Jurnal Online Mitra Pendidikan Volume II, Nomor 10, Oktober 2018

Artikel JMP Online dapat dilihat dan diunduh di website OJS Jurna Online Mitra Pendidikan.

PENERAPAN BAHAN AJAR MUSIK BERBASIS PENDEKATAN PROSES PADA MATERI TEORI MUSIK DASAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA

Dedy Setyawan 1) , Sena Radya Iswara Samino 2) , Kanzul Fikri 3)
STKIP Citra Bakti Ngada Nusa Tenggara Timur
Email : dedysetyawan1623@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep siswa dalam penerapan bahan ajar musik berbasis pendekatan proses pada materi teori musik dasar. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experiment semu tanpa kelas control. Penelitian ini dilakukan di SMPN 2 Bajawa, Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP yang berjumlah 20 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2018.
Pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tes tulis, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bahan ajar musik berbasis pendekatan proses dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep ditinjau dari hasil belajar kelas VII SMP. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji coba pre-test, nilai rata-rata yang diperoleh 65.75 dengan ketuntasan belajar 30%. Sedangkan, hasil uji coba post-test nilai rata-rata yang diperoleh 83 dengan ketuntasan belajar 85%. Data yang diperoleh menunjukkan terdapat peningkatan ketuntasan belajar yang mencapai presentase 55%. Hal tersebut diperkuat dengan analisis pengujian hipotesis dengan teknik uji signifikansi dengan perolehan nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 lebih besar daripada 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 (28.1>1,729).


PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN MELALUI WORKSHOP KKG MINI DI SDN SEPANDE KECAMATAN CANDI KABUPATEN SIDOARJO

Anis Mufidah
Kepala SDN Sepande Sidoarjo
Email : anismufidah1963@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kompetensi pedagogik guru SDN Sepande dalam menyusun perangkat pembelajaran. Penyebabnya perangkat pembelajaran masih kurang lengkap, sebagian guru dalam menyusun perangkat pembelajaran hanya meng-copy paste dari teman maupun internet. Alternatif pemecahan masalah melalui workshop KKG Mini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kompetensi pedagogik guru SDN Sepande Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo dalam menyusun perangkat pembelajaran melalui workshop KKG Mini. Penelitian ini menggunakan pendekatan PTS. Subyek penelitian adalah guru SDN Sepande berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi foto. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2015.
Hasil penelitian dianalisis dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi pedagogik guru mengalami peningkatan setelah melaksanakan workshop KKG Mini penyusunan perangkat pembelajaran. Pada siklus I sebesar 68 (20%), pada siklus II sebesar 74 (70%), pada siklus II sebesar 91 (90%). Hal ini terbukti bahwa workshop KKG Mini dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru SDN Sepande dalam menyusun perangkat pembelajaran.


ANALISIS PENGARUH PERHATIAN ORANGTUA DAN MOTIVASI BELAJAR
TERHADAP PRESTASI BELAJAR

Suwarsito 1) , Sufi Alawiyah 2) , Syukri Ghozali 3)
Universitas Bina Sarana Informatika
Email : suwarsito.swr@bsi.ac.id 1) , sufi.sfy@bsi.ac.id 2) ,
syukri.sgl@bsi.ac.id 3)

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perhatian orang tua terhadap prestasi belajar bahasa Inggris dan pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar bahasa Inggris. Selanjutnya untuk mengetahui pengaruh perhatian orang tua dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar bahasa Inggris. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Tsanawiah Negeri di Jakarta Timur pada semester II, tepatnya pada bulan Maret-Juli 2017. Hasil penelitian menunjukkan: 1.) Terdapat pengaruh yang signifikan perhatian orang tua dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar bahasa Inggris siswa di MTsN 18 Jakarta Timur, dibuktikan dengan nilai Sig = 0,000 < 0,05. 2.) Terdapat pengaruh yang signifikan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar bahasa Inggris, dibuktikan dengan nilai Sig = 0,001 < 0,05 dan t hitung = 3,380. 3.) Terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar bahasa Inggris, dibuktikan dengan nilai Sig = 0,004 < 0,05 dan t hitung = 3,064. Perhatian orang tua dan motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar.


UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA
PADA MATA PELAJARAN PAI DI KELAS VII SMP ISLAM AL QUDWAH
DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI

Khaerun Nisa 1) , Retno Triwoelandari 2) , Ahmad Mulyadi Kosim 3)
SMP Islam Al-Qudwah 1) , Universitas Ibn Khaldun Bogor 2) 3)
Email : khaerun63@gmail.com 1), retnotriwoelandari@fai.uika-bogor.ac.id 2), ahmadmulyadikosim@fai.uika-bogor.ac.id 3)

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar PAI di kelas VII SMP Islam Al Qudwah yang masih rendah. Hal ini sesuai dengan realitas pembelajaran PAI siswa kelas VII SMP Islam Al – Qudwah pada Penilaian Akhir Tahun Pelajaran 2017/2018. Seharusnya nilai ketuntasan belajar yang dicapai siswa adalah 75, namun demikian hanya 17 siswa yang mampu mencapai nilai KKM 75 sehingga penulis memilih menggunakan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2017-2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa dari siklus I, siklus II dan siklus III menunjukkan adanya peningkatan. Peningkatan dapat dilihat dari ketuntasan klasikal hasil belajar kognitif siswa siklus I sebesar 43%, kemudian meningkat menjadi 63% pada siklus II dan 86,7% pada siklus III. Prosentase hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 20% dan peningkatan presentase hasil belajar siswa dari siklus II ke siklus III pun meningkat sebesar 23.7%. model pembelajaran inkuiri memilki langkah langkahnya sebagai berikut : 1) orientasi, 2) rumusan masalah, 3) merumuskan hipotesis, 4) mengumpulkan data, 5) menguji hipotesis, 6) menarik kesimpulan.


PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
DENGAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS)
PADA SISWA KELAS VIII A SMPN 1 CIRUAS

Yayah Umayah 1) , Hanif Evendi 2)
SMP Negeri 1 Ciruas 1) , SMP Negeri 4 Kragilan 2)
Email : yayahumayah280@gmail.com 1) , hnfeve@gmail.com 2)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan pemecahan masalah peserta didik pada materi Persamaan Linear Dua Variabel (PLDV) melalui model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) di kelas VIII SMPN 1 Ciruas. Objek penelitian terdiri dari 29 siswa, dan dilaksanakan dengan menjalin kemitraan atau kolaboratif dengan rekan guru lain sebagai observer. Data yang dikumpulkan data kuantitatif dengan pengolahan data statistik sederhana dan data kualitatif dengan menggunakan instrumen observasi dan dokumentasi. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan Model John Elliot dimana pelaksanaannya dilakukan melalui dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dapat meningkatkan dari siklus I menunjukkan bahwa hanya 14 siswa atau 49 % siswa saja yang mencapai nilai 50-100 dan rata – rata dalam pemecahan masalah satu kelas 59,13 % sedangkan pada siklus kedua mengalami peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa yaitu 74,14 % dan terdapat 25 atau 86 % siswa yang mencapai nilai 50-100 . Hal ini berdasarkan pada perolehan hasil belajar selama penelitian berlangsung.


PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS AKSARA BALI SISWA KELAS X SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
DHARMA PRASANTHI AMLAPURA

I Wayan Agus Supardiana 1) , I Wayan Jatiyasa 2)
STKIP Agama Hindu Amlapura
Email : ayu.supardiana@gmail.com 1) , jatiyasa@stkip-amlapura.ac.id 2)

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang antusiasnya siswa dalam pembelajaran, siswa masih pasif pada saat guru mengajar, proses pembelajaran masih berpusat pada guru, dan kemampuan menulis aksara siswa kelas X masih dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Penelitian ini dilakukan pada semester genap Tahun Pelajaran 2015/2016.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan menulis aksara Bali setelah diterapkan metode tutor sebaya. Pada refleksi awal rata-rata siswa 13,59 dengan daya serap 13,59%, dan ketuntasan belajar 3,13%. Pada siklus I rata-rata siswa 66,09 dengan daya serap 66,09% dan ketuntasan belajar 40,63%. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu rata-rata siswa 86,41 dengan daya serap 86,41%, dan ketuntasan belajarnya mencapai 93,75%. Sedangkan respon siswa kelas X terhadap metode tutor sebaya adalah 38,16 pada siklus I dengan kategori positif, dan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 42,75 dengan kategori sangat positif. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode tutor sebaya dapat meningkatkan kemampuan menulis aksara Bali.


PENINGKATAN HASIL BELAJAR PADA MATERI KINGDOM ANIMALIA MELALUI PEMBUATAN AWETAN BASAH DI KELAS X MIPA3 SMA NEGERI 1 CIKALONGWETAN

Eros Rosliya
SMA Negeri 1 Cikalongwetan
Email : erosliya@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi kingdom Animalia melalui pembuatan awetan basah. Metoda yang digunakan deskripsi kuantitatif. Pengumpulan data berupa tes uraian dan projek. Hasil penelitia menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik sebagai berikut: pada hasil belajar pengetahuan predikat tuntas 44,44 % pada pra siklus menjadi 77,78 % pada siklus I dan menjadi 97,22 % pada siklus II, sedangkan hasil belajar keterampilan predikat tuntas 58,33 % pada pra siklus menjadi 83,33 % pada siklus I dan menjadi 100 % pada siklus II. Pembelajaran PjBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X MIPA 3 SMA Negeri 1 Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat pada materi Kingdom Animalia, tahun pelajaran 2016/2017.


PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISTEM EKSKRESI PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI

Siti Hasanah
SMA Negeri 1 Cikalongwetan
Email : sitihasanahsabastian@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan mengingat proses pembelajaran selama ini lebih kepada Teacher Center bukan Student Center, pada umumnya guru siap mentransferkan ilmunya dan siswa harus menerimanya, untuk itu perlu ada altematif pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan kreativitas siswa.
Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw membuat siswa untuk belajar lebih kritis dan terampil menyelesaikan masalah, serta dapat memperoleh pengetahuan dan konsep esensial dari materi pelajaran dengan menekankan pada pemberian tugas kelompok. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat Semester Genap tahun pelajaran 2017/2018 pada pokok bahasan sistem ekskresi dalam 2 siklus masing-masing 2 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dapat meningkatkan keaktifan dan kreatifitas siswa dalam pembelajaran pada pokok bahasan Sistem Ekskresi di kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Cikalongwetan tahun ajaran 2017/2018. Untuk keaktifan berdiskusi terjadi peningkatan 10,92%. Model Pembelajaran ini juga meningkatkan hasil belajar siswa secara klasikal. Peningkatannya sebesar 2,70% dan terjadi peningkatan sebesar 14,75% dari pra PTK ke pasca PTK. Tidak hanya itu, model pembelajaran tipe Jigsaw ini juga meningkatkan minat siswa sebesar 21,91%.


UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN
MEDIA AUDIO-VISUAL PADA PELAJARAN IPS DI KELAS VII-A
SMP NEGERI 2 MURUNG SATU ATAP

Ratahayu
SMP Negeri 2 Murung Satu Atap
Email : saptaniratahayu@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dengan menggunakan Media Audio visual dan Untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan Media Audio visual di kelas VII-A, SMP Negeri 2 Murung Satu Atap. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Murung Satu Atap di Desa Bahitom. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga Juni 2017. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A sebanyak 22 siswa, terdiri dari putra sebanyak 14 siswa dan putri sebanyak 8 siswa.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman siswa dalam belajar IPS yang diukur dengan hasil jawaban siswa terhadap pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang telah disampaikan dari setiap siklusnya mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rata-rata nilai siswa. Pada siklus I rata-rata siswa mencapai 59,23; pada siklus II mencapai 69,61. Disamping itu dilihat dari ketuntasan belajar siswa juga terjadi peningkatan dari 61,54% pada siklus 1 meningkat jadi 89,74% pada siklus ke 2 yang sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran telah tuntas.


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS V
SDN TELUK JOLO 1 KECAMATAN SUMBER BARITO
KABUPATEN MURUNG RAYA

Trisnuari
SDN Teluk Jolo 1 Murung Jaya
Email : trisnuari11@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dalam penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan guru-guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kelas V di SDN Teluk Jolo 1 Kecamatan Sumber Barito Kabupaten Murung Raya dalam menyampaikan pembelajaran IPS melalui model pembelajaran Make a Match dengan berbantuan media Audio Visual. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2016/2017 pada tanggal 26 Agustus 2016 sampai dengan 4 November 2016. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa Kelas V dengan jumlah siswa yang diteliti adalah 29 siswa terdiri dari 13 siswa perempuan dan 16 siswa laki-laki.
Berdasarkan hasil dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas pembelajaran IPS di SDN Teluk Jolo 1 Kecamatan Sumber Barito Kabupaten Murung Raya, dengan menerapkan model make a match berbantuan media audio visual. Terjadi peningkatan keterampilan guru dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran IPS dengan menerapkan model make a match. Terjadi peningkatan keterampilan guru dan aktivitas siswa Kelas V SDN Teluk Jolo 1 Kecamatan Sumber Barito Kabupaten Murung Raya dalam proses pembelajaran IPS dengan menerapkan media audio visual. Terjadi peningkatan hasil belajar siswa Kelas V SDN Teluk Jolo 1 Kecamatan Sumber BaritoKabupaten Murung Raya dalam pembelajaran IPS yang telah memenuhi criteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan.


IMPLEMENTASI METODE BELAJAR KELOMPOK PADA MATA PELAJARAN IPS
DI SDN BERIWIT 3 KECAMATAN MURUNG KABUPATEN MURUNG RAYA

Sibeng
SDN Beriwit 3 Murung Raya
Email : sibeng_037@gmail.com

ABSTRAK
Alat tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan siswa terhadap mata-mata pelajaran yang diajarkan sering kali hanya mengukur kemampuan pengetahuan siswa. Demikian pula mata pelajarn IPS alat tes yang digunakan hanya melulu menekankan kepada kemampuan siswa sehingga pelaksanaan kegiatan belajar mengajar IPS Kelas V SD Negeri Beriwit 3 Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya yang dilakukan oleh guru berusaha untuk membekali siswa-siswanya dengan bekal pengetahuan yang berupaya untuk bisa menjawab soal tes. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum tentang metoda belajar secara berkelompok dalam upaya untuk melibatkan siswa dalam kegiatan belajar mengajar IPS yang diusahakan dan diciptakan guru. Penelitian ini dilaksanakan pada semester 2 tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini berlokasi di SD Negeri Beriwit 3 Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya.
Pada siklus I siswa yang mendapat nilai 2 atau jawaban siswanya “benar” mencapai 67,57% dari 20 siswa yang mengikuti tes. Sementara siswa yang mendapat nilai 1 atau menjawab “kurang tepat” prosentasinya mencapai 4,87%. Sedangkan siswa yang mendapat nilai 0 (nol) atau “salah” prosentasinya 27,57%. Pada siklus II, siswa yang mencapat nilai 2, perolehan nilai hasil belajar siswa meningkat menjadi 83,78%. Sementara itu siswa yang mendapat nilai 1 atau “kurang tepat” meningkat dari sebanyak 4,87% menjadi 11,71%, sedangkan yang mendapat 0 (nol) menurun dari 27,57% menjadi 1%.


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III
SDN TUMBANG TUAN 1

Siman
SDN Tumbang Tuan 1
Email : siman_167@gmail.com

ABSTRAK
Salah satu upaya yang harus dilakukan guru untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (student teams achievement division) merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan pada aktivitas dan interaksi peserta didik untuk saling memotivasi dalam menguasai materi pelajaran, pada proses pembelajaran, belajar kooperatif tipe STAD. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia pada peserta didik Kelas III dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan media audiovisual. Untuk mengetahui aktivitas peserta didik pada saat pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan media audio visual. Kemudian didapatkan hasil adanya peningkatan kemampuan menyimak dengan menggunakan metode integratif dengan media audio visual pada peserta didik Kelas III SDN Tumbang Tuan 1 tahun pelajaran 2015/2016. Ketuntasan belajar klasikal peserta didik pra tindakan yaitu 17% dengan nilai rata-rata 49, siklus I yaitu 58% dengan nilai rata-rata 62,3 dan siklus II, ketuntasan belajar klasikal adalah 100% dengan nilai rata-rata 77.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *