Jurnal Online Mitra Pendidikan Volume II, Nomor 6, Juni 2018

Artikel JMP Online dapat dilihat dan diunduh di website OJS Jurna Online Mitra Pendidikan.

IMPLEMANTASI PROGRAM PENILAIAN STATUS GIZI SISWA DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUALITAS HASIL BELAJAR SISWA

Semuel Kuriake Balubun
SMA Negeri 3 Tual
Email : samkuriake@yahoo.com

ABSTRAK
Program Penilaian Status Gizi Siswa (PPSGS) adalah sebuah karya inovasi berbasis aplikasi Ms. Excel yang dikembangkan di SMA Negeri 3 Tual untuk mendorong perbaikan status gizi siswa dengan mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 1995/Menkes/SK/XII/2010 tentang Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak atau Indeks Massa Tubuh (IMT), sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua peseta didik untuk memperhatikan pertumbuhan anaknya per triwulan dan diintegrasikan dengan Laporan Hasil Belajar Siswa (LHBS) dengan melibatkan orang tua, komite sekolah, Usaha Kesehatan Sekolah dan Puskesmas Un, Kota Tual.
Program Penilaian Status Gizi Siswa ini berhasil meningkatkan status gizi siswa secara signifikan dimana jumah siswa dengan berat badan ideal pada awalnya hanya 56 orang (29%), naik sebesar 49% (94 orang) dan berhasil pula meningkatkan hasil belajar siswa diatas rata-rata KKM, meningkatkan peran serta orang tua siswa dan Komite Sekolah.


PENINGKATAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA SISWA KELAS 2

Johana Ermina Setyaningtyas 1), Firosalia Kristin 2), Indri Anugraheni 3)
Universitas Kristen Satya Wacana
Email : jojoerse@gmail.com 1), firosalia.kristin@staff.uksw.edu 2), indri.anugraheni@staff.uksw.edu 3)

 

ABSTRAK
Tujuan penelitian agar mengetahui model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar di mata pelajaran IPA pada siswa kelas 2. Penelitian dilaksanakan 27 April–7 Mei 2018, pada siswa kelas 2 SDN Banyubiru 03. Jenis penelitian ini adalah PTK. Teknik pengumpulan data penelitian diperoleh melalui tes, rubrik dan lembar observasi. Hasil penelitian dengan menggunkakn model pembelajaran Quantum Teaching dikatakan berhasil hal ini dapat dilihat adanya peningkatan presentase hasil belajar siswa yang mengacu dalam Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang sudah ditentukan yaitu 70. Nilai ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan, ketuntasan awal pra siklus 9 siswa (30%), meningkat di siklus I sebesar meningkat 20 siswa (67%), meningkat pada siklus II menjadi 25 siswa (84%). Hasil kreativitas siswa pada pra siklus dengan kategori kreatif 0%, pada siklus I dengan kategori meningkat menjadi 3 siswa (10%), pada siklus II dengan kategori kreatif menjadi 4 siswa (13,33%). Pra siklus dalam ketgori cukup kreatif 11 siswa (36,66%), pada siklus I dengan kategori cukup kreatif 10 siswa (33,33%), pada siklus II dengan kategori cukup kreatif 13 siswa (43,33%). Pra siklus dengan kategori tidak kreatif awalnya 19 siswa (63,33%), pada siklus I dengan kategori tidak kreatif menurun menjadi 16 siswa (53,33%), pada siklus II dengan kategori tidak kreatif menurun menjadi 10 siswa (33,33%). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan kreativitas siswa dan hasil belajar siswa kelas 2 SDN Banyubiru 03 Kabupaten Semarang.


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS 3 SD

Tri Utami1), Firosalia Kristin2), Indri Anugraheni3)
Universitas Kristen Satya Wacana
Email : utami.tu48@gmail.com1) , firosalia.kristin@staff.uksw.edu2), indri.anugraheni@staff.uksw.edu3)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar IPA pada siswa melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, rubrik, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 SD Negeri Manggihan dengan jumlah 22 siswa. Peningkatan yang diperoleh pada penelitian ini yaitu kreativitas pada pra siklus yaitu 48,2% (tidak kreatif), lalu pada siklus I menjadi 75.1% (cukup kreatif), dan meningkat pada siklus II menjadi 84.8% (kreatif). Hasil penelitian menunjukkan selain peningkatan ketuntasan pada kreativitas, juga peningkatan pada hasil belajar. Saat pra siklus diperoleh presentase 36,36%, meningkat pada siklus I presentase menjadi 72,73%, dan presentase pada siklus II menjadi 90,91%. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran Project Based Learning mampu meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa kelas 3 SD Negeri Manggihan.


PENGARUH INTELEGENSI DAN NEED OF ACHIEVEMENT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA

Mira Sekar Arumi1), Renita Hutapea2)
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Email : mira.sekar@dsn.ubharajaya.ac.id

ABSTRAK
Individu akan berhasil dalam belajar, jika ada keinginan di dalam dirinya. Keinginan atau dorongan inilah yang disebut dengan motivasi. Tanpa motivasi individu tidak akan mengerti apa yang akan dipelajari dan tidak memahami mengapa hal tersebut perlu untuk di pelajari, dan tanpa motivasi kegiatan belajar mengajar menjadi sulit untuk berhasil. Dari keenam faktor yang mempengaruhi Motivasi Belajar dari Dimyati dan Mudjiono (2013), dua diantaranya adalah cita-cita, serta kemampuan siswa. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intelegensi mahasiswa, dan motivasi berprestasi (need of achievement) terhadap motivasi belajar. Berdasarkan hasil uji dan interpretasi data, didapatkan hasil bahwa intelegensi dan need of achievement, masing-masing memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar. Sementara itu, dari variabel intelegensi dan need of achievement juga memberikan pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel motivasi belajarsecara signifikan.


PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK, DEMONSTRASI, GAYA BELAJAR UNTUK HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS KELAS XI

Jodiana Kusilawati1), Iskandar Wiryokusumo2), Djoko Adi Walujo3)
SMK Negeri 7 Surabaya1), SMK Wachid Hasyim 2 Surabaya2),
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya3)
Email : jodianajoviany@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Project based learning, demonstrasi dan gaya belajar dengan mata pelajaran bahasa inggris. Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki nilai tugas yang kurang bagus untuk mata pelajaran bahasa inggris. dan peneliti memakai model project based learning untuk menyempurnakan nilai tugas para siswa. Model pembelajaran berbasis proyek adalah model pembelajaran yang menitikberatkan siswa melakukan tugas proyek sebagai penilaian tugas akhir. Dan model pembelajaran berbasis Demonstrasi adalah model pembelajaran yang menitikberatkan siswa melakukan demonstrasi sebagai penilaian tugas akhir.
Model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran demonstrasi menghasilkan skor yang baik, dan Model tersebut terkait dengan gaya belajar siswa dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di dua sekolah SMK Negeri 7 Surabaya dan SMK Wachid Hasyim 2 Surabaya. Penelitian ini menggunakan teknik sampel penuh untuk semua anggota responden dengan total 143 siswa. Penelitian ini menggunakan pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini diperoleh dengan data sebagai berikut:skortertinggi gaya belajar kinestetik adalah 26,62 yang dapat mempengaruhi hasil belajar. Skor minimum model pembelajaran berbasis proyek adalah 80, skor maksimalnya 85. Skor minimum model pembelajaran demonstrasi 65, skor maksimumnya 80. Hasilnya adalah peningkatan signifikan model pembelajaran berbasis Proyek dan Demonstrasi.


ROLE MODEL KEPALA TK PENINGKAT MUTU LAYANAN PENDIDIK ANAK USIA DINI DI TK MELATI BALIKPAPAN

Masdiana
TK Melati Balikpapan
Email : bundadiana994@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan sebagai upaya peningkat mutu layanan pendidik anak usia dini melalui role model Kepala TK. Juga sebagai motivasi dan inovasi pemecahan masalah yang terjadi di TK Melati Balikpapan. Subyek dalam penelitian ini adalah pendidik TK Melati Balikpapan selama tiga bulan. Dalam penelitian ini adalah layanan pendidik terhadap anak didik di TK Melati dalam semua bidang. Hingga dapat menciptakan buku-buku tentang anak usia dini seperti buku Tepuk Anak dan Buku Syair Anak.Berdasarkan hasil bahwa melaui Penerapan Role Model Kepala TK dapat meningkatkan kemampuan layanan pendidik anak usia dini di TK Melati Balikpapan.


PENGARUH PENERAPAN PARADIGMA I2M3 TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA

Bambang Winarto1), Pascalian Hadi Pradana2)
SMK Negeri 3 Probolinggo1), IKIP PGRI Jember2)
Email : bambang_win66@yahoo.com

ABSTRAK
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuju era globalisasi memberikan harapan baru bagi kita untuk lebih berpacu dalam melaksanakan kegiatan pendidikan. Matematika dianggap sebagai mata pelajaran yang sangat sulit dibandingkan dengan mata pelajaran yang lain. Dari permasalahan tersebut maka peneliti mengambil rumusan masalah adalah 1) apakah pengaruh penerapan paradigma I2M3 dengan pembelajaran konvensional, 2) apakah pengaruh penerapan paradigma I2M3 terhadap prestasi belajar matematika pada siswa. Hipotesa meyatakan bahwa “ada Pengaruh Penerapan Paradigma I2M3 dan Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa SMK Negeri 3 Kota Probolinggokelas XI APH (Akomodasi Perhotelan) dan kelas XI DKV (Desain Komunikasi Visual) Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan penyebaran angket. Teknik yang digunakan untuk menganalisa data adalah dengan analisa varians (Anava) 2 – jalur. Sehingga memperoleh hasil bahwa hipotesi diterima. Setelah seluruh hasil analisis dideskripsikan dan dibahas maka dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut: a)Terdapat perbedaan yang signifikan pada prestasi belajar mata pelajaran matematika antara siswa yang diajar dengan paradigma I2M3 dengan yang diajarkan melalui pendekatan konvensional, b) Terdapat interaksi antara penerapan paradigma I2M3 terhadap prestasi belajar matematika.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *