Jurnal Online Mitra Manajemen Volume III, Nomor 6, November 2018

Artikel JMM Online dapat dilihat dan diunduh di website OJS Jurna Online Mitra Manajemen.

ANTESEDEN INOVASI, ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) DAN KINERJA UKM GARAM RAKYAT DI KABUPATEN BULELENG

I Dewa Nyoman Arta Jiwa 1) , Gede Arnawa 2)
Universitas Panji Sakti
Email : idnarta0874@gmail.com 1) , arnawakotaku@gmail.com

ABSTRAK
UKM adalah kegiatan bisnis penting yang dapat membantu meningkatkan ekonomi suatu negara melalui PDB yang dihasilkan. Pertumbuhannya akan menjadi prioritas dan komitmen pemerintah dalam meningkatkan perekonomian. Meningkatkan kinerja UKM tidak lepas dari peran SDM dan kemampuan dalam orientasi kewirausahaan untuk dapat bersaing dalam persaingan. Sehingga pengembangan OCB dan kapabilitasnya dalam inovasi di UKM sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi OCB dan inovasi dalam UKM dan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kinerja UKM. Metode penelitian kuantitatif dengan mengumpulkan data lapangan melalui kuesioner penelitian dengan sampel 126 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis faktor dan regresi berganda. Hasil analisis faktor menunjukkan bahwa konstruk OCB pada UKM dibentuk menjadi 4 faktor: Sportsmanship, Conscientiousness, Civic Virtue dan Altruism. Anteseden dari inovasi adalah Knowledge Sharing, Absorptive Capacity dan Creativity. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan ketujuh variabel secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja UKM.


PENGARUH THE PUBLIC GOOD DAN KNOWLEDGE SELF-EFFICACY TERHADAP NIAT KONSUMEN MELAKUKAN ELECTRONIC WORD OF MOUTH (E-WOM)
(Studi pada Pengguna Kaskus di Indonesia)

Nurul Hafizah 1) , Maya Ariyanti 2)
Universitas Telkom
Email : nurulhfizah@yahoo.com 1) , letterbox.maya@gmail.com 2)

ABSTRAK
Kemajuan jaringan internet WWW mampu memberikan pilihan informasi mengenai suatu produk, memungkinkan adanya sebuah komunikasi word-of-mouth yang tidak hanya menjadi sebuah bentuk komunikasi person-to-person namun juga memberikan kesempatan untuk merambat secara mendunia melalui media online yang biasa dikenal dengan Electronic Word of Mouth (e-WOM). Komunikasi e-WOM dapat dilakukan melalui online opinion platforms atau discussion forums, salah satunya adalah Kaskus.
Dalam tulisan ini, penulis fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi niat konsumen melakukan e-WOM di Kaskus. Penulis mengidentifikasi motif utama dari niat eWOM konsumen yaitu Egoisme (reputasi dan timbal balik), Collectivism (rasa memiliki), Altruism (kenikmatan membantu), Prinsiplism (prinsip moral) dan Knowledge Self-Efficacy.
Penulis menguji model penelitian dengan sampel 100 pengguna/member Kaskus di Indonesia. Dalam penelitian ini analisis data menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS) dengan menggunakan software Smart PLS 3 for windows. Hasil dari penelitian ini menunjukkan 27.9% varians dengan kenikmatan membantu, rasa memiliki dan reputasi berhubungan positif dengan niat konsumen melakukan e-WOM.


PERAN MODAL SOSIAL SEBAGAI MEDIATOR LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN DI KOTA PADANG

Nabila Safira 1) , Andrieta Shintia Dewi 2)
Universitas Telkom
Email : nabilaasafira@gmail.com 1) , andrieta@telkomuniversity.ac.id 2)

ABSTRAK
Tingkat literasi keuangan di Kota Padang terbilang rendah, sedangkan angka inklusi keuangan di Kota Padang cukup tinggi, hal ini menandakan bahwa masyarakat yang menggunakan produk lembaga jasa keuangan sudah banyak, tetapi belum semuanya paham dengan produk yang mereka ambil, mereka belum memiliki cukup pengetahuan mengenai apa yang mereka gunakan. Oleh karena itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perlu melakukan perluasan edukasi dan sosialisasi guna meningkatkan angka literasi keuangan di Kota Padang. Dengan adanya modal sosial diharapkan akan menjadi mediator dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran modal sosial sebagai mediator hubungan antara literasi keuangan dan inklusi keuangan. Selain itu, penelitian ini juga meneliti efek tidak langsung dari literasi keuangan pada inklusi keuangan.
Populasi dari penelitian ini adalah seluruh penduduk Kota Padang yang berjumlah 5.382.077 jiwa pada tahun 2018. Pengambilan sampel dari penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 400 sampel. Penelitian ini mengadopsi dan menggunakan Sobel dan Kenny & Baron tes untuk menguji pengaruh mediasi modal sosial dalam hubungan antara literasi keuangan dan inklusi keuangan. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa terbukti modal sosial secara partial mampu memediasi hubungan antara literasi keuangan dan inklusi keuangan di Kota Padang.


ANALISIS KINERJA DAN KESEHATAN KEUANGAN PERUSAHAAN
PADA INDUSTRI FARMASI DENGAN METODE DU PONT SYSTEM
DAN MODEL ALTMAN Z-SCORE

Dyah Ajeng Mulatsih 1) , Irni Yunita 2)
Universitas Telkom
Email : dyahajengm@student.telkomuniversity.ac.id 1) , irniyunita@telkomuniversity.ac.id 2)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan kesehatan keuangan perusahaan pada industri farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2012-2016. Adapun metode yang digunakan adalah metode Du Pont System dan model Altman Z-Score. Data penelitian merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan oleh BEI.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : PT. Merck Tbk memiliki rata-rata ROI, NPM, TATO dan Z-Score tertinggi dibanding perusahaan lain. Sedangkan perusahaan lainnya yaitu PT. Darya Varia Laboratoria Tbk, PT. Pyridam Farma Tbk dan PT. Tempo Scan Pacific Tbk memiliki nilai rata-rata ROI, NPM dan TATO yang cukup baik. Ditinjau dari model Altman Z-Score keenam perusahaan yang diteliti memiliki rata-rata kategori sehat, walaupun PT. Indofarma (Persero) Tbk dan PT. Merck Sharp Dohme Pharma Tbk sempat berada pada kategori abu-abu pada tahun tertentu.


PENGARUH STORE ATMOSPHERE TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA SEJIWA COFFEE

Dian Pertiwi Wulandari 1) , Maya Ariyanti 2)
Universitas Telkom
Email : dipertland@student.telkomuniversity.ac.id 1), letterbox.maya@gmail.com 2)

ABSTRAK
Bisnis kuliner adalah salah satu peluang bisnis yang sedang menjadi trend dan diyakini memiliki prospek bagus ke depan. Dalam rangka memenuhi tuntutan masyarakat akan restaurant, café maupun coffee shop para pelaku usaha dituntut untuk membuat konsep tempat yang nyaman dan dapat membuat pengunjung betah berlama – lama. Hal ini didukung juga oleh banyaknya pengguna media sosial Instagram di kalangan millenials. Pengguna media sosial yang semakin banyak pun berpotensi untuk memperkenalkan suatu brand dengan sangat cepat dan hal ini berpengaruh terhadap minat beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh store atmosphere terhadap minat beli konsumen pada Sejiwa Coffe. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik non-probability accidental sampling. Menggunakan 400 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis jalur dengan menggunakan aplikasi SPSS 23.0. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan beberapa kesimpulan yang memberikan jawaban terhadap rumusan masalah yaitu tanggapan responden mengenai store atmosphere dan minat beli konsumen pada Sejiwa Coffe terkategori baik. Store atmosphere pada Sejiwa Coffee secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen sebesar 68,4% dan store atmosphere pada Sejiwa Coffee secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen.


ANALISIS PENGARUH FINANCIAL LITERACY DAN FINANCIAL ATTITUDE TERHADAP FINANCIAL BEHAVIOR PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KOTA BANDUNG

Audry Pusparani 1) , Astrie Krisnawati 2)
Universitas Telkom
Email : audrypsprani28@gmail.com 1) , astriekrisnawati@telkomuniversity.ac.id 2)

ABSTRAK
Dalam kehidupan modern saat ini, uang merupakan suatu benda yang sifatnya sangat vital. Pengelolaan terhadap sumber keuangan yang efektif sangat diperlukan individu untuk dapat mengambil keputusan keuangan yang tepat dan bijak. Saat ini perilaku konsumtif sudah mempengaruhi para remaja di Indonesia. Pasalnya, para produsen menjadikan remaja sebagai pasar potensial mereka. Sifat remaja yang selalu ingin eksis di lingkungannya juga tidak dapat dihindarkan sehingga mereka lebih memilih untuk membeli barang yang mereka inginkan, bukan yang mereka butuhkan.
Pada penelitian ini, kuesioner disebarkan kepada 400 orang responden yang terdaftar pada 9 Sekolah Menengah Pertama di Kota Bandung. Dilakukan analisis deskriptif untuk mengetahui kategori masing-masing variabel. Uji regresi linear berganda untuk menguji pengaruh, t-test dan f-test digunakan untuk menguji hipotesis.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa financial literacy berpengaruh signifikan terhadap financial behavior secara parsial, begitupun halnya dengan financial attitude. Secara simultan, financial literacy dan financial attitude juga berpengaruh terhadap financial behavior.


ANALISA EFEKTIVITAS IKLAN WEB SERIES DENGAN MENGGUNAKAN EPIC MODEL

Triani Narita 1), Ama Suyanto 2)
Universitas Telkom
Email : trianinarita@gmail.com 1) amasuyanto@telkomuniversity.ac.id 2)

ABSTRAK
Saat ini perkembangan dunia digital yang semakin pesat akan berpengaruh terhadap pemasaran yang juga terus berkembang, dari konsep pemasaran konvensional menuju konsep pemasaran modern yaitu melalui media digital, salah satunya dengan iklan bertemakan web series. Variabel yang ada pada penelitian ini meliputi empat dimensi dari EPIC Model yaitu Empathy, Persuation, Impact, dan Communication. Penelitian dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 400 responden iklan web series berjudul SORE – Istri dari Masa Depan, Mengakhiri Cinta dalam 3 Episode dan LINE – Nic and Mar. Skor rata-rata yang didapat dari responden atas pernyataan yang mengukur dimensi empathy sebesar 3,9. Untuk dimensi persuation hasil rata-rata yang didapat adalah 3,77. Dimensi impact menghasilkan 4,01. Dan untuk dimensi communication adalah 4,07. Sehingga hasil dari EPIC Rate atau rata-rata secara keseluruhan adalah 3,99 dari skala maksimum di setiap dimensi adalah 5. Berdasarkan hasil penelitian yang ada, menunjukkan bahwa iklan web series di youtube dinilai efektif.


SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN REKOMENDASI PENENTU BERAS MISKIN
MENGGUNAKAN METODE SAW DAN TOPSIS
(Studi Kasus: Desa Semagar Girimarto Wonogiri)

Heny Novita Sari 1), Azizah Fatmawati 2)
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Email : henyns02@gmail.com 1), af157@ums.ac.id 2)

ABSTRAK
Beras Miskin merupakan bantuan pemerintah kepada masyarakat miskin untuk mengurangi beban ekonomis. Tujuan pengembangan perangkat lunak untuk mempermudah pemilihan bantuan agar tepat sasaran. Metode penelitian meliputi studi pustaka, observasi, wawancara, perancangan sistem dan perancangan aplikasi. Mempermudah pekerjaan dan menghindari kesalahan dalam perhitungan digunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk melakukan perangkingan terhadap kriteria dan alternatif yang ditentukan. Alternatif terbaik merupakan masyarakat yang layak mendapatkan bantuan. Pengujian analisis sistem dengan metode SAW memperoleh nilai tertinggi 0,900 dan metode TOPSIS memperoleh nilai tertinggi 0,877 dengan nama yang sama SURIPNO, Pengujian black box menyatakan sistem dapat bekerja sesuai dengan fungsinya. Pengujian kuisioner tingkat kepuasan responden mencapai 86,67% sesuai harapan perancangan. Hasil penelitan berupa sebuah sistem pendukung keputusan rekomendasi penentu beras miskin menggunakan metode SAW dan TOPSIS dapat mempermudah staf untuk mendata masyarakat sesuai kriteria lebih cepat, efisien dan efektif sesuai yang diharapkan.


ANALISIS PERBEDAAN TINGKAT LITERASI KEUANGAN DAN PERILAKU KEUANGAN MAHASISWA DI UNIVERSITAS TELKOM

Siti Aliah 1) , Astrie Krisnawati 2)
Universitas Telkom
Email : sitialiahs@student.telkomuniversity.ac.id 1) , astriekrisnawati@telkomuniversity.ac.id 2)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi keuangan dan perilaku keuangan mahasiswa di Universitas Telkom serta perbedaannya antara mahasiswa yang berasal dari program studi berbasis ekonomi dan non ekonomi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa aktif di Universitas Telkom tahun 2018 yang berjumlah 28.740 mahasiswa. Sampel penelitian ini berjumlah 400 diambil dengan teknik probability sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Uji validitas dan reabilitas digunakan pada variabel literasi keuangan dan perilaku keuangan. Analisis data menggunakan Analisis Statistik Deskriptif dan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat literasi keuangan mahasiswa yang berasal dari program studi berbasis ekonomi dan non ekonomi, dengan rata-rata lebih tinggi mahasiswa berbasis ekonomi. Serta tidak adanya perbedaan tingkat perilaku keuangan mahasiswa yang berasal dari program studi berbasis ekonomi dan non ekonomi.


PENGARUH MOTIVASI DAN KOMPENSASI TERHADAP PRESTASI KERJA GURU
SMA ST. CAROLUS

Bonefasius Berdi
SMA St. Carolus Surabaya
Email : berdifonefasius79@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh motivasi dan kompensasi terhadap Prestasi Kerja. Jenis penelitian ini adalah Explanatory Research yaitu penelitian penjelasan artinya bahwa penelitian ini berusaha menjelaskan hubungan antar variabel dan menguji kebenaranya. Sampel dalam penelitian ini adalah guru di SMA ST Carolus. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang berikan kepada responden. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan SPSS.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja guru SMA ST. Carolus. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung untuk motivasi yang memiliki tingkat signifikansi kurang dari 0,05. Demikian pula kompensasi juga berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja guru. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung untuk kompensasi yang memiliki tingkat signifikansi kurang dari 0,05.
Motivasi dan kompensasi memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi kerja guru. Tingkat keberpengaruhan motivasi dan kompensasi terhadap prestasi kerja ditunjukkan oleh koefisien determinasi.


PENGARUH TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAPTINGKAT PENGUNGKAPAN RISIKO KEUANGAN

Budi Setyawan
Universitas Pamulang Tangerang Selatan
Email : dosen01453@unpam.ac.id

ABSTRAK
Transparansi merupakan suatu kebutuhan yang mutlak dalam dunia bisnis, pelanggaran atas transparansi menjadi skandal yang berdampak pada berkurangnya kepercayaan masyarakat pada entitas bisnis. Pengungkapan risiko merupakan bukti nyata dalam penerapan mekanisme corporate governance yang mendorong terwujudnya good corporate governance. Selain corporate governance, faktor yang mendorong pengungkapan risiko keuangan adalah faktor kepemilikan perusahaan, pada perusahaan yang dimiliki oleh kepemilikan institusional, diharapkan pengungkapan resiko menjadi prioritas. Penelitian ini menggunakan sampel 6 emiten manufaktur sub sektor logam dan sejenisnya yang terdaftar di BEI tahun 2012-2016 yang memenuhi kriteria peneliti. Pengolahan data menggunakan regresi berganda dengan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan, Dewan Komisaris Independen berpengaruh signifikan terhadap Pengungkapan Risiko, Komite Audit berpengaruh tidak signifikan terhadap Pengungkapan Risiko dan Kepemilikan Institusional berpengaruh tidak signifikan terhadap Pengungkapan Risiko. Secara bersama-sama, terdapat pengaruh signifikan variabel bebas Dewan Komisaris Independen, Komite Audit dan Kepemilikan Institusional terhadap variabel terikat Pengungkapan Risiko.


FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BRAND EXPERIENCE TEHADAP BRAND LOYALTY PADA IPHONE INDONESIA

Nurlatifah 1) , Indira Rachmawati 2)
Universitas Telkom
Email : nurlatifahmbti@gmail.com 1) , indirarachmawati@telkomuniversity.ac.id 2)

ABSTRAK
Alat komunikasi canggih atau yang terkenal dengan smartphone, saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian besar orang. Dengan banyaknya perusahaan smartphone yang ada di Indonesia menyebabkan konsumen lebih sadar akan merek yang ada dan mengenalinya sesuai dengan kebutuhan. Salah satu smartphone flagship yang dikenal konsumen adalah iPhone.
Penelitian ini menggunakan SEM-PLS untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan antara brand experience (sensory experience, intellectual experience, behavioral experience) terhadap brand loyalty (behavioral loyalty, attitudinal loyalty).
Hasil penelitian menyatakan bahwa seluruh dimensi brand experience berpengaruh positif signifikan terhadap brand love dan brand trust . Brand love dan brand trust berpengaruh positif signifikan terhadap seluruh dimensi brand loyalty. Brand love memediasi secara signifikan hubungan antara seluruh dimensi brand experience dengan seluruh dimensi brand loyalty kecuali dimensi brand experience (intellectual experience) dengan brand loyalty (attitudinal loyalty). Brand identification tidak memoderasi secara positif signifikan hubungan antara seluruh dimensi brand experience dengan brand love dan brand trust. Brand identification tidak memoderasi secara positif signifikan hubungan antara brand love dan seluruh dimensi brand loyalty. Brand identification memoderasi secara positif signifikan hubungan antara brand trust dan behavioral loyalty. Brand identification tidak memoderasi secara positif signifikan hubungan antara brand trust dan attitudinal loyalty.


ANALISIS PERSEPSI KUALITAS DAN NILAI DI BANK SYARI’AH DAN PENGARUHNYA
TERHADAP KEPUTUSAN MENABUNG
(Studi Kasus di Jawa Barat)

Ghina Atikah Zahra 1) , Ama Suyanto 2)
Universitas Telkom
Email : ghinatikah@student.telkomuniversity.ac.id 1) , amasuyanto@telkomuniversity.ac.id 2)
amasuyanto@gmail.com 3)

ABSTRAK
Industri perbankan merupakan salah satu industri pokok yang harus ada dan dibutuhkan oleh banyak lapisan masyarakat. Penelitian ini mengenai pengaruh persepsi masyarakat terhadap keputusan menabung pada perbankan syariah di Jawa Barat. Objek penelitian adalah masyarakat yang menabung pada Bank Syariah di Jawa Barat dan yang menjadi sampel adalah sebanyak 385 responden. Penelitian ini menggunakan model analisis SEM LISREL. Saat dilakukan pengujian hipotesis penelitian melalui model struktural, menghasilkan Persepsi Kualitas (X1) dan Persepsi Nilai (X2) memberi pengaruh sebesar 62,3% terhadap Keputusan menabung (Y). Berdasarkan koefisien jalur, variabel yang berpengaruh dominan dalam menjelaskan Keputusan Menabung (Y) secara berurutan adalah Persepsi nilai (X2) sebesar 0,515 (39,7%), kemudian Persepsi Kualitas (X1) sebesar 0,305 (22,5%). Maka hal ini menunjukkan bahwa persepsi kualitas berpengaruh signifikan terhadap keputusan menabung di Bank Syariah, dan persepsi nilai pun berpengaruh signifikan terhadap keputusan menabung di Bank Syariah.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *