Jurnal Online Mitra Pendidikan Volume II, Nomor 8, Agustus 2018

Artikel JMP Online dapat dilihat dan diunduh di website OJS Jurna Online Mitra Pendidikan.

GAMBARAN AKTIVITAS FISIK SISWA DENGAN IMT
KATEGORI GEMUK DI SEKOLAH DASAR DESA BUTUH

Arya Mahendra Aji Nugroho 1) , Angkit Kinasih 2) , Sanfia Tesabela Messakh 3)
Universitas Kristen Satya Wacana
Email : 482013002@student.uksw.edu 1) , angkit.kinasih@staff.uksw.edu 2) , tesabela.messakh@staff.uksw.edu 3)

ABSTRAK
Kegemukan menjadi masalah global di semua negara, kegemukan dapat menyerang semua orang. Prevalensi kegemukan pada anak usia 6-12 tahun mengalami peningkatan sangat tinggi, hal ini akibat ketidakseimbangan antara konsumsi energi yang tinggi dibandingkan dengan aktivitas fisiknya. Untuk mengatasinya kegemukan ini diharuskan sering beraktivitas fisik dan pengecekan berat badan dengan mengukur Indeks Massa Tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aktivitas fisik siswa dengan kategori IMT gemuk di desa Butuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan menghitung IMT dan mengukur aktivitas fisik dengan instrumen The Physical Activity Questionnaire for Children (PAQ-C) yang dimodifikasi. Dalam penelitian ini ditemukan total populasi 259 siswa, 25 siswa mengalami kegemukan dengan presentase intensitas aktivitas fisik 4% sangat ringan, 36% ringan, 48% sedang, 8% berat, 4% sangat berat. Disimpulkan bahwa aktivitas fisik siswa SD Butuh cukup baik dengan kategori sedang, dibandingkan siswa lainnya yang rendah aktivitas fisiknya.


GAMBARAN PERILAKU AKTIVITAS FISIK PADA ANAK OBESITAS
SD NEGERI BUTUH

Wawan Kurniawan 1) , Angkit Kinasih 2) , Kukuh Pambuka Putra 3)
Universitas Kristen Satya Wacana
Email : 482013008@student.uksw 1) , angkit.kinasih@staff.uksw.edu 2) , kukuh.pambuka@outlook.com 3)

ABSTRAK
Obesitas adalah kondisi dimana kadar lemak tubuh seseorang melebihi batas normal dan dapat terjadi pada segala usia, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lansia. Selain dapat menimbulkan beberapa penyakit seperti stroke, diabetes, dan jantung koroner, obesitas juga dapat menyebabkan terjadinya masalah perkembangan sosial dan emosional anak. Penyebab terjadinya obesitas pada anak adalah menghabiskan lebih banyak waktu di depan TV, komputer atau perangkat video game daripada bermain diluar ruangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktivitas fisik anak-anak yang memiliki berat badan lebih. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang akan mempelajari tentang aktivitas fisik anak dengan menggunakan kuisioner Physical Activity Questioner for Children (PAQ-C). Populasi pada penelitian ini adalah para siswa kelas 4 dan 5 sekolah dasar di desa butuh, kecamatan Tengaran. Hasil: Berdasarkan analisa data diketahui bahwa responden terbanyak dengan perilaku aktivitas fisiknya sedang dan IMT-nya berat badan lebih sebanyak 12 (48,0%) responden. Berdasarkan hasil perhitungan Chi Square Test diperoleh p-value = 0,763 > α = 0,05 (nilai p-value lebih besar dari α = 0,05). Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku aktivitas fisik anak obesitas dengan IMT di SD Negeri Butuh.


PENGGUNAAN METODE INKUIRI GUNA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V
SDN 007 SEKIP HULU RENGAT TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Sarpina S.
SD Negeri 007 Sekip Hulu
Email : sarpina66@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam melalui penggunaan Metode inkuiri di SDN 007 Sekip Hulu Rengat. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar yang berjumlah 27 siswa. Penelitian berlangsung pada semester II Tahun Ajaran 2015/2016. Hasil belajar yang diperoleh dari penelitian ini adalah adanya peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode inkuiri. Untuk persentase ketercapaian KKM mengalami kenaikan, yaitu kenaikan tes hasil belajar pada siklus I sebesar 70% menjadi 92% pada siklus II. Pada instrumentes, melebihi target yang diharapkan yaitu sebesar 75% dari jumlah seluruh siswa yang mampu mencapai standar KKM. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa dengan menggunakan Mind Map maka hasil belajar siswa mengalami peningkatan.Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan persentases pencapaian pada tiap siklusnya.


PERANAN MOTIVASI BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN DAARUL MUHAJIRIN KOTA BOGOR DALAM MEMPERDALAM ILMU AGAMA SEBAGAI PENERUS ‘ALIM ULAMA

Nina Nuratiqoh 1) , Gunawan Ikhtiono 2) , H. Kholil Nawawi 3)
Universitas Ibn Khaldun Bogor
Email : ninanuratiqoh43@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui sistem pembelajaran yang ada di Pondok Pesantren Daarul Muhajirin Kota Bogor, (2) mengetahui strategi dan upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan motivasi santri memeperdalam ilmu agama di Pondok Pesantren Daarul Muhajirin Kota Bogor, (3) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi santri memperdalam ilmu agama di Pondok Pesantren Daarul Muhajirin Kota Bogor.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Daarul Muhajirin adalah sistem pendidikan salafi (tradisioanal) yang menggunakan metode sorogan dan balaghan. Sistem pendidikan yang diberikan yaitu mananamkan nilai keagamaan dan juga membiasakan hidup bermoral serta didukung oleh materi-materi yang dapat membentuk kepribadian santri Faktor pendukung dalam meningkatkan motivasi santrinya yaitu keaktifan santri dalam pembelajaran, fasilitas belajar yang memadai dan adanya visi misi antar guru. Dan faktor penghambatnya yaitu kurang adanya kesadaran santri dan alokasi waktu pembelajarannya. Upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar santri di pondok pesantren Daarul Muhajirin adalah dengan menggunakan pendekatan personal kepada santri, agar guru mampu memahami karakter masing-masing santri, memberikan bimbingan berupa arahan, nasihat, motivasi dan dukungan sehingga motivasi belajarnya meningkat, serta guru melakukan musyawarah bersama dalam mengatur alokasi waktu terhadap kegiatan santri dipesantren agar lebih efisien.


STUDI KOMPARASI TENTANG PERANAN KELENGKAPAN FASILITAS
DI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

Fitriani
Universitas Ibn Khaldun Bogor
Email : fitrygesrek@gmail.com

ABSTRAK
Studi komparasi tentang peranan kelengkapan fasilitas di dalam meningkatkan hasil belajar (Studi Kasus Di SMPIT AL-MADINAH dan SMPIT AL-ISLAH). Tujuan penelitian ini adalah untuk : Mengetahui bagaimana peranan kelengkapan fasilitas di dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMPIT AL-MADINAH dan SMPIT AL-ISLAH, Mengetahui bagaimana perbedaan antara peranan kelengkapan fasilitas di dalam meningkatkan belajar hasil belajar siswa di SMPIT AL-MADINAH dan SMPIT AL-ISLAH.
Untuk menganalisis komparasi peranan kelengkapan fasilitas belajar di dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMPIT AL-MADINAH dan SMPIT AL-ISLAH, penulis menggunakan rumus product moment dan membandingkan hasil dari korelasi di kedua tempat tersebut.
Sedangkan hasil uji korelasi peranan kelengkapan fasilitas belajar di dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMPIT AL-MADINAH sebesar 0.311 dan SMPIT AL-ISLAH sebesar 0.233, maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan antara peranan kelengkapan fasilitas belajar terhadap hasil belajar siswa di SMPIT AL-MADINAH dan SMPIT AL-ISLAH.


PENGARUH METODE TAKE AND GIVE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM
MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK

Marsya Naqiya Azzahra 1) , Santi Lisnawati 2)
Mahasiswi Universitas Ibn Khaldun Bogor 1) ,
Dosen Universitas Ibn Khaldun Bogor 2)
Email : marsyaazzahra9@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode take and give terhadap hasil belajar siswa dengan populasi kelas VIII MTs Al-falah Gunungsindur Bogor dan dengan kelas VIII A dan VIII B. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan tes dengan desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest control group design. Data di analisis mengunakan perhitungan program SPSS versi 20.00 for windows. Berdasarkan hasil pengolahan data analisis dapat disimpulkan Dari hasil yang diperoleh antara kelas eksperimen dan kelas kontrol maka dapat penulis simpulkan bahwa terdapat perbedaan kelas eksperimen dengan nilai rata-rata saat dilaksanakan pretest adalah 43.50 dan Posttest adalah 84,75 sementara rata-rata kelas kontrol saat dilaksanakan pretest adalah 45.0 dan setelah dilaksanakan posttest nilai rata-rata kontrol adalah 76.25 dapat dilihat perbedaan antara kedua kelas tersebut, kelas eksperimen lebih signifikan dan unggul dibandingkan dengan kelas kontrol, hal ini dikarenakakn penggunaan pada metode Take and Give,berdasarkan pada nilai signifikan Pada kelas eksperimen diketahui nilai –t hitung > -t tabel (-18.892>-1,68),dan. Pada kelas kontrol nilai –t hitung > -t tabel (-12.961>-1,68).


SIMULASI KELAINAN HIPERMETROPIA YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA AKADEMIK PADA SISWA SEKOLAH DASAR SWASTA JEMBAR BANDUNG TAHUN 2018

Rohayati
SDIT Nur Al Rahman Kota Cimahi Jawa Barat
Email : yeyet.rohayati3@gmail.com

ABSTRAK
Kelainan pada penglihatan akan menjadi suatu hambatan bagi seseorang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan mewujudkan cita-citanya. Diantara kelainan-kelainan pada mata, hipermetropia merupakan kelainan refraksi terbanyak urutan ke-2 setelah kelainan refraksi myopia (rabun jauh) yang dating berobat ke Poliklinik Mata. Pada anak-anak yang memiliki kelainan refraksi ditemukan 25% mereka tidak mampu menunjukan performa yang maksimal dalam bidang akademik dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengalami kelainan refraksi. Tujun dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari Simulasi Kelainan Hipermetropia yang berhubungan dengan Kinerja Akademik siswa di Sekolah Dasar Jembar Bandung tahun 2018. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional, jenis penelitian yang digunakan adalah deskriftif analitik dengan sampel sebanyak 30 siswa Sekolah Dasar Swasta Jembar Bandung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan Simulasi Hipermetropia dengan Kinerja Akademik (membaca, menulis, dan menggambar) dengan nilai ρ = 0.000 < 0,05. Hipermetropia berat yang dinyatakan tidak bisa dalam kinerja akademik sebanyak 28 responden (93,3%).


PENERAPAN PERMAINAN BONEKA MAGNET DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERBAHASA PADA ANAK TUNA GRAHITA DI KELAS B TK NEGERI PEMBINA 3 KUALA TUNGKAL

Siti Aisyah
TK Negeri Pembina 3 Kuala Tungkal
Email : fadhilah_aisha@yahoo.com

ABSTRAK
Kurangnya pengetahuan seorang guru dalam memahami kemampuan bahasa anak tuna grahita dan kurang kreatifnya guru dalam menyediakan alat permainan edukatif bagi anak. Fenomena ini terus berlanjut tanpa ada usaha nyata dari seorang guru, sementara untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini yang berkebutuhan khusus diperlukan pengetahuan yang mendalam dan kreatifitas tinggi bagi seorang guru agar kemampuan berbahasa anak tuna grahita dapat berkembang optimal. Melalui penerapan permainan boneka magnet diharapkan ada perubahan signifikan dalam kemampuan berbahasa anak tuna grahita. Kreatifitas seorang guru dalam membuat alat permainan edukatif dan memilih metode pembelajaran yang cocok bagi perkembangan bahasa anak sangat dibutuhkan sekali. Penerapan permainan boneka magnet sangat efektif dilaksanakan pada pembelajaran di kelas B TK Negeri Pembina 3 Kuala Tungkal dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak tuna grahita. Dalam permainan boneka magnet ini anak dapat berinteraksi melalui percakapan dan Tanya jawab dengan teman sepermainannya. Melalui tulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi guru TK sebagai salah satu strategi untuk menstimulasi kemampuan berbahasa anak tuna grahita.


PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN PROGRAM JTV PADA MATERI SPLDV PADA KELAS VIII-3 SMPN 5 PENAJAM PASER UTARA

Fitrawati
SMPN 5 Penajam Paser Utara
Email : oktavpede@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran matematika yang masih berpusat pada guru dan rendahnya capaian hasil belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dengan program JTV pada materi sistem persamaan linear dua variabelpada kelas VIII-3 SMPN 5 Penajam Paser Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari 1 pertemuan. Setiap siklus terdapat 4 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, Pengerjaan Lembar Kegiatan Peserta Didik, tes, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi sistem persaaan linear dua variabel. Hal ini ditunjukkan melalui tes di setiap siklus. Dari pra siklus terdapat 50% yang nilainya diatas KKM (80) dan 89,04% pada akhir siklus 2. Sehingga dapat disimpulkan melalui program JTV dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi sistem persamaan linear dua variabel dua variabeldi kelas VIII-3 SMPN 5 Penajam Paser Utara.


UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK ROUND ROBIN PADA SISWA KELAS VIB SD NEGERI 004 TELUK BINJAI

Yusniar
SD Negeri 004 Teluk Binjai
Email : yusniar_004tb@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas VIB SD Negeri 004 Teluk Binjai melalui penerapan pembelajaran kooperatif teknik Round Robin tahun pelajaran 2016/2017. Tindakan yang dilakukan dengan menerapkan pembelajaran kooperatif teknik Round Robin. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian tindakan kelas, dapat dijelaskan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 71,81; dan pada siklus II meningkat menjadi 85,97. Ketuntasan klasikal pada sebelum tindakan adalah sebesar 32%, pada siklus I meningkat menjadi 48%, dan pada siklus II terjadi peningkatan lagi menjadi 90%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif teknik Round Robin telah berhasil meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas VIB SD Negeri 004 Teluk Binjai.


PENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK XI IBB SMAN2 SIDOARJO PADA MATERI PERSEBARAN HEWAN DAN TUMBUHAN
MELALUI PETAINLEK

Soegiarto
SMA Negeri 2 Sidoarjo
Email : giesda9@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan karena kualitas proses pembelajaran rendah yang ditunjukkan oleh tingkat partisipasi dan penyelesaian tugas sebagian besar peserta didik pada materi Persebaran Hewan dan Tumbuhan tidak tuntas dan hasil belajar peserta didik kelas XI IBB pada materi tersebut masih rendah.Dalam proses pembelajaran konvensional, peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami penggunaan peta dan lembar kerja pada materi Persebaran Hewan dan Tumbuhan. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menggunakan media pembelajaran dengan mengkombinasikan Peta, jaringan Internet dan Lembar Kerja (Petainlek) untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar dalam materi tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas dengan Model Siklus karena praktis dan aktual. Hasil penelitian pada siklus I dan siklus II menunjukkan bahwa dengan menggunakan Petainlek,1) terjadi peningkatan kualitas. Proses pembelajaran pada materi persebaran hewan dan tumbuhan sebesar 40% pada unsur partisipasi dan ketuntasan penyelesaian tugas, 2) terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 40% pada ketepatan jawaban dalam menyelesiakan soal.


PENGGUNAAN UNGKAPAN MEMINTA MAAF DAN BERTERIMA KASIH SEBAGAI RESPON DALAM BAHASA JEPANG SERTA PENDEKATAN YANG TEPAT DALAM PEMBELAJARANNYA

Putu Wahyu Dianny Wijayanti
Universitas Udayana
Email : diannywijayanti@gmail.com

ABSTRAK
Salah satu bentuk respon yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari adalah permintaan maaf dan berterima kasih. Dalam bahasa Jepang, sering digunakan ungkapan sumimasen dan arigatou gozaimasu. Selain kedua ungkapan tersebut, terdapat beberapa ungkapan lainnya yang dapat digunakan sebagai permintaan maaf dan berterima kasih. Ungkapan-ungkapan tersebut memiliki makna yang sama, tetapi digunakan dalam konteks yang berbeda.
Dalam mengajarkan respon ini kepada pemelajar bahasa Jepang, ada baiknya tidak hanya mengajarkan ungkapan-ungkapan tersebut dengan cara menerjemahkan, tetapi menggunakan sebuah pendekatan agar pemelajar bahasa Jepang dapat memahami makna dan penggunaan ungkapan tersebut dalam konteks yang tepat. Dengan menganalisis ungkapan-ungkapan permintaan maaf dan terima kasih yang digunakan sebagai respon dengan cara deskriptif kualitatif, dapat disimpulkan bahwa ungkapan tersebut memiliki persamaan makna, tetapi digunaan dalam konteks tuturan yang berbeda. Selain itu, ungkapan sumimasen juga memiliki makna kontekstual dan digunakan untuk berterima kasih. Jadi, mengajarkan ungkapan-ungkapan tersebut dengan pendekatan semantik dan pragmatik dirasa tepat untuk dilakukan.

Share this

2 thoughts on “Jurnal Online Mitra Pendidikan Volume II, Nomor 8, Agustus 2018

  • Mohon bagaimana prosedur pengajuan artikel yang akan diterbitkan bulan September ini? Mohon informasinya!
    Apakah berbiaya? Jika ada berapa kisaran biaya yang dibutuhkan untuk 1 artikel penelitian bidang pendidikan?
    Terima kasih

    • Salam Pendidikan, Bapak I Wayan Jatiyasa.

      Untuk prosedur publikasi, artikel yang akan dikirimkan harus sudah sesuai dengan pedoman penulisan kami (http://www.publikasiilmiah.com/artikel/). Untuk edisi September, ada 4 Jurnal yang segera terbit. Jurnal Ilmiah Pendidikan Humaniora (JIPH), Jurnal Ilmiah Pendidikan Eksakta (JIPE), e-Jurnal Mitra Pendidikan dan e-Jurnal Mitra Manajemen.

      Untuk informasi selengkapnya, hubungi :
      WhatsApp : 085330834377
      Terimakasih.

      Salam,
      Kresna Bina Insan Prima

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *