Jurnal Online Mitra Pendidikan Volume III, Nomor 3, Maret 2019

Artikel JMP Online dapat dilihat dan diunduh di website OJS Jurna Online Mitra Pendidikan.

INTERVENSI ANAK ODD DI SEKOLAH AL FALAAH TANGERANG SELATAN

Wahyu Aulizalsini Alurmei
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Email : wahyu.aulia@dsn.ubharajaya.ac.id

ABSTRAK
Salah satu jenis masalah klinis yang dapat terjadi dalam masa perkembangan anak adalah Oppositional Defiant Disorder, selanjutnya lebih dikenal dengan istilah ODD. Diagnosis ODD diberikan pada anak yang memiliki perilaku tidak patuh, menentang, dan sikap bermusuhan terhadap orang tua, guru, orang dewasa lainnya, serta teman sebaya. Perilaku tersebut ditampilkan oleh anak ODD baik di rumah maupun di sekolah dan menimbulkan kesulitan yang signifikan dalam keluarga maupun hambatan dengan teman sebaya. Peserta penelitian ini berjumlah 20 orang yang terdiri dari guru-guru SD, berjenis kelamin perempuan dan berusia dewasa penuh 35-55 tahun. Penelitian diberikan dengan metode eksperimen dilakukan pre test dan post-test. Berdasarkan hasil pre test dan post-test. Maka dapat disimpulkan ada perbedaan hasil pre test dan post test para guru tentang kemampuan guru mengatasi perilaku anak muridnya. Metode Pelatihan ini efektif digunakan oleh para guru, sebagai strategi intervensi berbasis sekolah untuk menanggulangi perilaku buruk pada anak ODD usia 6-12 tahun.


PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL RME
BERBANTUAN PERKALIAN JARIMATIKA PADA KELAS V SDN CEBONGAN 02 SALATIGA SEMESTER II TAHUN 2018/2019

Marfuah 1), Wasitohadi 2), Theresia Sri Rahayu 3)
Universitas Kristen Satya Wacana
Email : 292015055@student.uksw.edu 1), wasito.hadi@uksw.edu 2), th.rahayu@gmail.com 3)

ABSTRAK
Jenis penelitian ini adalah PTK dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang setiap siklusnya terdiri dari (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan dan observasi, dan (3) refleksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika. Penelitian ini dilakukan pada semester II tahun pelajaran 2018/2019. Adapun subjek penelitian pada penelitian tidakan kelas ini adalah siswa kelas V/B SDN Cebongan 02 Salatiga yang berjumlah 24 siswa terdiri dari 9 perempuan dan 15 laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi untuk langkah-langkah model pembelajaran RME berbantu perkalian jarimatika. Penelitian ini menggunakan analisis ketuntasan dan analisis diskriptif komparatif yaitu membandingkan nilai pra siklus, siklus I dan siklus II dengan hasil pada pra siklus sebesar 54,17%, siklus I meningkat dengan tingkat ketuntasan sebesar 70,84%. Kemudian meningkat lagi pada siklus II menjadi 91,67% dari keseluruhan siswa. Dengan penggunaan model pembelajaran RME berbantuan perkalian jarimatika mampu meningkatkan hasil belajar siswa.


ADMINISTRASI PENDIDIKAN DALAM PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN DESA

Johan Bhimo Sukoco
Universitas Diponegoro
Email : johanbhimo@live.undip.ac.id

ABSTRAK
Perpustakaan desa merupakan perwujudan dari pendidikan non-formal. Hal ini berarti bahwa keberadaan perpustakaan desa diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat, utamanya dalam pemenuhan sumber-sumber informasi. Berdasarkan hal ini, maka penyelenggaraan perpustakaan desa perlu memperhatikan prinsip-prinsip administrasi pendidikan. Artikel ini merupakan pemikiran terkait pengelolaan perpustakaan desa dengan berbasis pada kajian administrasi pendidikan. Prinsip-prinsip administrasi pendidikan dapat diterapkan dalam penyelenggaraan perpustakaan desa, mengingat perpustakaan desa didirikan dalam pemenuhan pendidikan non-formal. Fungsi-fungsi manajemen, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan dapat diterapkan dalam pengelolaan perpustakaan desa untuk mencapai efektivitas dan efisiensi sesuai prinsip-prinsip dalam administrasi pendidikan. Hal ini penting untuk menjaga keberlangsungan program perpustakaan desa.


UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE (STAD) KELAS IV SDN BATU MIRAU 1

Samson
SDN Batu Mirau 1
Email : samson.novri@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dalam penelitian adalah untuk meningkatkan minat belajar IPS pada siswa Kelas IV SDN KRALI 3 Sumberejo Wonosobo melalui pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD).
Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas atau istilah dalam bahasa inggris adalah Classroom Action Research (CAR) merupakan sebuah kegiatan penelitian yang dilakukan di kelas. Subyek penelitian ini adalah siswa Kelas IV SDN Batu Mirau 1 yang berjumlah 10 siswa, terdiri dari 5 siswa putra dan 5 siswa putri.
Dari hasil analisis ketuntasan belajar siswa sebelum tindakan/pra siklus sebanyak 20%, pada siklus I diperoleh 50%, sedangkan pada siklus II sebanyak 80%. Hal ini menunjukkan bahwa dari sebelum ada tindakan ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II hasil belajar siswa meningkat. Hal ini dikarenakan minat belajar siswa semakin lebih baik dari tiap siklusnya, serta guru juga sudah menguasai model pembelajaran koopertaif tipe STAD.


PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DUA TINGGAL DUA TAMU (DUTI – DUTA) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TUMBUHAN HIJAU SDN BATU MIRAU 1

Sosito
SDN Batu Mirau 1
Email : sosito1969@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan Untuk mengetahui respon peserta didik dalam pembelajaran IPA pada pokok bahasan tumbuhan hijau pada Kelas V SDN Batu Mirau 1 dengan menggunakan model pembealajaran koopertaif tipe dua tinggal dua tamu.
Penelitian yang akan dilaksanakan dari bulan Maret sampai bulan Oktober tahun ajaran 2016/2017.
Penelitian dilaksanakan di Kelas V SDN Batu Mirau 1 tahun ajaran 2016/2017 yang beralamatkan di Desa Batu Mirau. Pemilihan lokasi ini berdasarkan Fenomena yang terjadi di sekolah untuk diteliti.
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dan merefleksikan secara kolaburatif suatu alternatif pembelajaran. Tingkat pemahaman siswa tentang Tumbuhan Hijau setelah pembelajaran menggunakan model Pembelajaran Kooperatif dapat meningkat dengan baik, ini dapat dilihat dari hasil evaluasi yaitu pada siklus 1 memperoleh nilai rata-rata 67,0 dan pada siklus ke 2 memperoleh nilai rata-rata 72,0.


PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAI
MATERI MENGENAL KETENTUAN SHALAT KELAS IV
SDN 018 SEKIP HULU RENGAT TAHUN 2016

Helmaida
SDN 018 Sekip Hulu Rengat
Email : helmaida02@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan judul Penerapan Metode Demonstrasi Dalam Meningkatkan Hasil Belajar PAI Materi Mengenal Ketentuan Shalat Kelas IV SDN 018 Sekip Hulu Rengat Tahun 2016dilatarbelakangi oleh nilai pembelajaran PAI siswa banyak di bawah KKM. KKM PAI adalah 75. Dari 21 siswa hanya 11 orang yang mencapai KKM. Tujuan penulisan perbaikan pembelajaran adalah untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar PAI siswa kelas IV SDN 018 Sekip Hulu. Pelaksanaan penulisan perbaikan pembelajaran dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II yang dilaksanakan pada bulan februari tahun 2016. Hasil penulisan menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa SDN 018 Sekip Hulu pada siklus I sebesar 71,42%. Pada siklus II sebesar 90,47%. Hasil belajar-mengajar juga meningkat. Dengan demikian penggunaan metode demonstrasi untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar PAI siswa kelas IV SDN 018 Sekip Hulu.


PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN PQ4R DAN SQ3R TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV DI SD GUGUS DIPONEGORO PADA TEMA INDAHNYA KERAGAMAN DI NEGERIKU

Ayuk Rismaya Putri 1) , Bambang Suteng S. 2) , Eunice Widyanti S. 3)
Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
Email : 292015056@student.uksw.edu 1) sulasmonobambang@yahoo.com 2) eunice.widyanti@staff.uksw.edu 3)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran PQ4R dan model pembelajaran SQ3R terhadap hasil belajar tematik siswa kelas IV di SD Negeri Mangunsari 01 dan SD Negeri Mangunsari 05. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain Pretest-Postest Nonequivalent Control Group Design. Instrumen pengumpulan data menggunakan instrumen test yang telah dilakukan uji reliabilitas dan uji validitas pada poin soalnya. Teknik analisis data menggunakan uji t-test setelah melakukan uji prasyarat. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang telah dilakukan terhadap skor posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diperoleh hasil Sig. (2-tailed) 0,00 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada perbedaan pengaruh yang signifikan anatara model pembelajaran PQ4R dan model pembelajaran SQ3R. Hasil tersebut didukung nilai posttest hasil belajar siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan rata-rata sebesar 75,63 dan 66,75.


PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM MENYUSUN RPP BERBASIS PPK (PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER) MELALUI IHT DI SD NEGERI PORONG
KABUPATEN SIDOARJO

Sujiman
SD Negeri Porong
Email : sujiman1962@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi belum tercapainya kompetensi pedagogik guru SD Negeri Porong dalam menyusun RPP berbasis PPK. Penyebabnya guru belum memahami komponen dan prinsip-prinsip penyusunan RPP. Hasil RPP yang disusun guru masih banyak yang belum lengkap. RPP yang disusun guru belum mengintegrasikan PPK. Untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru diperlukan upaya perbaikan melalui IHT. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan sekolah (PTS). Subyek penelitian di sini adalah guru-guru SD Negeri Porong Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah 14 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan program kegiatan IHT terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru pada siklus I sebesar 81 meningkat siklus II sebesar 90. Penerapan IHT terbukti dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru dari presentase pra tindakan sebesar 21%, meningkat siklus I sebesar 79%, dan meningkat secara signifikan siklus II sebesar 93%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan IHT dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru SD Negeri Porong Kabupaten Sidoarjo dalam menyusun RPP berbasis PPK.


PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRINSIK CERITA
DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI MODEL COOPERATIVE SCRIPT
PADA SISWA KELAS VI SDN PORONG KABUPATEN SIDOARJO

Endang Soelistyaningroem
SD Negeri Porong
Email : endang19651028@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi masih belum tercapainya KKM mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya materi mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pada siswa kelas VI SDN Porong. Hal ini dikarenakan sebagian besar siswa masih belum memahami unsur intrinsik cerita. Permasalahan tersebut guru lebih sering menggunakan metode ceramah dan kurang menekankan pada aktivitas siswa sehingga sebagian besar siswa bosan, kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran dan berakibat pada rendahnya kemampuan siswa. Salah satu alternatif mengatasi masalah tersebut melalui model Cooperative Script. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian adalah siswa kelas VI berjumlah 47 siswa. Dengan menerapkan model Cooperative Script, kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita mengalami peningkatan. Pada prasiklus sebesar 47%, meningkat pada siklus I sebesar 72%, meningkat secara signifikan pada siklus II sebesar 94%. Dapat disimpulkan bahwa model Cooperative Script dapat meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik cerita dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas VI SDN Porong.


UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MEMANFAATKAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN BANTUAN TEMAN SEJAWAT
SDN 019 GALANG BATAM TAHUN 2018

ABD. Rahman
SD Negeri 019 Galang Kota Batam
Email : rahman42@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilakukan kepala sekolah dengan bertindak sebagai peneliti di sekolah ini bermula dikarenakan banyak guru yang belum menggunakan media audio visual dengan baik, pada bulan Februari 2018, maka dari itu peneliti melaksanakan penelitian ini dalam dua siklus di SDN 019 Galang Kota Batam dengan tujuan meningkatkan emampuan guru dalam menggunakan media audio visual dengan teman sejawat. Setelah dilaksanakan penelitian ini ditemukan bahwa persentase kemampuan guru meningkat, guru yang mampu menggunakan media audio visual pada pra siklus adalah 42% pada menjadi 75% pada siklus I dan menjadi 100% pada siklus II. Maka peneliti menyimpulkan penggunaan punishment dapat meningkatka kedisiplinan guru dan staff juga dapat menekan ketidakhadiran guru dan staff di sekolah.


UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF
MODEL STAD PADA SISWA KELAS VI.A SDN 019 GALANG BATAM TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Suhardi
SD Negeri 019 Galang Batam
Email : suhardi09@gmail.com

ABSTRAK
Rendahnya hasil belajar siswa kelas VI.a pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial terdapat 9 orang siswa dibawah KKM (75) dari total 23 siswa pada SD Negeri 019 Galang Batam pada tahun pelajaran 2017/2018 membuat peneliti menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD agar memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI.a SD Negeri 019 Galang Batam. Peneliti menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning di dalam kelas. Penelitian dilakukan pada bulan maret hingga April 2018, setelah dilakukan evaluasi UH-1 dan UH-2 hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan yaitu: prasiklus hanya 9 peserta didik yang mencapai KKM (75) atau 60%. Pada siklus 1 naik menjadi 14 orang siswa atau 60% dan pada siklus 2 juga meningkat menjadi 19 orang siswa atau 82%. Jadi bisa disimpulkan dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa. Diharapkan guru dapat menerapkan model pembelajaran problem based learning dalam proses pembelajaran.


STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SMA NEGERI 2 KOTA BOGOR

Wulan Desi Maulani 1) , Maemunah Sa’diyah 2)
Universitas Ibn Khaldun Bogor
Email : wulandesimaulani0705@gmail.com 1), maemunah@fai.uika-bogor.ac.id 2)

ABSTRAK
Peserta didik membutuhkan kekuatan jasmani, akal, dan ilmu. Selain itu, ia juga membutuhkan pendidikan budi pekerti, perasaan, kemauan, dan kepribadian. Semua mata pelajaran yang diajarkan kepada peserta didik harus mengandung pendidikan karakter serta setiap guru harus memperhatikan karakter peserta didiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa saja yang digunakan guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan karakter religius siswa di SMA Negeri 2 Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil angket dari keseluruhan strategi yang diterapkan di sekolah dapat disimpulkan bahwa strategi yang sangat baik di terapkan di SMA Negeri 2 adalah strategi pendidikan dengan teladan rata-ratanya berjumlah 89%, Strategi yang masuk dalam kategori cukup dan yang harus di tingkatkan adalah kerjasama dengan alumni SMA Negeri 2 Kota Bogor mencapai 75%, serta pemberian reward dan punishment mencapai 71%.


TEKNOLOGI DAN PERILAKU SOSIAL PELAJAR (STUDI TENTANG DAMPAK PENGGUNAAN SMARTPHONE DI SMA NEGERI 3 MAKASSAR)

Nur Inayati Saiful
Universitas Negeri Makassar
Email : nurinayatisaiful@gmail.com

ABSTRAK
Fenomena yang terjadi dalam penggunaan smartphone di SMA Negeri 3 Makassar secara signifikan telah menunjukkan peranannya yang begitu jelas terlihat. Adanya perkembangan dan penggunaan teknologi terkhusus smartphone telah mengantar masyarakat dan kaum pelajar secara khusus bergeser dari nilai-nilai sosial terutama pada perilaku pelajar. Oleh karena itu, permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) Faktor apa saja yang mendorong pelajar SMA Negeri 3 Makassar menggunakan smartphone, (2) Bagaimana gambaran perubahan perilaku sosial dalam penggunaan smartphone di SMA Negeri 3 Makassar, (3) Bagaimana dampak penggunaan smartphone pada perilaku sosial pelajar di SMA Negeri 3 Makassar.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa (1) berbagai faktor yang menjadi latarbelakang sehingga para pelajar menggunakan smartphone, (2) terjadi perubahan perilaku sosial yang dialami oleh para pelajar dalam penggunaan smartphone, dan ke (3) dengan penggunaan smartphone di dalam lingkungan sekolah memberikan dampak positif dan negative terutama pada perilaku atau tindakan pelajar.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *