Jurnal Online Mitra Manajemen Volume II, Nomor 6, November 2018

Artikel JMM Online dapat dilihat dan diunduh di website OJS Jurna Online Mitra Manajemen.

ANALISIS RASIO SOLVABILITAS TERHADAP LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK
MENILAI TINGKAT KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN
(Studi Kasus PT Unilever Tbk)

Ety Nurhayaty 1), Dini Setyorini 2), Rosmita 3)
Universitas Bina Sarana Informatika
Email : ety.eyy@bsi.ac.id

ABSTRAK
PT. Unilever Indonesia, Tbk, merupakan salah satu perusahaan multinasional yang mulaiberoperasi di Indonesia sejak 5 Desember 1933. Dan kini menjadi salah satu perseroan terdepan untuk kategori Fast Moving Consumer Goods (FMCG) di Indonesia. Perusahaan ini bergerak dalam bidang penyediaan consumer products yaitu Home and Personal Care serta Foods & Ice Cream di Indonesia. Rangkaian produk Unilever Indonesia mencangkup brand-brand ternama yang terkenal di dunia seperti Pepsodent, Lux, Lifebuoy, Dove, Sunsilk, Clear, Rexona, Vaseline, Rinso, Molto, Sunlight, Walls, Blue Band, Royco, Bango, dan lain-lain.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangan perusahaan menggunakan rasio solvabilitas. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan data kuantitatif meliputi studi pustaka, dan analisis dokumen perusahaan.
Hasil dari penelitian bahwa kemampuan PT Unilever Tbk menunjukkan kondisi yang kurang baik, hal ini ditunjukkan pada perhitungan debt to equity ratio, Debt to Assets Ratio dan Long Term Debt to Equity Ratio, dimana komposisi utang masih lebih besar dari pada asset.


PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA
(Studi Kasus Karang Taruna Sinar Muda Desa Ngabetan Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik)

Priyo Utomo 1), Imam Mursyid 2), Syamsul Arifin 3)
STIE Pemuda Surabaya
Email : priyoutomo.stiepemuda@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana proses pemberdayaan Karang Taruna Sinar Muda di Desa Ngabetan Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian yaitu tujuan pemberdayaan yang berdasarkan pada Permensos No 23 Tahun 2013 beberapa tahapannya yaitu persiapan pemberdayaan, pelaksanaan pemberdayaan, sampai pada pendayagunaan lanjutan.
Untuk meningkatkan sumber daya manusia Karang Taruna Sinar Muda di Desa Ngabetan dimulai dari sosialisasi program. Selanjutnya adanya pemberian motivasi kepada Anggota Karang Taruna tentang pentingnya pelatihan yang nantinya akan meningkatkan kemampuan mereka dalam berorganisasi. Selain itu dengan adanya pendayagunaan lanjutan dalam hal memberikan wewenang kepada anggota Karang Taruna Sinar Muda untuk melaksanakan kegiatan yang sudah direncanakan. Untuk meningkatkan kelembagaan Karang Taruna Sinar Muda Desa Ngabetan dimulai dengan tahapan perencanaan pemberdayaan dalam bentuk perekrutan. Selanjutnya kegiatan pemberdayaan dimulai dengan pembentukkan awal kepengurusan. Kemudian dalam tahapan pendayagunaan lanjutan, perangkat desa memberikan wewenang kepada ketua Karang Taruna Sinar Muda untuk melakukan pembentukan kepengurusan baru dengan berbagai pengembangan divisi yang ada.
Untuk mengembangkan aktivitas karang taruna memerlukan beberapa proses atau tahapan yang tidak mudah seperti halnya harus mensinergikan antara program kerja Desa dengan program kerja yang dilakukan oleh pihak Karang Taruna Sinar Muda. Peningkatkan sarana prasarana untuk kegiatan Karang Taruna Sinar Muda membutuhkan proses yang tidak mudah, mulai dari pengajuan yang nantinya akan dibawa ke Musyawarah Desa, sampai pada kesepakatan untuk menggunakan sarana prasarana yang ada untuk melakukan kegiatan yang sudah diprogramkan. Adanya upaya untuk meningkatkan jejaring antara Karang Taruna Sinar Muda dengan pihak diluar desa, akan tetapi belum maksimalnya jaringan atau mitra yang ada di desa.


ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA LANGSUNG PADA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Dewita Sabrina
Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Bandar Lampung
Email : dewitasabrina@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi dan efektivitas realisasi anggaran belanja langsung berdasarkan standar kriteria menurut Kepmendagri No. 690.900.327 tahun 1996, serta menentukan kriteria nilai varians realisasi anggaran belanja langsung di Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung tahun 2013-2017. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer yaitu untuk memperoleh data yang sebenarnya; laporan realisasi anggaran belanja langsung tahun 2013-2017, dan data sekunder sebagai data pendukung. Hasil analisis menunjukkan penyerapan anggaran belanja langsung dengan kriteria tidak efisien, karena nilai persentase berada diatas standar kriteria efisien. Tetapi untuk tingkat efektivitas di tahun 2013-2017 telah memenuhi kriteria efektif. Sedangkan hasil analisis varians (selisih) antara anggaran belanja langsung dengan realisasinya tahun 2013-2017 memenuhi kriteria “baik”. Sehingga secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung telah efektif namun tidak efisien dalam realisasi anggaran belanja langsung selama 5 (lima) tahun.


SISTEM INFORMASI INVENTORY BARANG KOPERASI KARYAWAN
PERHUTANI CEPU BERBASIS WEB

Oktavenia Larasati
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Email:oktavenia.ol@gmail.com

ABSTRAK
Koperasi Karyawan Perhutani Cepu adalah salah satu koperasi yang bergerak di bidang toserba (pembelian dan penjualan barang). Dalam bisnis tersebut pengelola menggunakan gudang sebagai tempat penyimpanan persediaan barang dagangan. Sistem persediaan barang (inventory) sangat penting guna membantu perusahaan dalam menjalankan proses bisnisnya. Sistem informasi mengenai persediaan barang di Koperasi Karyawan Perhutani Cepu masih menggunakan sistem manual, sehingga memungkinkan terjadinya kesalahan pada saat proses bisnis dan akan memakan waktu yang lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi inventory barang Koperasi Karyawan Perhutani Cepu berbasis web. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah SDLC (System Development Life Cycle) yaitu model waterfall, terdiri dari tahap analisis, desain, pengkodean, pengujian dan pemeliharaan. Hasil pengujian black box menunjukan hasil yang valid, sedangkan untuk pengujian kuisioner mendapatkan hasil yang memuaskan dengan persentase rata-rata sebesar 92,8%, yang menyatakan bahwa sistem ini dapat membantu Koperasi dalam proses pelaksanaannya.


PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO PADA PERBANKAN SYARIAH
(Studi Kasus Pada Bank Muamalat & Bank Syariah Mandiri Cabang Kota Ternate)

Rheza Pratama
Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Email: rhezakonoras@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti sejauh mana perkembangan dan kemajuan penerapan manajemen risiko pada perbankan Syariah di Kota Ternate. Populasi dari penelitian ini adalah dua Bank Syariah yang ada di Kota Ternate yaitu: Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat dan sampelnya adalah manajer dan staf tiap-tiap bank yang menangani manajemen risiko. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Dalam pengambilan data penelitian ini mengunakan metode wawancara dan menyebarkan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (a). Pemahaman risiko dan manajemen risiko pada Bank Muamalat maupun Bank Syariah Mandiri kantor Cabang Ternate semuanya masuk dalam kategori baik. (b). praktek manajemen risiko pada bank Muamalat maupun Bank Syariah Mandiri kantor Cabang Ternate mayoritas menilai bahwa praktek manajemen risiko sudah masuk dalam kategori baik. Namun sebanyak 21,4% di Bank Muamalat dan 13,3% di Bank Syariah Mandiri menilai cukup. (c). Bank Muamalat maupun Bank Syariah Mandiri kantor Cabang Ternate menilai identifikasi risiko masuk dalam kategori baik. Namun sebanyak 7,1% di Bank Muamalat 13,3% di Bank Syariah Mandiri menilai cukup. (d). Bank Muamalat maupun Syariah Mandiri kantor Cabang Ternate mengatakan penilaian dan analisis risiko masuk dalam kategori baik. Namun sebanyak 28,6% di Bank Muamalat dan 6,7% pada Bank Syariah Mandiri yang menilai cukup. (e). Bank Muamalat maupun Bank Syariah Mandiri kantor cabang Ternate semuanya mengatakan baik tentang pelaksanaan monitoring dan pemantauan risiko. (f). Informan Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat Cabang Ternate menilai bahwa praktek-praktek manajemen risiko yang berkaitan dengan risiko pembiyaan/kredit sudah dapat dikatakan baik karena praktek dilapangan sudah sesuai dengan yang diharapkan, yaitu terkait dengan prinsip-prinsip penerapan manajemen risiko kredit/pembiayaan.


PEMAHAMAN PENTINGNYA KEMASAN TERHADAP PELAKU USAHA
BERDASARKAN RENTANG VARIASI LAMA USAHA

Amarul 1) , Sukirno 2) , Andari 3)
Universitas Serang Raya
Email: amarulunsera@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman tentang kemasan pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah.
Analisis yang digunakan yaitu deskriptif dengan data kuantitatif. Dengan menggunakan kuesioner sabagai alat intrumennya dimana jumlah sampelnya adalah 101 para pelaku uaha dengan rentang waktu lama usaha yang berbeda.
Hasil penelitian menunjukan bahwa 91,09% para pelaku usaha yang telah melakukan kemasan pada produknya dan 8,91% yang belum memberikan kemasan pada produknya dan para pelaku usaha yang nilai presentase nya lebih tnggi yaitu pada lawa waktu usaha kurang dari 2 tahun yaitu 96,55% dan nilai presentase nya rendah yaitu pada lama waktu usaha lebih dari 10 tahun sebesar 75%.


ANALISIS KINERJA PERBANKAN SYARIAH DENGAN PENDEKATAN INDEKS MAQASHID
DAN DAMPAKNYA TERHADAP PROFITABILITAS

Vinus Maulina 1) , Novia Kustyaningsih 2)
Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kanjuruhan Malang
Email: vinusmaulina@unikama.ac.id 1) , noviakustyaningsih@gmail.com 2)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja perbankan syariah dengan menggunakan indeks maqashid dan melihat dampaknya terhadap profitabilitas perusahaan yang diukur dengan ROA. Objek penelitian yang digunakan yaitu perbankan syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif mengunakan metode SAW dan analisis regresi linier berganda. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dimana data yang digunakan berupa data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan syariah di Indonesia yang memiliki kinerja terbaik adalah Bank Muamalat Indonesia, peringkat 2, 3, 4 dan 5 diduduki oleh BCA Syariah, BRI Syariah dan Bank Panin Syariah. Sedangkan peringkat 6,7,8,9 diduduki oleh Bank Mandiri Syariah, BNI Syariah, Bank Mega Syariah dan Maybank Syariah. Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan bahwa education individual, establishing justice dan promoting welfare dapat berdampak pada peningkatan profitabilitas.


ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBAYARAN PBB OLEH MASYARAKAT DI DESA LABAN KECAMATAN MENGANTI – KABUPATEN GRESIK

Waloyo 1) , Rohmah Kurniawati 2) , Priyo Utomo 3)
STIE Yapan Surabaya 1) , 2) , STIE Pemuda Surabaya 3)
Email: waloyo@stieyapan.ac.id 1) , r_w4t1@yahoo.com 2) , priyoutomo.stiepemuda@gmail.com 3)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penyuluhan PBB (X1), Pelayanan Administrasi (X2) dan Tempat pendaftaran (X3) terhadap Pembayaran PBB (Y) di Desa Laban Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik secara simultan maupun parsial, serta mengetahui variabel yang paling dominan mempengaruhi pembayaran PBB. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan sampel sejumlah 120 orang. Keabsahan data menggunakan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan uji hipotesis adalah uji F dan uji t.
Hasil uji validitas menunjukkan semua item kuesioner valid dan uji reliabilitas menunjukkan bahwa item kuesioner reliabel. Sedangkan analisis regresi linier menunjukkan bahwa ada hubungan kausalitas antara variabel bebas dengan variabel terikat.
Uji hipotesis menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan variabel penyuluhan PBB (X1), Pelayanan Administrasi (X2) dan Tempat pendaftaran (X3) berpengaruh signifikan terhadap Pembayaran PBB (Y) dengan variabel tempat pembayaran PBB (X3) memiliki pengaruh paling dominan.


ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGOLAHAN IKAN ASAP
DI KECAMATAN WAWOTOBI KABUPATEN KONAWE

Endang Sumiratin 1), Sarty Syarbiah 2)
Universitas Lakidende
Email : eenendangs@gmail.com

ABSTRAK
Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe merupakan salah satu daerah para pelaku usaha pengolah ikan asap dalam menjalankan usahanya. Pelaku usaha pengolah ikan asap di Kecamatan Wawotobi adalah industri kecil atau industri Rumah Tangga dimana modal yang mereka peroleh adalah modal sendiri, dengan kondisi sosial ekonomi yang berbeda-beda, sehingga pendapatan yang diperoleh pedagang satu dengan pedagang lainnya berbeda-beda pula, baik dari segi usaha maupun dari segi produksi yang diperoleh.
Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara langsung (purposive). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah :Identitas responden meliputi : umur, pendidikan formal, pengalaman berusaha dan jumlah tanggungan keluarga. Pendapatan meliputi : besarnya penerimaan dan biaya usaha yang dikeluarkan.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa : 1. Penerimaan rata-rata usaha pengolahan ikan asap yang dilakukan di Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe rata-rata sebesar Rp. 20.336.646,- setiap produksi dalam 1 bulan, dan biaya rata-rata yang dikeluarkan dalam usaha pembuatan ikan asap sebesar Rp. 15.247.098,- serta pendapatan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp.5.089.548,-. 2. Usaha pengolahan ikan asap layak dikembangkan karena mempunyai R/C = 1,3 artinya setiap penggunaan biaya Rp. 1.000,- maka akan diperoleh penerimaan Rp. 333,- layak diusahakan/ menguntungkan.


ANALISIS PENGARUH PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR KARYAWAN TERHADAP STRES KERJA DAN KINERJA KARYAWAN PADA PT. PERUSAHAAN GAS NEGARA, Tbk SURABAYA

Rohmah Kurniawati 1) , Waloyo 2) , Priyo Utomo 3)
STIE Yapan Surabaya 1) , (2) , STIE Pemuda Surabaya 3)
Email : r_w4t1@yahoo.com 1) , Waloyo@stieyapan.ac.id 2) , priyoutomo.stiepemuda@gmail.com 3)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyelesaian konflik antar karyawan terhadap stres kerja dan kinerja karyawan pada PT. Perusahaan Gas Negara, Tbk Surabaya. Sampel yang digunakan adalah 105 karyawan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur dengan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan program AMOS 4.01.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian Goodness-Of Fit Index, menunjukkan data mempunyai kecocokan yang baik dengan model penelitian dengan hasil Chi Square = 154,229 dan koefisien determinan (R2) dalam model SEM ditunjukkan oleh nilai AGFI = 0,792 yang masih berada di bawah Cut Off Value, namun sudah dapat dikatakan bahwa model sudah Fit dalam uji model SEM.
Karyawan lebih menyukai penyelesaian konflik secara kompromi, hal ini menunjukkan bahwa penyelesaian konflik antar karyawan dengan cara ini memberikan kontribusi terbesar dalam menurunkan stres kerja, sedangkan penyelesaian konflik dengan cara bersaing memberikan kontribusi terbesar terhadap kinerja karyawan.


STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BALI BERKELANJUTAN
MENGHADAPI PASAR BEBAS ASEAN (AFTA)

I Gusti Agung Alit Suryawati
Universitas Udayana
Email : igaalitsuryawati@yahoo.co.id

ABSTRAK
Pasar bebas Asean sudah mulai tahun 2015 harus dijadikan tantangan sekaligus peluang untuk pengembangan pariwisata Bali yang berkelanjutan. Makalah ini mengkaji bagaimana strategi pengembangan pariwisata Bali berkelanjutan menghadapi pasar bebas Asean sejak 2015. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, studi dokumen dan wawancara mendalam dengan 10 informan yang berasal dari pengambil kebijakan, pengamat dan pelaku bisnis pariwisata di Bali. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menerapkan dua teori, yaitu teori hirarki kebutuhan dan teori stakeholder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata budaya telah menjadi sector andalan pembangunan daerah yang mampu mensejahterakan masyarakat Bali. Keberlangsung pariwisata Bali ditopang oleh strategi keberlanjutan politik, ekonomi, keberlanjutan ekologis dan sosial-budaya masyarakat Bali. Disamping meningkatkan mutu layanan wisata, profesionalitas tenaga kerja pariwisata Bali juga perlu ditingkatkan agar mampu berperan dalam persaingan pasar bebas Asean mulai sejak tahun 2015.


PROSEDUR SISTEM PENGGAJIAN KARYAWAN PT NUSA KONSTRUKSI ABADI

A. A. Gede Ajusta
Universitas Bina Sarana Informatika
Email : a.gede.age@bsi.ac.id

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi prosedur system penggajian karyawan, keberadaan karyawan yang memegang peran penting dalam menjalankan kegiatan perusahaan baik operasional maupun administratif. Penggajian sebagai wujud apresiasi perusahan dan karyawan dalam memenuhi hak dan kewajiban masimg masing. Balas jasa berupa bentuk gaji maupun upah merupakan bentuk penghargaan perusahaan yang diberikan kepada karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur system pembayaran gaji yang diterapkan pada PT Nusa Konstruksi Abadi (PT NKA) Jakarta. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif, yaitu suatu penelitian yang menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian dengan mengutamakan objektifitas yang terjadi pada masa sekarang. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa komponen gaji pada PT NKA antara lain yaitu gaji pokok, insentif untuk karyawan, uang lembur, tunjangan structural. Sistem Penggajian sudah menggunakan Aplikasi Payroll, sehingga dalam melakukan pelaporan penggajian, bagian SDM sudah mampu melakukan pelaporan secara terintegrasi dalam satu Aplikasi Payroll yaiu dari laporan gaji, laporan potongan pajak, Laporan Pajak, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *