Jurnal Online Mitra Manajemen Volume III, Nomor 2, Februari 2019

Artikel JMM Online dapat dilihat dan diunduh di website OJS Jurna Online Mitra Manajemen.

EVALUASI PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DI PERGURUAN TINGGI
(STUDI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI MBTI ANGKATAN 2015 UNIVERSITAS TELKOM)

Dhea Alyani 1) , Astri Ghina 2)
Universitas Telkom
Email : dhealyaaa@gmail.com 1) , aghina@telkomuniversity.ac.id 2)

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini untuk melihat tingkat kesenjangan harapan mahasiswa dengan persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan kurikulum kewirausahaan yang berdampak pada pengukuran kompetensi wirausaha mahasiswa MBTI 2015 yang sudah menyelesaikan proses pembelajaran kewirausahaan. Hasil dari penelitian akan menjadi umpan balik untuk prodi MBTI. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan melakukan penyebaran kuesioner terhadap 231 mahasiswa/responden. Kuesioner yang digunakan memiliki beberapa pernyataan dengan skala likert 7 titik. Teknik pada penelitian ini adalah teknik non-probability dengan convience sampling. Hasil penelitian ini menyatakan berdasarkan analisis deskriptif, kompetensi wirausaha mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran pendidikan kewirausahaan berada dalam kategori tinggi, yaitu sebesar 78%, ini menunjukan bahwa mahasiswa setuju memiliki kompetensi tersebut walapun terjadi kesenjangan pada kurikulum pendidikan kewirausahaan yaitu sebesar -0,370. Setiap dimensi rencana pembelajaran mata kuliah memiliki gap yang negatif karena nilai harapan berada diatas nilai persepsi pelanggan. Melalui hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa program studi MBTI harus membenahi kinerjanya agar meminimalisir kesenjangan antara harapan dan persepsi.


DAMPAK GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL DAN ORIENTASI PEMBELAJARAN TERHADAP KREATIVITAS MAHASISWA DENGAN VARIABEL PEMEDIASI CREATIVE SELF-EFFICACY

Anne Rumondang Malau 1) , Gloria Sianipar 2)
Universitas HKBP Nommensen
Email : passeanne@gmail.com 1) , sianipar.gloria28@gmail.com 2)

ABSTRAK
Penelitian ini menguji dan menganalisa dampak dari gaya kepemimpinan transformasional, transaksional dan orientasi pembelajaran pada kreativitas mahasiswa dengan menguji peran mediasi creative self efficacy. Penelitian dilakukan pada 110 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas HKBP Nommensen yang mana, dalam proses pembelajaran hasil akhir yang diharapkan adalah mahasiswa memiliki pola pikir yang kreatif yang nantinya dapat menghasilkan output yang inovatif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi survei menggunakan kuesioner. Informasi terkait variabel independen, yaitu kreativitas mahasiswa dikumpulkan melalui dosen yang mengajar di kelas responden tersebut (mahasiswa), hal ini dilakukan supaya tidak terjadi bias dalam melakukan penilaian yang objektif terhadap variabel yang diamati. Pengujian hipotesis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan LISREL. Model Pengukuran merupakan Confirmatory factor analysis untuk setiap variabel dan Model Struktural untuk melihat hubungan antar variabel yang diamati. Hasil analisis menunjukkan bahwa dosen yang memiliki gaya kepemimpinan transformasional dimediasi oleh creative self efficacy mahasiswa akan menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas mahasiswa.


PENGGUNAAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)
DALAM ANALISIS MINAT PERILAKU PENGGUNAAN E-MONEY
PADA MAHASISWA UNIVERSITAS TELKOM

Wahyuni Nur Syahril 1) , Brady Rikumahu 2)
Universitas Telkom
Email : wahyuninursyahril@gmail.com 1) , bradyrikumahu@gmail.com 2)

ABSTRAK
Meningkatnya mobilitas masyarakat mengakibatkan munculnya keinginan untuk melakukan kegiatan transaksi menjadi lebih mudah, efektif dan efisien namun tetap aman. Salah satu hasil dari perkembangan FinTech yang bisa dirasakan saat ini oleh masyarakat yaitu adanya perubahan bentuk uang, baik uang kertas maupun uang logam yang mulai digantikan oleh electronic money atau e-money. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat untuk menggunakan e-money di kalangan mahasiswa Universitas Telkom. Dalam penelitian ini teori penerimaan yang digunakan yaitu modifikasi dan pengembangan dari teori Technology Acceptance Model yang berfokus pada tiga faktor yaitu faktor persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, serta persepsi risiko. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik analisis data menggunakan teknik analisis deksriptif dan menggunakan analisis regresi linier berganda. Penelitian ini menggunakan 380 responden dengan hasil persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, dan persepsi risiko baik secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan e-money.


PENGGUNAAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)
DALAM ANALISIS NIAT PERILAKU PENGGUNAAN INTERNET BANKING PADA MAHASISWA UNIVERSITAS TELKOM

Rafi Irbah Kusumawati 1) , Brady Rikumahu 2)
Universitas Telkom
Email : rafiirbah@gmail.com 1) , bradyrikumahu@gmail.com 2)

ABSTRAK
Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara hidup masyarakat. Mereka menginginkan aktivitasnya untuk menjadi lebih cepat, mudah dan aman. Internet banking merupakan salah satu kemajuan teknologi informasi yang digunakan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi nasabah, dengan menghubungkan transaksi perbankan dan internet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor pada Technology Acceptance Model (TAM) yaitu perceived ease of use, perceived usefulness, attitude toward use, dan behavioral intention to use layanan internet banking.
Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan sampel 380 responden di Universitas Telkom. Metode analisis pada penelitian ini adalah Partial Least Square. Hasil dari penelitian ini adalah perceived ease of use berpengaruh positif terhadap perceived usefulness, perceived ease of use berpengaruh positif terhadap attitude toward use, perceived usefulness berpengaruh positif terhadap attitude toward use, perceived usefulness berpengaruh positif terhadap behavioral intention to use, serta attitude toward use berpengaruh positif terhadap behavioral intention to use penggunaan internet banking.


PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN KEPERCAYAAN GURU
TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA GURU SEKOLAH DASAR DI KOTA TOMOHON

Maxie A.J. Liando
Universitas Negeri Manado
Email : maxieliando@unima.ac.id

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas kerja guru sekolah dasar di Kota Tomohon. Tujuan penelitian untuk mengkaji dan mendeskripsikan hasil analisis dan interpretasi tentang komunikasi interpersonal dan kepercayaan guru terhadap produktivitas kerja guru sekolah dasar. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik sampling yang diambil secara random. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian dengan analisis korelasi dan regresi. Hasil analisis data membuktikan bahwa: Terdapat hubungan yang berarti antara komunikasi interpersonal dan kepercayaan guru dengan produktivitas kerja guru sekolah dasar di kota Tomohon. Arah hubungan positif, besar hubungan 0,578 atau sekitar 33,4% produktivitas kerja guru sekolah dasar ditentukan secara simultan oleh variabel komunikasi interpesersonal dan kepercayaan guru. Demikian signifikannya kontribusi tersebut tentu akan berdampak besar pada produktivitas kerja guru. Karena itu disarankan agar pimpinan sekolah dan intansi terkait melakukan perbaikan, baik menyangkut kominikasi interpersonal gurunya maupun menyangkut kepercayaan guru.


SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN
MOTIVASI KERJA GURU PADA SMP AT-TAUBAH KOTA BATAM

Afi Parnawi
STAI Ibnu Sina Batam
Email : affi354@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan supervisi yang meliputi program, pelaksanaan, evaluasi, faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi kepala SMP At-Taubah Kota Batam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, subjek penelitian kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru dan pengawas. Data dianalisis dengan cara mereduksi, display, mengambil kesimpulan dan verifikasi data.
Hasil penelitian menunjukkan: 1) Penyusunan program supervisi dilakukan pada setiap awal tahun ajaran melalui kegiatan rapat dengan melibatkan seluruh personel sekolah. Program yang disusun adalah membentuk struktur organisasi supervisi akademik, membentuk tim dan meng SK tugaskan supervisor, supervisi administratsi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, bimbingan konseling, evaluasi pelaksanaan supervisi dan melakukan tindak lanjut hasil supervisi. 2) Supervisi dilaksanakan berdasarkan jadwal yang telah ditentukan oleh tim pelaksana supervisi. Teknik supervisi yang digunakan adalah teknik individual dan kelompok meliputi kunjungan kelas, percakapan pribadi, rapat guru, diskusi sebagai proses kelompok, tukar menukar pengalaman, diskusi dan seminar. 3) Evaluasi supervisi dilaksanakan pada setiap akhir semester. Hasil evaluasi akan dipertahankan serta ditingkatkan apabila sudah mencapai tujuan, sedangkan kekurangan akan dianalisis dan mengadakan perbaikan-perbaikan dalam penyusunan program pada tahun berikutnya. 4) Faktor pendukung pelaksanaan supervisi adalah guru menanggapi secara positif tentang pelaksanaan supervisi, terjalinnya hubungan yang baik antara guru dengan guru dan kepala sekolah dengan guru dan timbulnya kesadaran guru untuk meningkatkan motivasi kerja. Sedangkan hambatan-hambatannya adalah adanya guru yang tidak hadir waktu pelaksanaan supervisi yang disebabkan karena sakit, izin dan mengikuti pelatihan, adanya guru yang gugup ketika dilakukan supervisi dan kesibukan kepala sekolah dan guru.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *