Jurnal Online Mitra Pendidikan Volume I, Nomor 1, Maret 2017

Artikel JMP Online dapat dilihat dan diunduh di website OJS Jurna Online Mitra Pendidikan.

PENGARUH METODE BELAJAR JIGSAW TERHADAP KETERAMPILAN HUBUNGAN INTERPERSONAL DAN KERJASAMA KELOMPOK PADA SISWA

Oleh:
Agustina Maharani
SMA Negeri 1 Cerme
Email : agustinamaharani12@gmail.com

ABSTRAK
Metode pembelajaran kooperatif berdampak bukan saja pada ranah akademik, tapi juga pada keterampilan hubungan interpersonal dan kerjasama kelompok. Penelitian ini bertujuan menguji dampak salah satu metode pembelajaran kooperatif, yaitu metode jigsaw, terhadap keterampilan hubungan interpersonal dan kerjasama kelompok pada siswa Kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Cerme Gresik.
Metode penelitian yang dipilih adalah eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pre and posttest design. Sebanyak 40 siswa yang merupakan siwa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Cerme Gresik menjadi responden penelitian. Perangkat skor keterampilan hubungan interpersonal dan kerja sama kelompok yang diperoleh responden sebelum dan setelah pembelajaran dibandingkan, dan diuji perbedaannya dengan paired samples t test. Hasilnya menunjukkan, dengan membandingkan skor pretes dan postes variabel keterampilan hubungan interpersonal, diperoleh nilai t sebesar -1,748 dengan p = 0,043 (p<0,05). Ini berarti bahwa metode pembelajaran Jigsaw secara signifikan mampu meningkatkan keterampilan hubungan interpersonal siswa. Hasil analisis terhadap variabel kerjasama kelompok dengan membandingkan skor pretes dan postes, diperoleh nilai t sebesar -3,50 dengan p = 0,001 (p<0,01). Ini berati bahwa metode pembelajaran Jigsaw secara sangat signifikan mampu meningkatkan keterampilan kerjasama kelompok siswa.


PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATERI KARYA SENI RUPA TERAPAN NUSANTARA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA

Oleh :
Fariza Pahlevi
SMP Negeri 1 Bali
E-mail : farizapahlevi09@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Bali untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah dilakukan penerapan pendekatan metode pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran materi karya seni rupa terapan nusantara pada siswa kelas VIII A dan mengetahui peningkatan aktivitas siswa kelas VIII A pada saat pembelajaran materi karya seni rupa terapan nusantara dengan pendekatan metode pembelajaran kontekstual. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Bali . Penelitian ini dilaksanakan pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017 pada bulan November-Desember 2016. Subyek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Bali kelas VIII A. Siswa kelas tersebut berjumlah 30 orang terdiri dari 16 siswa putri dan 14 siswa putra. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan maksud untuk mengetahui perkembangan perubahannya dan dapat melakukan tahapan perbaikan dengan baik. Masing-masing siklus memiliki beberapa tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Sumber data penelitian ini diperoleh dari siswa, guru dan peneliti. enis data yang diperoleh adalah data kuantitatif dan data kualitatif yaitu hasil belajar tes tertulis, tes praktik dna hasil obeservasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penerapan pendekatan metode pembelajaran kontekstual pada materi karya seni rupa terapan nusantara dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Bali Tahun Pelajaran 2016/2017. Sebelum diterapkanya metode pembelajaran kontekstual prosentase ketuntasan belajar siswa hanya 16,7%, pada siklus I prosentase ketuntasan belajar siswa mencapai 90% dan pada siklus II prosentase ketuntasan belajar siswa telah mencapai 100%. Penerapan pendekatan metode pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Bali . Pada siklus I aktivitas belajar siswa dalam kategori baik dan pada siklus II aktivitas belajar siswa dalam kategori sangat baik.


UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA
DENGAN MENGGUNAKAN METODE TOUTOR SEBAYA

Oleh
Nur Halimah
SMP Negeri 3
E-mail : nurhalimah12371@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilaksankan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3. Jenis penelitian ini adalah penlitian tindakan kelas, penelitian ini dilaksanakan selama II siklus. Dari hasil penelitian didapati hasil yaitu keterlibatan peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran tinggi, karena telah mencapai kriteria yang ditetapkan, yakni 100% Peserta didik terlibat aktif, frekuensi Peserta didik yang bertanya tinggi, karena melampaui kriteria yang ditetapkan, yakni 76%, sedangkan kriteria 75%, peserta didik yang mampu mengajukan pendapat sedang yaitu 72%, meskipun belum memenuhi kriteria 75%, tetapi dari segi kuantitas mengalami peningkatan, Peserta didik yang mampu menjawab pertanyaan tinggi, karena melampaui kriteria yang ditetapkan yakni 83%, sedangkan kriteria 80% dan Kinerja kelompok tinggi, karena sangat kompak dan dapat menyelesaikan tugas tepat waktu 100% sudah sesuai dengan criteria 100%.


MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA POKOK BAHASAN PANTUN
DENGAN METODE JIGSAW

Oleh :
Ning Ulfiyah
SDN Mriyunan Sidayu Gresik
E-mail : ningulfyah@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia SDN Mriyunan Sidayu Gresik, untuk mengetahui pelaksanaan metode jigsaw pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada SDN Mriyunan Sidayu Gresik dan untuk mengetahui dampak penggunaan strategi pembelajaran dengan Metode Jigsaw terhadap prestasi belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia pada pokok bahasan pantun di SDN Mriyunan Sidayu Gresik.
Unit analisis dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V SDN Mriyunan Sidayu Gresik tahun pelajaran 2015-2016 dengan jumlah siswa kelas IV sebanyak 11 orang dan kelas V sebanyak 14 orang, jadi total sampel berjumlah 25 orang. Jenis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan fungsi utama sebagai alat untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan pendidikan.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik Observasi, Wawancara dan Dokumentasi.
Hasil penelitian ini sebagai berikut strategi pembelajaran dengan Metode Jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar Siswa kelas IV dan kelas V SDN Mriyunan Sidayu Gresik. Peningkatan prestasi belajar siswa ini menunjukkan bahwa motivasi belajar dipengaruhi oleh strategi belajar yang diberikan guru. Motivasi belajar yang tinggi cenderung akan mempengaruhi prestasi belajar yang tinggi pula. Bukti peningkatan prestasi belajar siswa dari kegiatan pembelajaran dapat dijabarkan pada hasil kegiatan siklus 4 berdasarkan pada observasi yang dilakukan pada siklus sebelumnya dan pada siklus 4 didapatkan temuan sebagai berikut: Siswa sudah memahami dan siap dalam mempelajari materi yang disampaikan oleh guru, sebagian besar siswa sudah berani menyampaikan pendapat pada saat diskusi kelas berlangsung, kegiatan berjalan dengan baik, suasana kelas lebih hidup, sehingga dalam proses pembelajaran terkesan menyenangkan. Dan Metode Jigsaw adalah salah satu komponen Contekstual Teaching and Learnig (CTL) Strategi ini dapat dilakukan pada semua mata pelajaran.


IMPLEMENTASI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES, KONVENSIONAL DAN MINAT BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR

Oleh :
Noviana Desiningrum
SMP Negeri Jember
Email : noviana@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada dan tidaknya, (1) perbedaan hasil belajar Biologi antara kelompok siswa yang diberi perlakuan dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses pada kelompok siswa yang berminat tinggi dan berminat rendah, (2) perbedaan hasil belajar Biologi antara kelompok siswa yang diberi perlakuan dengan pendekatan konvensional pada kelompok siswa yang berminat tinggi dan berminat rendah, (3) interaksi antara metode pendekatan keterampilan proses dan minat belajar terhadap hasil belajar Biologi.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan teknik purposive random sampling. Hasil belajar berdasarkan nilai rata-rata, (1) siswa yang diajar dengan pendekatan konvensional mempunyai nilai rata-rata sebesar 58,88 pada siswa yang mempunyai minat belajar rendah dan 82,20 pada siswa yang mempunyai minat belajar tinggi, (2) siswa yang diajar dengan pendekatan keterampilan proses mempunyai nilai rata-rata sebesar 76,20 pada siswa yang mempunyai minat belajar rendah dan 83,75 pada siswa yang mempunyai minat belajar tinggi.


MENINGKATKAN PEMBELAJARAN ROLL DEPAN DENGAN
ALAT BANTU BOLA LONCENG

Oleh :
Marsuki
SD Negeri Bondowoso
E-mail : m.marsuki@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan pembelajaran roll depan dengan alat bantu bola lonceng pada siswa kelas V SD Negeri Wonosuko 1 Tamanan Bondowoso. Metode penelitian yang digunakan adalah class action research ( penelitian tindakan kelas ).
Hasil penelitian yang diperoleh pada siswa kelas V SD Negeri Wonosuko 1 Tamanan Bondowoso yang berjumlah 19 siswa adalah, (1) Pada pembelajaran pra siklus aktivitas siswa selama mengikuti proses pembelajaran senam lantai roll depan adalah siswa tuntas sebanyak 11 siswa dengan prosentase 57.89%, dan siswa belum tuntas sebanyak 8 siswa dengan prosentase 42.11%. (2) Pada pembelajaran dengan menggunakan alat bantu bola lonceng pada siklus I menjadi siswa tuntas sebanyak 14 dengan prosentase 73.68%, siswa yang belum tuntas sebanyak 5 dengan prosentase 26.32%. (3) Hasil penelitian pada siklus 2 siswa tuntas menjadi 17 dengan prosentase 100% dan hanya 2 siswa atau 10.53% yang belum tuntas.
Dari data yang ada maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat bantu bola lonceng dalam pembelajaran senam lantai roll depan dapat meningkatkan hasil belajar yang signifikan bagi siswa kelas V SD Negeri Wonosuko 1 Tamanan Bondowoso, Siswa terlihat tertarik, aktif, antusias, memperhatikan dan dapat mengikuti proses pembelajaran roll depan.


MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN
MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA

Oleh :
Ambar Wati
SDN Kabupaten Ngawi
Email : ambar_wati68@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan aktivitas pembelajaran oleh guru dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara dengan menggunakan media permainan ular tangga. Mendeskripsikan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran menggunakan media permainan ular tangga. Mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam kemampuan berbicara setelah digunakan media permainan ular tangga
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Ditinjau dari segi jenisnya, penelitian ini adalah studi kasus yang secara ilmiah menjelaskan kasus, dan berguna untuk menyempurnakan teori dan merekomendasikan aspek-aspek tertentu untuk penelitian berikutnya serta merupakan refleksi pengalaman manusia.
Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas 4 SDN Sambirejo I Kabupaten Ngawi. Teknik pengumpulan data dengan Observasi, wawancara dan tes.
Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) Aktivitas Guru; Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama proses pembelajaran guru telah melaksanakan semua pembelajaran dengan baik, terbukti pada sebelum dan sesudah terjadi kenaikan dari nilai total 92 menjadi 98 atau rata-rata 3,83 menjadi 4,08. (2) Aktivitas Siswa; aktivitas siswa dalam pembelajaran kemampuan berbicara dengan media permainan ular tangga ini telah mencapai hasil yang maksimal. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 21 pada sebelum menggunakan media permainan ular tangga meningkat menjadi total 27 sesudah menggunakan media permainan ular tangga, atau dari rata-rata 3,0 menjadi 3,9. (3) Hasil Belajar Siswa; hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari total nilai 142 sebelum menggunakan media permainan ular tangga menjadi 176 sesudah menggunakan media permainan ular tangga. Atau dari rata-rata 5.92 menjadi rata-rata 8,0. Adanya peningkatan aktivitas siswa dan guru mampu memberikan motivasi dan percaya diri siswa sehingga kemampuan berbicara siswa meningkat.


PENINGKATAN HASIL BELAJAR PERILAKU TERPUJI

Oleh :
Amir Hamzah
SMP Negeri 1 Benjeng Gresik
Email : amirhamzah54@yahoo.com

ABSTRAK
Berbedanya kemampuan peserta didik dalam sebuah kelas berdampak pada keberhasilan sebuah pembelajaran. Seorang guru dituntut untuk dapat mengorganisasi hal tersebut menjadi sebuah irama yang hasilnya dapat membantu keberhasilan pembelajaran. Permasalahan yang terjadi adalah tidak maksimalnya hasil belajar perilaku kerja keras, tekun, ulet dan teliti baik secara klasikal maupun secara individul. Disamping itu rendahnya kemauan untuk mengikuti pembelajaran serta motivasi untuk menggali lebih dalam materi yang dipelajari, kesiapan guru untuk melakukan pembalajaran serta belum menggunakan sarana dan prasarana yang sudah ada secara efektif. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tindakan kelas dalam rangka peningkatan hasil belajar perilaku kerja keras, tekun, ulet dan teliti siswa kelasVII-H SMP Negeri 1 Benjeng Gresik melalui teknik jigsaw.
Penilaian untuk mencapai tujuan pembelajaran yang bersifat kemampuan kognitif dengan memberikan tes tertulis dan untuk mengukur kemampuan afektif siswa diminta mengidentifikasi tokoh-tokoh yang mempunyai karakter kerja keras, tekun, ulet dan teliti dan psikomotorik siswa diminta menampilkan sikap kerja keras, tekun, ulet dan teliti. Adapun siswa kelasVII –H berjumlah 27 siswa yang terdiri dari 14 orang laki-laki dan 12 orang perempuan.
Setelah penulis melakukan penelitian di kelasVII-H SMP Negeri 1 Benjeng Gresik maka dapat disimpulkan; Pertama, peningkatan hasil belajar perilaku terpuji; kerja keras, tekun ulet dan teliti bagi siswa kelas VII-H SMP Negeri 1 Benjeng Gresik dengan menggunakan teknik jigsaw dapat tercapai dengan hasil yang baik. Kedua, melalui teknik jigsaw hasil belajar siswa mengalami peningkatan terbukti dengan tercapainya ketuntasan klasikal yang semula 55,88% sebelum tindakan, meningkat setelah dilakukannya siklus 1 dengan ketuntasan klasikal 79,41% kemudian pada siklus 2 meningkat lagi dengan ketuntasan klasikal 100%. Ketiga, kematangan rencana proses belajar mengajar yang dipersiapkan guru sangat berpengaruh terhadap proses belajar itu sendiri. Keempat, perhatian dan bimbingan yang dilakukan setiap tahap pembelajaran sangat membantu siswa dalam mendapatkan solusi atas permasalahan yang sedang didiskusikan oleh siswa.


IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN PAMERAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA

Oleh :
Yulia Purnama
E-mail : yuliapurnama65@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan Penelitian ini adalah: 1) Meningkatkan aktivitas pada sifat bahan dan sistem pencernaan melalui model Group Investigation dan Pameran siswa kelas VIIID SMP Negeri 6 Semarang. 2) Meningkatkan hasil belajar pada sifat bahan dan sistem pencernaan melalui model Group Investigation dan Pameran siswa kelas VIIID SMP Negeri 6 Semarang.
Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIIID SMP Negeri 6 Semarang yang berjumlah 27 siswa, terdiri dari 14 laki-laki dan 13 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 Juli sampai tanggal 6 Oktober tahun 2016. Tindakan ini dilakukan dalam 2 siklus dengan materi sifat bahan dan sistem pencernaan. Data hasil penelitian berupa prosentasi aktivitas siswa menanya/menjawab, hasil uji kompetensi siswa dan hasil angket siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa dalam menanya/menjawab pertanyaan hingga 95%, yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa sebesar 77% siswa yang tuntas secara klasikal. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui model Group Investigation dan Pameran dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIIID SMP Negeri 6 Semarang.


UPAYA MENINGKATKAN SOPAN SANTUN BERBICARA DENGAN
TEMAN SEBAYA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK

Oleh :
Lilliek Suryani
SMPN 3 Karangjati
E-mail : lilieksuryani@yahoo.com

ABSTRAK
Jenis penelitian yang diambil adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroam Action Rcsearch), Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan ragam yang dilaksanakan oleh guru untuk memcahkan memperbaiki mutu dan hasil pembelajaran, yang berupa tindakan yang sengajar dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas sccara bersama. Tujuan utama PTK adatah untuk memecahkan permasalahan nyata yang terjadi di dalam kelas. Kegiatan penelitian ini tidak saja bertujuan untuk memecahkan masalah, tetapi sekaligus mencari jawaban ilmiah mengapa hal tersebut dapat dipecahkan dengan tindakan yang dilakukan. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di SMPN 3 Semester 1 Karangjati Tahun Ajaran 2015/2016. Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VIIIB dan VIIIC adapun siswa yang mempunyai sopan santun berbicara sangat renda sebanyak 8 siswa
hasil penelitian menunjukkan bahwa, melalui bimbingna kelompok dapat meningkatkan sopan santun berbicara dengan teman sebaya. Peningkatan tersebut diketahui dari peningkatan indikator di setiap siklusnya, pada siklus III semua siswa sudah dalam kriteria baik. Jadi ini menunjukkan sopan santun berbicara dengan teman sebaya suda baik.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *