Jurnal Online Mitra Manajemen Volume I, Nomor 2, November 2017

Share to

Artikel JMM Online dapat dilihat dan diunduh di website OJS Jurna Online Mitra Manajemen.

PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DALAM MELAKSANAKAN PROSES PEMBELAJARAN MELALUI PENERAPAN MODEL LESSON STUDY DI SD NEGERI KEPUH KIRIMAN II

Endang Supriyati
endang_sriyati77@gmail.com

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang bertujuan untuk mendiskripsikan Lesson Study guna dapat meningkatkan profesionalisme serta kemampuan guru dalam proses pembelajaran di SD Negeri Kepuhkiriman II. Rumusan masalah yang tersusun dalam penelitian ini adalah apakah melalui Lesson Study dapat meningkatkan profesionalisme serta kemampuan guru dalam proses pembelajaran di SD Negeri Kepuhkiriman II.
Hasilnya adalah pada siklus II memperoleh skor sebesar 84%, sementara pada Siklus I mendapat skor 61%. Hasil pelaksanaan pembelajaran dalam simulasi PBM kenaikannya cukup baik. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini terutama pembinaan terhadap guru harus dilakukan secara berkelanjutan. Hasilnya adalah pada siklus II memperoleh skor sebesar 87%, sementara pada Siklus I mendapat skor 63%.


UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SENI BUDAYA PADA POKOK BAHASAN MENGGAMBAR ILUSTRASI DENGAN METODE JIGSAW PADA SISWA KELAS VIII
SMPN 2 PELAIHARI

Kinanti Rahayu
kinanti_rahayu24@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan prestasi belajar seni budaya pada pokok bahasan menggambar ilustrasi dengan diterapkannya metode jigsaw pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Pelaihari, untuk mengetahui peningkatkan aktivitas belajar seni budaya pada pokok bahsan menggambar ilustrasi dengan diterapkannya metode jigsaw pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Pelaihari.
Penelitian ini berjenis penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Menurut Suharsimi Arikunto, dkk. (2012:3) mengartikan bahwa penelitian tindakan kelas merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Suharsimi Arikunto, dkk. (2012: 16) menjelaskan bahwa dalam penelitian ini terdiri dari empat tahapan yang dilalui, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan dan (4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Pelaihari. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi Kelas VIII yang berjumlah 26 orang siswa.
Berdasarkan hasil Penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa dengan menerapkan metode jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar seni budaya pada pokok bahasan menggambar ilustrasi. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya ketuntasan belajar siswa disetiap siklusnya, pada siklus I ketuntasan belajar siswa sebesar 69.23% dan nilai rata-rata sebesar 76.6, pada siklus II ketuntasan sebesar 100% dengan nilai rata-rata sebesar 89.26. Dengan menerapkan metode jigsaw berdampak positif pada aktivitas belajar siswa. hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata siswa yang mengalami peningkatan disetiap siklusnya. Pada siklus I nilai rata-rata aktivitas siswa sebesar 73.75, siklus II nilai rata-rata aktivitas siswa sebesar 90,75.


EFEKTIVITAS PELATIHAN KOMPETENSI DALAM PENINGKATAN KINERJA GURU DI
SMPN 1 BATANG GANGSAL

Siti Khadijah
siti_khadijah28@gmail.com

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk megetahui efektivitas pelatihan peningkatan kompetensi guru dan untuk mengetahui adanya pelatihan kompetensi guru dapat meningkatkan kinerja guru SMPN 1 Batang Gangsal. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif (qualitative research). Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang ada di SMPN 1 Batang Gangsal.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui efektivitas pelatihan kompetensi dalam meningkatkan kinerja guru SMP Negeri 1 Batang Gangsal sudah berjalan efektif. Setelah mengikuti pelatihan kompetensi guru melakukan penyegaran proses belajar mengajar, peningkatan pengetahuan dan ketrampilan serta kemampuan. Dengan begitu secara tidak langsung pelatihan kompetensi meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 1 Batang Gangsal.


IMPLIKASI KEBIJAKAN SERTIFIKASI TERHADAP PROFESIONALISME GURU
DI KECAMATAN RENGAT

Ajeng Sri Pertiwi
ajengsri_pertiwi@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan Sertifikasi Guru di Kecamatan Rengat dan untuk mendiskripsikan Peran Sertifikasi Guru dalam Menunjang Profesionalisme Guru di Kecamatan Rengat. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Agustus-Desember 2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi informan adalah Kepala Dinas Pendidikan Kecamatan Rengat, pengawas, wali murid dan guru di Kecamatan Rengat (Studi pada guru yang lulus sertifikasi tahun 2006 dan 2007 di Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu). Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif yang terdiri dari tiga alur kegiatan terjadi secara bersamaan setelah masa pengumpulan data yaitu: reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan verifikasi
Hasil penelitiannya adalah Pelaksanaan sertifikasi guru di Kecamatan Rengat sudah berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sertifikasi guru mempunyai peran yang sangat penting dalam upaya untuk menunjang profesionalisme guru. Artinya guru tidak boleh seenaknya dalam memberi materi pelajaran kepada siswanya. Seorang guru harus profesional dalam melaksnakan tugasnya. Profesionalisme guru sangat penting artinya dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru. Semakin profesional seorang guru maka akan semakin meningkat. Selain profesionalisme yang dituntut, maka sekarang sudah mulai harus meningkatkan kompetensinya. Kompetensi guru meliputi : kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesional.


PRESTASI KERJA GURU DITINJAU DARI DISIPLIN DAN MOTIVASI KERJA GURU
SD NEGERI TEBING SIRING 4

Muhammad Di Bagus
mdibagus62@gmail.com

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendiskripsikan prestasi kerja guru ditinjau dari disiplin dan motivasi kerja SD Negeri Tebing Siring 4. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang mengungkapkan secara deskriptif penerapan prestasi kerja yang ditinjau dari disiplin dan motivasi kerja. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Tebing Siring 4. Adapun waktu pelaksanaann penelitian ini pada bulan September 2015 semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Subyek penelitian ini adalah seluruh guru SD Negeri Tebing Siring 4 yang seluruhnya berjumlah 4 orang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prestasi kerja ditinjau dari disiplin dan motivasi guru SD Negeri Tebing Siring 4 dilaksanakan dengan baik. Hal ini ditunjukkan dari aspek disipling guru yang dinilai dalam hal ini adalah selalu hadir sesuai degnan jadwal kerja yang telah ditentukan dalam melaksanakn tugas sehari-hari, guru memiliki didikasi yang tinggi dalam melaksanakan pembelajaran, guru memiliki rasa tanggung jawab dalam melaksanakan kewajibanya. Sedangkan aspek motivasi yang dinilai dalam hal ini adalah guru selalu memiliki kemauan yang tinggi dalam menjalankan tugas, selalu memiliki semangat kerja yang tinggi dalam menjalankan tugas, guru selalu menjaga hubungan dengan kepala sekolah, dan guru selalu menjaga hugungan antar guru.


PENGARUH ORIENTASI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KINERJA GURU TERHADAP MUTU PENDIDIKAN PADA SD NEGERI TANJUNG 2

Anton Idris
anton_id@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Orientasi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru Terhadap Mutu Pendidikan pada SD Negeri Tanjung 2. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap Mutu Pendidikan pada SD Negeri Tanjung 2 dan variabel Kinerja Guru mempunyai pengaruh dominan terhadap Mutu Pendidikan pada SD Negeri Tanjung 2.
Unit analisis dalam penelitian ini adalah para guru. Sampel diambil berdasarkan sensus sampling yaitu pengambilan sampel dengan mengambil seluruh jumlah populasi, selanjutnya menjadi responden penelitian. Sampel penelitian sebanyak 12 guru. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Desember 2015.Metode pengumpulan data dengan kuesioner dengan menggunakan skala likert sebagai alat ukurnya. Data dianalisis dengan menggunakan Regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 17.0.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa secara simultan Orientasi kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja guru berpengaruh signifikan terhadap Mutu pendidikan. Konstribusi pengaruh Orientasi kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja guru terhadap mutu sekolah sebesar 47.0%, sedangkan sebesar 53.0% mutu sekolah dipengaruhi oleh variabel selain orientasi kepemimpinan Kepala Sekolah dan kinerja guru pada SD Negeri Tanjung 2.
Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa secara parsial orientasi kepemimpinan Kepala Sekolah dan kinerja guru berpengaruh signifikan positif terhadap Mutu pendidikan SD Negeri Tanjung 2. Hasil analisis dengan menggunakan Uji t maupun koefisien korelasi parsial diketahui bahwa kinerja guru mempunyai pengaruh dominan terhadap Mutu pendidikan SD Negeri Tanjung 2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *