Jurnal Online Mitra Pendidikan Volume I, Nomor 7, September 2017

Artikel JMP Online dapat dilihat dan diunduh di website OJS Jurna Online Mitra Pendidikan.

PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK
DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU
DI MI DARUL ULUM GRESIK

Oleh
Fakhrul Sodikin
Email : sodikin_fakhrul@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian yang akan diterapkan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) adalah jenis penelitian yang dilakukan oleh pengawas madrasah/sekolah. Seperti yang dikemukakan Mulyasa bahwa Penelitian Tindakan Sekolah merupakan upaya peningkatan kinerja sistem pendidikan dan meningkatkan menejemen madrasah/sekolah agar menjadi produktif, efektif dan efisien. Adapun tujuan dari penelitian tindakan sekolah ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan supervisi akademik dalam meningkatkan kemampuan guru menggunakan media pembelajaran dan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran di MI Darul Ulum Gresik.
Subyek penelitan adalah guru kelas IV dan V di MI Darul Ulum Gresik. Subyek penelitian adalah sebanyak 3 orang. Secara keseluruhan pada umumnya guru-guru memiliki kemampuan yang sedang. Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini dilakukan oleh peneliti selama 3 (tiga) bulan yaitu dari bulan September sampai dengan bulan November 2016 dengan 2 siklus kegiatan.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, melalui penggunaan media pembelajaran dapat meningkatkan kreatifitas pembelajaran di kelas dan dapat dilakukan dengan cara peserta didik dibawa langsung ke objek (materi pembelajaran) sehingga proses pembelajaran berhasil melalui supervisi akademik terbukti dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pemecahan masalah. Pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran cukup menarik minat siswa dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil skor rata-rata dari hasil observasi di kelas yaitu : siklus 1 : 40 sampai dengan 60 dan siklus 2 : 60 sampai dengan 80. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran dapat mengaktifkan pembelajaran di kelas.


PENGARUH KEMAMPUAN, MOTIVASI DAN SEMANGAT KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMP NEGERI DI BALONGPANGGANG

Oleh
Bambang Sumantri
SMP Negeri Balongpanggang
Email : sumantri@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh secara simultan Kemampuan, Motivasi, dan Semangat kerja berpengaruh terhadap Kinerja, mengetahui pengaruh secara parsial Kemampuan, Motivasi, dan Semangat kerja berpengaruh terhadap Kinerja Guru, mengetahui diantara Kemampuan, Motivasi, dan Semangat kerja berpengaruh terhadap Kinerja Guru SMP Negeri di Balongpanggang Gresik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research atau penelitian penjelasan. Penelitian ini dilakukan pada SMP Negeri di Balongpanggang, jumlah responden yang diteliti sebanyak 100 responden yang berasal dari guru SMP Negeri di Balongpanggang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kemampuan, motivasi dan semangat kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja guru di SMP Negeri di Balongpanggang. Hal ini ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 17.664 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Secara parsial kemampuan dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja guru. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung yang mempunyai signifikansi kurang dari 0,05, sedangkan semangat kerja tidak berpengaruh signifikan karena mempunyai signifikansi lebih dari 0,05. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan Uji t maupun koefisien korelasi parsial diketahui bahwa motivasi mempunyai pengaruh dominan terhadap Kinerja guru. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 3.894 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Adapun konstribusi Kemampuan, motivasi dan semangat kerja guru terhadap Kinerja sebesar 35.6%.


MENINGKATKAN KOMPETENSI KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN

Oleh
Amelia Rosi
Email : amelia95@gmail.com

ABSTRAK
IPS atau Social Studies mempunyai tugas mulia dan menjadi fondasi penting bagi pengembangan intelektual, emosional, kultural, dan sosial peserta didik, yaitu mampu menumbuhkembangkan cara berfikir, bersikap, dan berperilaku yang bertanggungjawab selaku individual, warga masyarakat, warga negara, dan warga dunia. Selain itu IPS pun bertugas mengembangkan potensi peserta didik agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di masyarakat, memiliki sikap mental positif untuk perbaikan segala ketimpangan, dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang di masyarakat. Tujuan tersebut dapat dicapai manakala program-program pelajaran IPS di sekolah diorganisasikan secara baik.


PENGARUH METODE BELAJAR JIGSAW TERHADAP KETERAMPILAN HUBUNGAN INTERPERSONAL DAN KERJASAMA KELOMPOK PADA SISWA SMA NEGERI CERME GRESIK

Oleh
Agustina Maharani
SMA Negeri Cerme
E-mail : agustin.maharani@gmail.com

ABSTRAK
Metode pembelajaran kooperatif berdampak bukan saja pada ranah akademik, tapi juga pada keterampilan hubungan interpersonal dan kerjasama kelompok. Penelitian ini bertujuan menguji dampak salah satu metode pembelajaran kooperatif, yaitu metode jigsaw, terhadap keterampilan hubungan interpersonal dan kerjasama kelompok pada siswa Kelas XII IPS 1 SMA Negeri Cerme Gresik.
Metode penelitian yang dipilih adalah eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pre and posttest design. Sebanyak 40 siswa yang merupakan siwa kelas XI IPS 1 SMA Negeri Cerme Gresik menjadi responden penelitian. Perangkat skor keterampilan hubungan interpersonal dan kerja sama kelompok yang diperoleh responden sebelum dan setelah pembelajaran dibandingkan, dan diuji perbedaannya dengan paired samples t test. Hasilnya menunjukkan, dengan membandingkan skor pretes dan postes variabel keterampilan hubungan interpersonal, diperoleh nilai t sebesar -1,748 dengan p = 0,043 (p<0,05). Ini berarti bahwa metode pembelajaran Jigsaw secara signifikan mampu meningkatkan keterampilan hubungan interpersonal siswa. Hasil analisis terhadap variabel kerjasama kelompok dengan membandingkan skor pretes dan postes, diperoleh nilai t sebesar -3,50 dengan p = 0,001 (p<0,01). Ini berati bahwa metode pembelajaran Jigsaw secara sangat signifikan mampu meningkatkan keterampilan kerjasama kelompok siswa.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *