yang dimiliki oleh perusahaan, yang diperoleh dengan cara melakukan studi mengenai laporan tahunan, profil perusahaan dan laporan-laporan perusahaan Analisis Data. Terdapat dua metode analisis yang digunakan yaitu analisis Value Chain dan analisis ASSIST.
Hasil akhir dari penelitian ini adalah menemukan keunggulan bersaing yang dimiliki oleh PT. Pupuk Kaltim. Sehingga perusahaan dapat menentukastrategi yang tepat dalam bersaing.


PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI
TERHADAP KINERJA PEGAWAI PABRIK GULA

Ngadianto
ngadianto39@yahoo.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja pegawai Pabrik Gula PG. Lestari Kertosono. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Lingkungan kerja dan Motivasi secara bersama-sama dan parsial berpengaruh siginfikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Pabrik Gula PG. Lestari Kertosono.
Unit analisis dalam penelitian ini adalah para Pegawai Pabrik Gula PG. Lestari Kertosono sebanyak 42 pegawai. Sampel diambil berdasarkan sensus sampling. Sampel penelitian sebanyak 42 orang. Metode pengumpulan data dengan kuesioner dengan menggunakan skala likert sebagai alat ukurnya. Data dianalisis dengan menggunakan Regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 17.0.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa Lingkungan kerja dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja Pegawai pada Pabrik Gula Lestari di Kertosono. Pengaruh kedua variable tersebut pada kinerja pegawai sebesar 62.7%, oleh karena itu kinerja pegawai sebesar 37.3 % dipengaruhi oleh variabel lain.
Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa Secara parsial lingkungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja Pegawai pada Pabrik Gula Lestari di Kertosono. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Motivasi kerja memiliki pengaruh dominan terhadap kinerja pegawai pada Kantor pabrik gula Lestari di Kertosono.


STRATEGI UNTUK MENCIPTAKAN KEUNGGULAN KINERJA
DALAM JASA PELAYANAN MEDIK MELALUI KOMPETENSI SDM

Suvia Andriyani
suvia_yani@yahoo.com

Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan expose facto, karena bertujuan menggambarkan keadaan atas fenomena yang terjadi di lapangan. Menurut Suharsimi Arikunto (2010:3) penelitian deskriptif adalah suatu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan atau memaparkan sesuatu hal, misalnya keadaan, kondisi, situasi, peristiwa, kegiatan dan lain-lain. Suharsimi Arikunto (2010:14) mengemukakan bahwa penelitian eksploratif adalah penelitian yang berusaha menggali pengetahuan baru untuk mengetahui suatu permasalahan.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sebuah kasus yang terjadi di RSUD Dr.R.Sosodoro Djatikoesoemo. Teknik analisis yang akan digunakan untuk menganalisis data dengan menggunakan metode data non statistik (analisis data deskriptif kualitatif), yaitu menganalisis data dengan cara mempelajari penerapan teori yang ada dalam praktek dan untuk mempertajam hasil analisis dipergunakan teknik SWOT (strengths, weakness, opportunities, threats).Analisis ini digunakan untuk mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis yang dapat mendukung perumusan strategi Rumah Sakit dan untuk mengetahui posisi Rumah Sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *